Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Hobi

Tampil Kece Ala Pendaki Zaman Now

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 04 Maret 2021
Tampil Kece Ala Pendaki Zaman Now

Naik gunung harus bergaya. (Foto: Pexels/Eric Sanman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKTIVITAS mendaki gunung sangat menyenangkan. Bergaul dengan alam dan menghirup segala kesejukan. Meskipun erat dengan petualangan, bukan berarti pendaki tidak memiliki gayanya.

Tampilan modis serta elegan menjadi pemandangan biasa yang ditemukan di gunung. Dulu pendaki merasa tampil sempurna ketika hanya memakai kaos oblong, tas carier dengan brand lokal paling terkenal, sandal jepit, dan
tak lupa membawa kompas sebagai penunjuk arah. Zaman berubah, pendaki pun hadir dengan berbagai brand terkenal di dunia adventure.

Baca Juga:

Perhatikan Hal Ini Bila Ingin Naik Gunung


1. Penutup kepala

gunung
Penutup kepala bisa berupa topi atau yang lainnya. (Foto: Pexels/Kamaji Ogino)


Yang mudah ditemukan selama pendakian adalah orang-orang yang memakai penutup kepala. Salah satunya adalah ikat kepala Sunda yang menampilkan kesan tradisional. Pendaki juga biasa menggunakan topi bucket atau orang mengenalnya sebagai topi rimba. Ada beberapa brand topi ini yang disukai oleh pendaki, baik merk lokal maupun impor. Yang tak kalah populernya adalah bandana yang dapat digulung seperti ikat kepala. Banyak pula yang memakainya dengan cara membungkus kepala dan mengikatnya di belakang kepala.

2. Kain tenun

gunung
Kain tenun biasa dibawa pendaki. (Foto: Instagram@Ardhatamaa)

Kain tenun dari Indonesia Timur khususnya dari NTT, seperti menjadi aksesori wajib yang harus ada. Ketika difoto kesan petualang lokal sangat kuat mencuat. Kain tenun seperti ini memang adanya di NTT dan lambat laun daerah lain mempunyai kain tenun dengan corak khasnya masing-masing. Motif tenun ikat NTT memiliki kesan legenda, mitos, flora, dan fauna sesuai dengan model yang ingin ditampilkan oleh pembuatnya. Kain tenun ini dapat diperoleh dengan kisaran harga Rp100 ribu dan dapat dipesan secara online.


3. Sepatu

sepatu
Pakai sepatu yang didesain untuk naik gunung. (Foto: Pexels/Sebastian Palomino)

Memakai sneakers mendaki gunung dengan jalur ringan bukanlah masalah. Namun bila treknya sulit mau tidak mau harus memakai sepatu trekking yang memang didesain untuk medan berat di gunung. Pastikan menggunakan sepatu yang memiliki grip dan sol karet agar kuat menancap di tanah, ini dapat mengurangi kemungkinan terpeleset karena licin.


Baca Juga:

Mengenal Lebih Jauh Tentang Aktivitas Mendaki Gunung

4. Jaket

gunung
Pakai jaket yang tahan air. (Foto: Unsplash/Toomas Tartes)

Jaket ini berjenis parasut yang mampu menyerap air dan merupakan trademark bagi setiap pendaki untuk bisa tampil kece pada saat di foto. Jaket untuk mendaki gunung bukan hanya mampu menghalau udara dingin, namun juga harus anti air dan mampu menahan hembusan angin kencang.

5. Celana

gunung
Pilihlah celana yang nyaman. (Foto: Unsplash/Lacey Raper)

Yang tak kalah pentingnya adalah celana yang memang digunakan untuk naik gunung. Jangan menggunakan celana jeans, karena celana jeans mudah menyerap udara dingin dan lama kering bila terkena air. Yang menjadi pilihan celana gunung yang baik adalah yang memberikan kenyamanan bergerak. Saat memilih celana sebaiknya yang sesuai dengan ukuran tubuh agar memudahkan kamu dalam mendaki gunung. Pilihlah yang memiliki bahan ringan namun kuat.

6. Tas

gunung
Pilihlah tas yang nyaman. (Foto: Pexels/Guduru Ajay bhargav)


Tidak ada larangan untuk membatasi seseorang dalam bergaya saat ingin mendaki. Tetapi yang jelas pentingnya pengetahuan terhadap segala macam resiko yang terjadi membuat kita tentu lebih bijak dengan memakai peralatan gunung yang aman serta nyaman. Pastikan menggunakan ransel yang tahan air, dan sesuai dengan postur tubuh agar nyaman ketika dibawa berjam-jam. Kenyamanan saat memikul beban berat seperti logistik
tergantung dari ukuran-ukuran dari tas tersebut seperti ukuran 75 liter, 38 liter, dan 28 liter. Brand lokal yang paling terkenal dan disukai pecinta aktivitas luar ruang adalah Eiger. (ard)

Baca Juga:

Naik Gunung? Persiapkan Celana yang Cocok

#Maret Gegayaan Di Negeri Aing #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan