Taliban Bikin Mobil Sport dari Barang Bekas
Super car bermesin Toyota Corolla buatan Taliban. (Foto: Instagram/@entopco)
PEMERINTAH Afghanistan di bawah kekuasaan kelompok Taliban baru saja meluncurkan mobil buatan mereka sendiri. Tak tanggung-tanggung, mereka mengklaim mobil itu sebagai super car yang dinamai Mada 9, seperti diungkapkan laman Independent.
Mobil itu saat ini masih berstatus prototipe alias belum siap untuk benar-benar diluncurkan ke publik dan dipesan atau dibeli. Para insinyur masih menguji mobil itu, agar benar-benar siap dihadirkan ke publik sebagai mobil produksi massal.
Ada 30 teknisi yang ikut merancang mobil tersebut, semuanya berbasis di Kabul, Entop. Institut Vokasi dan Teknik Afghanistan juga terlibat. Sayangnya, hingga kini belum ada rilis lebih detail terkait Mada 9 itu. Tidak tahu juga kenapa ada angka sembilan pada namanya, mengingat mobil itu adalah yang pertama dibuat mereka.
Baca juga:
McLaren P1, Mobil 'Super Car' Edisi Terbatas
Namun, yang jelas mobil itu berbentuk super car, meski tenaganya jelas sama sekali tidak super. Bagaimana tidak, hanya sebongkah mesin Toyota Corolla produksi 2000 yang berbaring di bawah kap mesinnya. Bisa menembus angka 200 dk saja sudah syukur.
Mobil itu pertama kali terlihat dalam sebuah video yang dirilis Juru Bicara Taliban. Mada 9 terlihat terparkir di jalanan yang licin dan bersalju. Didampingi oleh beberapa prajurit Taliban yang memegang senjata AK-47, mobil itu terlihat dibawa bermanuver-manuver patah.
"Di bawah payung Departemen Pendidikan Vokasi, Afghanistan telah memberikan kontribusi yang baik. Mada 9 adalah salah satu contoh yang sempurna. Mobil ini akan menjadi duta dan akan melaju melintasi Afghanistan serta menyampaikan nilai ilmu kepada masyarakat," kata Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid.
Baca juga:
Chevrolet Corvette E-Ray, Super Car Listrik Bertenaga 665 DK
Sementara itu, Kepala Institut Vokasi dan Teknik Afghanistan Ghulam Haidar Shahama mengungkapkan bahwa belum ada rekaman yang menunjukkan seberapa cepat mobil itu bisa melaju. Ia yakin bahwa mesinnya cukup bertenaga untuk dipacu ke kecepatan tinggi.
Namun, Ghulam mengatakan bahwa ambisi mereka adalah untuk menempatkan mesin listrik di dalam mobil itu. Adapun mobil itu terbuat dari barang-barang bekas perang yang ditinggalkan oleh militer Amerika Serikat, seperti bekas generator dan helikopter peninggalan tentara AS dan NATO. (waf)
Baca juga:
Sports Cars, Supercars, dan Hypercars, Apa sih Bedanya?
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor