Teknologi

Menghidupkan kembali Bisnis Taksi Udara

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 25 Januari 2022
Menghidupkan kembali Bisnis Taksi Udara

AutoFlight siap mengoperasikan taksi udara di 2025 (Foto: dok.autoflight)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA dekade lalu, banyak taksi udara yang diperasikan di kota besar seluruh dunia. Namun sayang, teknologi itu gagal menghasilkan keuntungan. Saat ini, bisnis tersebut akan kembali dihidupkan.

Salah satu pemain dalam bisnis ini ialah eVTOL, yang merupakan salah satu bagian dari Auto Flight Tiongkok. Belum lama ini, Auto Flight menunjuk managing director baru untuk menetapkan tujuan baru dalam memulai layanan produksi pertama mereka, yaitu Prosperity I pada 2025.

Baca Juga:

NASA Garap Taksi Terbang Berbasis Tenaga Listrik

Auto Flight menambah investasi baru senilai USD 100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun pada tahun lalu (foto: dok. autoflight)

Seperti dilansir Kabaroto.com, pendiri serta CEO Perusahaan tersebut awalnya memulai karier di industri sebagai pengusaha pesawat R/C dan memiliki lisensi helikopter yang bertujuan membuat taksi terbang empat penumpang ukuran penuh.

Pada satu tahun lalu, Auto Flight menambah investasi baru senilai USD 100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun untuk jenama tersebut. Saat ini, pihak Auto Flight akan memulai bisnis mereka.

Managing Director Auto Flight Tiongkok Mark Henning menjelaskan pihaknya membawa konstruksi pesawat kembali ke Augsburg. Selain itu, Auto Flight juga menciptakan lokasi serta pekerjaan berteknologi tinggi ketika membangun pesawat nirawak dan menciptakan segmen pasar untuk taksi udara.

"Apa yang sangat saya sukai dari Auto Flight dan Prosperity I ialah konsep sederhana yang mendasarinya. Kesederhanaan diterjemahkan menjadi keamanan dan efisiensi," ujar Mark.

Pihak Auto Flight mengatakan mereka sudah menyelesaikan lebih dari 10.000 kali lepas landas dan pendaratan dalam kondisi cuaca buruk.

Baca Juga:

Wow, Semua Warga Komplek Ini Punya Pesawat di Garasi

AutoFlight berharap pesawat penumpangnya bisa beroperasi di 2025 (Foto: dok. autoflight)

Auto Flight berharap bisa segera memiliki pesawat penumpang pertama mereka yang direncanakan beroperasi di 2025. Kabarnya, kendaraan tersebut bisa mengangkut hingga tiga penumpang ditambah seorang pilot, serta memiliki jangkauan maksium 250 kilometer.

Selain Auto Flight, NASA dan Joby Aviation juga dikabarkan tengah mengembangkan taksi udara. Mereka akan mulai menguji taksi udara tersebut sebagai bagian dari program Advanced Air Mobility (AAM) National Campaign. Pada 2017, Joby Aviation telah menguji prototipe mereka dengan melakukan 1.000 kali uji coba penerbangan.

Mereka berharap taksi terbang tersebut mendapat sertifikasi di 2023 oleh otoritas Amerika Serikat, serta mulai bisa mengantar penumpang di 2024. (Ryn)

Baca Juga:

Lampu Jendela Pesawat, Obat Rindu Penerbangan

#Teknologi #Teknologi Modern
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Daftar HP Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy S26 hingga Z Fold 7!
Daftar HP Samsung yang dapat One UI 9 kini bertambah. Samsung Galaxy S26 hingga Z Fold 7 sudah bisa mendapatkannya.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Daftar HP Samsung yang Dapat Update One UI 9, Ada Galaxy S26 hingga Z Fold 7!
Tekno
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 hingga Kamera 200MP
Xiaomi 18 kini kembali bocor dengan spesifikasi gahar. HP itu membawa kamera 200MP hingga chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 hingga Kamera 200MP
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Ungkap Desain Kamera Belakang Baru, Begini Wujudnya
Samsung Galaxy S27 Ultra akan membawa perubahan di kamera belakangnya. Lalu, casingnya juga sudah bocor.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Ungkap Desain Kamera Belakang Baru, Begini Wujudnya
Tekno
OPPO Find X10 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Find X10 global kini sudah muncul di Geekbench. HP itu akan membawa spesifikasi unggulan di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
OPPO Find X10 Versi Global Sudah Muncul di Geekbench, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18 Diprediksi Meluncur Desember 2026, Bawa Baterai 7.200 mAh?
Xiaomi 18 diprediksi meluncur Desember 2026. HP ini akan membawa baterai 7.200 mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Xiaomi 18 Diprediksi Meluncur Desember 2026, Bawa Baterai 7.200 mAh?
Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Bagikan