Tak Punya Program 100 Hari, Menteri Pigai Klaim Targetnya Sudah Beres 90%

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 31 Oktober 2024
Tak Punya Program 100 Hari, Menteri Pigai Klaim Targetnya Sudah Beres 90%

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai di DPR. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan tidak memiliki program 100 hari. Alasannya, rencana awal fokus pemantapan struktur dan penataan sistem di Kementerian HAM dalam 100 hari bekerja di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto sudah hampir selesai.

"Andaikan saya menyatakan program 100 hari adalah tata laksana, revitalisasi organisasi, dan pembangunan organisasi dan pengisian staf maka saya sudah selesai (dalam) tujuh hari,” kata Pigai pada rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).

Pigai mengungkapkan sebelum berangkat ke Magelang, Jawa Tengah pekan lalu, untuk mengikuti pembekalan Kabinet Merah Putih, Kementerian HAM sudah mengadakan pertemuan lebih kurang 6–7 kali.

Baca juga:

Alasan Pigai Minta Anggaran Rp 20 T: Biayai 200 Program

Kepada anggota Komisi XIII, Pigai menceritakan saat memimpin rapat perdana setelah baru dilantik menjadi Menteri HAM adalah menyusun organisasi, bukan mendengarkan masukan dari staf.

"Saya langsung pimpin, langsung bikin. Rancangan yang mereka (Kementerian HAM) siapkan, langsung saya susun, coret ini masukan, coret ini masukan, saya susun lagi, masukan ke atas," imbuh dia, dikutip Antara.

Menurut Pigai, Kementerian HAM akan melaksanakan pelantikan untuk struktur baru pada Senin (4/11) atau Selasa (5/11) pekan depan. "Hampir 90 persen struktur organisasi kami, tugas pokok dan fungsi sudah selesai," tegas mantan Komisioner Komnas HAM itu.

Baca juga:

Rapat dengan DPR, Menteri Pigai Ungkap Kariernya Berawal dari Tukang Parkir

Oleh karena itu, Pigai menyatakan Kementerian HAM tidak memiliki program 100 hari. Dia menempatkan lima tahun ke depan sebagai kondisi darurat sehingga seluruh pegawai Kementerian HAM harus dalam kondisi siap untuk melayani kebutuhan publik.

"Kami punya program emergency condition (keadaan darurat) untuk membangun rakyat, bangsa, dan negara selama lima tahun kalau dipertahankan," tandas orang nomor satu di Kementerian HAM itu. (*)

#Kabinet Merah Putih #Natalius Pigai #Kementerian HAM
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Integritas, tak Peduli Rekan, Langsung Tindak Tegas Siapa pun yang Salah
Prabowo menceritakan ketegasannya saat dihadapkan pada daftar puluhan perusahaan pelanggar aturan yang izinnya terancam dicabut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Integritas, tak Peduli Rekan, Langsung Tindak Tegas Siapa pun yang Salah
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar
Presiden Prabowo menyentil pejabat yang tak paham Pasal 33 UUD 1945 untuk mengundurkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemahaman Pasal 33 UUD 1945, Pejabat yang tak Mengerti Diminta Keluar
Indonesia
Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan risiko ketergantungan impor pangan di tengah konflik global. Ia menegaskan swasembada pangan kunci kemandirian bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global
Indonesia
Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah
Presiden Prabowo resmi mengumumkan Indonesia swasembada beras per 31 Desember 2025. Cadangan Beras Pemerintah mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah
Indonesia
1 Tahun Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Klaim Jangkau 55 Juta Penerima
Program MBG genap setahun dan telah menjangkau 55 juta anak serta ibu hamil. Presiden Prabowo menargetkan zero defect dalam pelaksanaannya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
1 Tahun Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Klaim Jangkau 55 Juta Penerima
Indonesia
Prabowo Minta Menteri Berani Ambil Inisiatif, Tak Perlu Tunggu Perintah
Presiden Prabowo Subianto meminta menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih berani mengambil inisiatif dan memahami arah besar tanpa selalu menunggu instruksi atasan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Minta Menteri Berani Ambil Inisiatif, Tak Perlu Tunggu Perintah
Indonesia
Prabowo Sentil Pengkritik Program MBG Ibarat Orang Pintar Tak Punya Nurani
"Hai orang-orang pintar, hai orang-orang pintar yang ngejek lihatlah dengan mata dan hatimu rakyat kita anak-anak itu," kata Presiden Prabowo
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Sentil Pengkritik Program MBG Ibarat Orang Pintar Tak Punya Nurani
Indonesia
Retret Kabinet Merah Putih, Prabowo Pastikan Soliditas Koalisi
Presiden Prabowo menggelar retret Kabinet Merah Putih di Hambalang dan mengabsen ketua umum partai politik koalisi untuk memastikan soliditas pemerintahan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Retret Kabinet Merah Putih, Prabowo Pastikan Soliditas Koalisi
Indonesia
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi
PKB sebelumnya sempat berkompetisi dengan Prabowo pada Pilpres 2024. Saat itu, pasangan Anies Baswedan–Cak Imin diusung PKB, PKS, dan NasDem.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi
Indonesia
Retret Kabinet di Hambalang Bahas Swasembada Pangan hingga Sekolah Rakyat
Prasetyo menyampaikan Presiden Prabowo menekankan capaian penting Indonesia yang tidak lagi mengimpor beras sejak 2025.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Retret Kabinet di Hambalang Bahas Swasembada Pangan hingga Sekolah Rakyat
Bagikan