Tak Pernah Henti Kreativitas pada Jeans

P Suryo RP Suryo R - Senin, 17 Juli 2023
Tak Pernah Henti Kreativitas pada Jeans

Busana yang tidak memandang usia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. (Unsplash/Claire Abdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENURUT catatan sejarah jeans muncul pada tahun 1800-an, pada mulanya jeans diproduksi di kota Nimes, Prancis. Jeans klasik dikenal dengan celana kokoh yang terdiri dari warna indigo dan paku keling yang membuat celana ini kokoh.

Dikutip dari Vogue France, jeans sejak awal adalah pakaian pekerja tambang yang dipatenkan sejak tahun 1873 oleh Jacob Davis pencetus Levi Strauss yang kita kenal dengan Levis. Perusahaan tambang di Indonesia seperti Krakatau steel pun menggunakan Jeans berjenis Cargo sebagai pakaian utama saat bekerja.

Baca Juga:

Tak Kalah Kece, Denim Lokal Juga Punya Kualitas Tinggi

denim
Jeans dapat dikatakansebagai pakaian yang tidak pernah lapuk oleh zaman. (Unsplash/Crawford Jolly)

Jeans dapat dikatakansebagai pakaian yang tidak pernah lapuk oleh zaman. Busana yang tidak memandang usia mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia ada yang masih mengenakan celana Jeans.

Dikutip dari Okayama Denim, denim Jepang pertama kali lahir pada abad ke- 20 setelah perang dunia ke dua ketika Amerika menduduki Jepang. Kala itu Amerika Serikat membawa arus fesyen pada masyarakat Jepang.

Saat ini denim asal negeri sakura memiliki nama di kancah internasional seperti Samurai, Momotaro, atau Evisu. Selain berhasil memiliki nama yang baik di dunia denim, Jepang juga membuat kerajinan yang tak kalah mendunia, yaitu dengan menyulam jeans yang sudah koyak dengan nama Sashiko.

Baca Juga:

Vans Indonesia Tunjuk 4 Sosok Pemuda Kreatif untuk Campaign 'THIS IS OF THE WALL'

denim
Saat ini denim asal negeri sakura memiliki nama di kancah internasional. (Unsplash/Jason Leung)

Sashiko merupakan gaya menyulam menggunakan benang putih yang memiliki keunikan dari motifnya. Beberapa tahun terakhir teknik menyulam Sashiko kembali ramai di kalangan pemuda. Sashiko juga menjadi jalan baru untuk menambal pakaian khususnya celana Jeans yang sudah koyak, bahkan barang yang dikenakan sehari-hari seperti tas dan sepatu.

Saat ini, teknik Sashiko memiliki beberapa jenis seperti disulam manual serta sudah hadir dengan bentuk emblem yang mudah dipasang. Menjamurnya teknik menyulam Sashiko membuka peluang usaha untuk beberapa UMKM di Indonesia salah satunya sashiko house project, UMKM berasal dari Tangerang Selatan yang ada sejak tahun 2019.

Hadirnya Sashiko dikalangan masyarakat dapat menjadi pemecah masalah pakaian yang sudah koyak serta solusi para seniman kreatif untuk membuka usaha dalam bidang fesyen. (zvw)

Baca Juga:

Solusi Pakaian Bagi Perempuan dengan Agenda Padat

#JULI SEBANGSA OLAHGAYA #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan