Tak Ada Selebrasi Gol Gaya Toxic di 'FIFA 21'
Permainan Gaya Toxic dalam FIFA 21. (Foto: The Guardian)
PEMAIN FIFA 21 tidak bisa lagi menggunakan selebrasi gol 'shushing'. Perayaan ini biasanya digunakan untuk menertawakan lawan dan mengulur-ulur waktu.
Produser gameplay FiFA 21, Sam Rivera mengatakan beberapa perayaan telah dihapus karena permintaan para gamer FIFA. Update terbaru dari seri game ini akan dirilis pada Oktober.
Baca juga:
"Selain reaksi "diam", isyarat tangan "A-OK" juga akan dihapus, dan perayaan gol secara keseluruhan akan lebih singkat," ujar Sam Rivera, mengutip laman Reuters.
Menurut Rivera, penghapusan selebrasi gol ini bertujuan agar pemain tetap fokus dalam permainan. Perayaan gol berlebihan tidak berguna, hanya mengulur waktu permainan yang tentu saja membuat pemain jadi agak curang. Bahkan mental lawan dapat terganggu.
Ryan Howard salah satu pendiri platform game The Nerd Council mengatakan perubahan itu tidak mungkin berdampak mendasar pada perilaku gamer. Menghapus selebrasi gol yang dianggap toxic tidak akan mengubah sifat permainan atau perasaan kalah.
Seri FIFA memang tetap menjadi salah satu franchise video game paling populer di dunia. Game ini terjual lebih dari 260 juta kopi pada 2018. Edisi terbaru FIFA 21 akan dirilis untuk PlayStation 4 dan Xbox One, serta konsol Xbox Series X dan PS5. EA Sports mengeluarkan seri konsol yang lebih baru, sehingga akan menampilkan grafis yang ditingkatkan.
Baca juga:
Pemain Nintendo Switch akan mendapatkan edisi lama dari game yang terutama akan menyertakan kit baru, tim, dan sistem menu yang diperbarui. Dalam edisi FIFA sebelumnya, banyak pemain terlalu sering menggunakan selebrasi tertentu setelah mencetak gol. Selebrasi tersebut katanya membuat pemain lawan kesal.
Selain selebrasi, masalah lainnya ialah waktu tunggu selama adegan koreografi saat pemain mau melakukan throw in. Beberapa pemain dengan sengaja mengulur waktu untuk membuat lawan frustrasi atau menahan momentum mereka.
Namun, di FIFA 21, adegan potongan seperti itu akan dilewati otomatis untuk memungkinkan gameplay yang lebih cepat dan mulus. Dan, yang lebih penting, tidak akan membuang waktu dan membuat lawan frustasi.
Selain itu, akan ada pengurangan yang signifikan dalam waktu tunggu bagi pemain untuk mengambil semua bola mati seperti corner kick maupun free kick. (ard)
Baca juga:
Pro Evolution Soccer Hadir dengan Unreal Engine di Konsol Next-Gen
Bagikan
Berita Terkait
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy