MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun 11 rumah susun (rusun) dengan daya tampung yang besar pada tahun depan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan belasan rusun ini untuk mengatasi masalah permukiman di tengah keterbatasan lahan dan tingginya harga rumah di Jakarta.
"Dalam rapat anggaran, saya sudah menyetujui untuk tahun depan kita bangun 11 rusun baru yang besar," ujar Pramono kepada wartawan, Kamis (25/6).
Melalui peningkatan jumlah hunian layak, Pramono ingin masyarakat memiliki akses hunian yang mudah dan transparan. Menurut dia, penyediaan rumah susun akan menjadi solusi masalah permukiman di Jakarta.
Karena enggak mungkin Jakarta ini orang bisa memiliki lahan kecuali orang yang mampu ya, yang landed. Maka perumahan yang vertikal inilah yang menjadi kata kunci untuk itu.
Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta
Di tengah kondisi ekonomi saat ini, Pemprov DKI juga terus memberikan pelatihan bagi para pedagang kaki lima (PKL) agar mereka dapat meningkatkan kesejahteraan.
Baca juga:
Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Pakai Duit Danantara
Meski demikian, ia mengaku tak sedikit masyarakat dari berbagai daerah yang tertarik untuk mengadu nasib di Jakarta. Pramono menegaskan Jakarta tetap akan terbuka bagi siapapun yang ingin bekerja.
Namun, ia mengingatkan agar para pendatang juga memiliki keterampilan dan turut menjaga ketertiban.
"Jakarta ini kota terbuka. Siapa saja boleh datang. Siapa saja boleh berusaha di sini. Tetapi kemudian yang paling penting yakni jangan kemudian mengganggu ketertiban umum. Itu yang paling utama," pungkasnya.(Asp)
Baca juga:
Kawasan Kumuh di Jakarta Tinggal 211 Wilayah, Bertahap Warga Dipindah ke Rumah Susun