Otomotif

Tahu Bedanya A/T dan CVT? Ini Jawabannya

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 13 November 2019
Tahu Bedanya A/T dan CVT? Ini Jawabannya

Transmisi otomatis digemari karena tidak membuat lelah. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TRANSMISI otomatis sudah bukan hal yang asing lagi saat ini. Malahan popularitasnya kian menggeser transmisi manual. Kenyamanan transmisi ini terasa bila jalanan macet. Apalagi perjalanan jauh membuat badan tidak cepat letih.

Laman KabarOto membeberkan transmisi otomatis ternyata ada dua jenis, A/T dan CVT. Nah apalagi nih?

Baca Juga:

Mau Beli Kodok? Periksa Jangan Ada Keropos!

mobil
Transmisi otomatis terus mengelami perkembang. (Foto: Pixabay/viganhajdari)

Keduanya memang sama masih dalam lingkungan transmisi otomatis. Perbedaannya memang teknis saja, bagi orang awam tidak akan bisa membedakannya. Kedua jenis transmisi otomatis ini secara garis besar memiliki cara kerja yang berbeda. Bahkan CVT dinilai lebih halus ketimbang A/T.

Transmisi A/T sudah ada sejak zaman dahulu dan perkembangannya kian membaik dari tahun ke tahun. Transmisi ini sebenarnya tidaklah berbeda dengan yang manual. Hanya saja perpindahannya dilakukan bertingkat secara otomatis, dari satu, dua, tiga dan seterusnya.

Biasanya perpindahannya terasa. Ini karena adanya ratio pada masing-masing gigi. Percepatan otomatis pada awalnya hanya tiga atau empat saja plus R atau Reverse yang berarti mundur. Pada perkembangannya transmisi otomatis memiliki 9 percepatan dan R.

Baca Juga:

4 Klasik Supercar yang Tidak Populer

mobil
Mobil kelas menengah ke atas biasanya memakai CVT. (Foto: Pexels/Mike)

Secara teknis A/T berbasis gir untuk menciptakan rasio gigi 1, 2, 3, 4, dan seterusnya serta R. Susunan ini yang disebut dengan istilah planetary gir set. Satu set planetary terdiri atas gigi matahari, gigi cincin, gigi pinion, dan carrier atau disebut juga rumah gir.

Sementara untuk satu unit girboks matik step A/T umumnya menggunakan 2 set planetary gir, baik disusun terpisah maupun menyatu. Bertambahnya jumlah percepatan membuat perpindahan gigi menjadi lebih cepat, sehingga A/T juga tak kalah halus dengan CVT.

Transmisi otomatis CVT, umumnya diaplikasikan pada kendaraan menengah keatas. Di Indonesia, CVT termasuk teknologi baru karena masuk di sekitar tahun 2000. Padahal teknologi ini sudah ada sejak 1980-an. Berbeda dengan A/T, perpindahan gigi pada CVT terasa lebih halus. Sehingga ketika pengendara melakukan percepatan maka tidak akan terasa perpindahannya seperti pada transmisi A/T.

Secara teknis CVT basisnya menggunakan puli dan sabuk baja sebagai komponen utama penggerak transmisi. Rationya dapat dikatakan rapat membuatnya jadi tidak terasa perpindahan percepatannya. Hanya saja kalau perbaikan CVT memang lebih mahal. Namun perawatan antara keduanya tidak berbeda. (psr)


Baca Juga:

Mobil Klasik Inggris yang Berstatus Koleksi

#Mobil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
BYD menarik kembali lebih dari 32 ribu unit Shark 6 di Australia.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Gara-gara Ban Serep, BYD Tarik 32 Ribu Shark 6 di Australia
Fun
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 183.211 unit mobil di China.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Tekno
Mengaspal 2028, Logo Toyota di Mobil Sport Legendaris MR2 Versi Modern Hilang
Toyota MR2 generasi baru siap meluncur pada 2028 dengan mesin turbo 2.0 liter mid-engine, dengan menghilangkan identitas logo Toyota.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Mengaspal 2028, Logo Toyota di Mobil Sport Legendaris MR2 Versi Modern Hilang
Fun
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Suzuki XL7 terbaru mulai diserahkan kepada konsumen pada 15 Agustus 2026. Dalam 16 hari, SPK mencapai lebih dari 1.300 unit. Simak harga lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Diserahkan ke Konsumen, SPK Awal Tembus 1.300 Unit
Berita Foto
Gelaran Otomotif GIIAS 2026 Pacu Penjualan Mobil Nasional Capai 850.000 Unit
Suasana pengunjung memadati arena pameran GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (5/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 05 Agustus 2026
Gelaran Otomotif GIIAS 2026 Pacu Penjualan Mobil Nasional Capai 850.000 Unit
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Olahraga
Kimi Antonelli Terancam Tersingkir Dari Puncak Klasemen Formula 1
Posisi Kimi Antonelli di puncak klasemen yang mengoleksi 179 poin bisa terancam oleh rekan setimnya George Russell yang berada di peringkat kedua dengan 154 poin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Kimi Antonelli Terancam Tersingkir Dari Puncak Klasemen  Formula 1
Olahraga
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Russell sempat memimpin balapan setelah start, tetapi Antonelli terus memberikan tekanan. Ketegangan memuncak pada lap ke-24 ketika keduanya bersenggolan ringan di chicane terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Bagikan