Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Synchronize Festival X: Satu Dekade, Ratusan Penampil, dan Pertemuan Besar Lintas Zaman

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Synchronize Festival X: Satu Dekade, Ratusan Penampil, dan Pertemuan Besar Lintas Zaman

Synchronize Festival masuki usia satu dekade. (foto: dok/demajors)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Selama satu dekade terakhir, Synchronize Festival tumbuh melampaui sekadar perhelatan musik. Setiap panggung yang mereka hadirkan selalu berangkat dari semangat untuk menggerakkan ekosistem musik Indonesia, mendorong batas kreativitas, sekaligus mengajak para pelaku maupun penikmatnya keluar dari zona nyaman.

Memasuki usia sepuluh tahun, edisi 2025 yang berlangsung pada 3–5 Oktober 2025 di Gambir Expo Kemayoran mengusung tema besar 'Saling Silang'. Tema tersebut terinspirasi dari simbol angka romawi sepuluh, 'X', yang dimaknai sebagai titik temu lintas generasi, lintas genre, hingga lintas energi kreatif.

“Dalam tubuh Synchronize, ‘Saling Silang’ bukan jargon, melainkan praktik yang hidup,” ujar David Karto, Director of Festival Synchronize Fest.

Menentukan daftar pengisi acara setiap tahunnya menjadi tantangan tersendiri. Dengan prinsip untuk menjadi ruang bersama bagi seluruh entitas musik Indonesia dan tidak terpaku pada algoritma tren, tahun ini Synchronize Fest menghadirkan ratusan penampil yang merefleksikan wajah musik tanah air dan lingkaran komunitasnya.

Baca juga:

Synchronize Fest 2025 Usung Tema #SalingSilang, Hadirkan Ratusan Musisi Lintas Generasi

Synchronize Fest 2025 Umumkan Line-Up Pertama, Ada Kunto Aji hingga Asep Balon

Seperti tradisi sebelumnya, festival ini kembali menghadirkan tiga panggung khas mereka: OLENG UPUK, GETARRR, dan GIGS STAGE.

  • OLENG UPUK: dikurasi oleh LaMunai Records, fokus pada karya eksperimental dari musisi ikonik Indonesia. Panggung berbentuk kaleng krupuk ini akan diisi oleh Cul De Sac Collective, Dubyouth, Huru Hara by Preachja, Kasimyn, Maft Sai (Thailand), Prontaxan, Toxicdev!, Yella Sky Sound, dan lainnya.
  • GETARRR: hasil kurasi Kobra Musik asal Pamulang, memberi ruang bagi musik akar rumput dan kelompok eksentrik seperti orkes atau dangdut alternatif. Penampilnya antara lain Asep Balon, Orkes Pensil Alis, Syarikat Idola Remaja, Bujang Orgen Lampung, Orkes Nunung Cs, hingga Symphoni Polyphonic Geng X White Chorus.
  • GIGS STAGE: dikurasi oleh Extreme Moshpit, menjadi wadah musik bawah tanah yang konsisten menyuarakan counter-culture. Panggung ini akan menampilkan Final Attack, Iron Voltage, MTAD, Negatifa, Peach, dan Rounder, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Extreme Moshpit.

Baca juga:

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Tak Sabar Tampil di Synchronize Fest 2025

Selain tiga panggung utama, Synchronize Fest juga mempertahankan tradisi menghadirkan pertunjukan spesial yang jarang terulang. Tahun ini, suguhan eksklusif datang dari deretan kolaborasi dan penampilan istimewa, seperti:

  • Centil Era: Astrid, Aura Kasih, Citra Scholastika, Shanty, She, Sinta & Jojo, T2, Duo Maia, Naykilla (Music by Oomleo Berkaraoke)
  • Jatiwangi Art Factory
  • Haddad Alwi & Opick
  • Jakarta Movin & RAPOT dengan Putar Kembali OST Film Indonesia
  • Nasida Ria & Mother Bank
  • Riffmeister: The Legacy of Ricky Siahaan bersama Amerta, Burgerkill, Komunal, Stepforward, dipandu oleh Arian13, Sammy Bramantyo, Edy Khemod, Soleh Solihun, Jill Van Diest, dan Fadli Aat.

Dengan seluruh rangkaian tersebut, Synchronize Festival edisi satu dekade ini menjanjikan pengalaman tak tergantikan—sebuah perayaan musik Indonesia yang meriah, inklusif, dan penuh kejutan. (far)

#Synchronize Fest #Musik #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
Melalui lirik yang emosional, keduanya menggambarkan rasa canggung, penyesalan, dan kerinduan yang muncul ketika dua orang yang dulu sangat dekat kini tak lagi saling berkomunikasi.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
ShowBiz
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
Malika resmi debut sebagai solois lewat single 'Nanti Aku Cerita'. Lagu ini menjadi ungkapan kasih, penghormatan, dan terima kasih seorang anak kepada sang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
ShowBiz
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
Young K DAY6 kembali sebagai solois lewat album kedua YOUNGEST. Lagu utama 'Shut the Door' mengangkat pengalaman pribadi yang dituangkan seperti catatan harian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
ShowBiz
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
Mario G. Klau berkolaborasi dengan Juan Reza lewat single 'Baby Pelan Pelan'. Lagu ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari sebuah pertemuan pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
ShowBiz
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
No Na kembali lewat lagu terbaru 'honk!' yang menghadirkan musik ceria dengan bunyi klakson khas dan sentuhan budaya Indonesia melalui referensi 'Om Telolet Om'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
ShowBiz
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
Simak makna lagu Terang Bulan karya Endah N Rhesa. Menghadirkan refleksi tentang harapan, ketenangan, dan kekuatan untuk bangkit melalui lirik yang puitis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
NPD merilis single ketiga 'Lupain Aku Plis'. Mengangkat kisah seseorang yang memilih tetap melangkah saat sosok yang dulu diharapkan justru datang kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
Bagikan