Syarat Masuk Kawasan Malioboro Liburan Long Weekend Maulid Nabi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 23 Oktober 2020
Syarat Masuk Kawasan Malioboro Liburan Long Weekend Maulid Nabi

Kawasan legendaris Malioboro Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Yogyakarta memperketat penerapan protokol kesehatan di kawasan Malioboro menjelang liburan panjang akhir bulan Oktober 2020. Sejumlah persyaratan dan peraturan akan diterapkan bagi para pengunjung yang hendak masuk ke ke kawasan ikon Kota Yogyakarta tersebut.

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemkot Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, pengunjung Malioboro diimbau menggunakan face shield dan masker selama berada di Malioboro.

"Saat ini, semua pelaku usaha di Malioboro, selain masker, juga memakai face shield. Tapi, kita tetap membuat suasana dan kondisi Malioboro nyaman, tidak tegang dan senantiasa menghibur," ujar Heroe di Yogyakarta, Jumat (22/10).

Baca Juga:

Cegah COVID-19 Bertambah, DIY Siagakan Ratusan Petugas di Obyek Wisata

Pemkot juga mewajibkan wisatawan membawa surat keterangan sehat atau bebas COVID-19. Surat ini berupa hasil rapid test non-reaktif, swab negatif atau surat keterangan sehat dari faskes.

Nantinya seluruh Hotel yang berada di kawasan Malioboro wajib meminta para tamu untuk menunjukkan surat bebas COVID-19 tersebut. Tak hanya di Malioboro, surat keterangan bebas COVID-19 juga berlaku di seluruh destinasi wisata di Kota Yogyakarta.

   Kawasan legendaris Malioboro Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)
Kawasan legendaris Malioboro Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

Seluruh pengunjung yang hendak masuk ke dalam Malioboro wajib mendata diri dengan men-scan kode QR di ponsel masing-masing. Kode QR sudah dipasang dipintu masuk kawasan Malioboro.

Pemkot turut melakukan pembatasan jumlah pengunjung di masing- masing zona Malioboro. Haroe menjelaskan, saat ini kawasan Malioboro menjadi 5 zona.

Zona 1 dimulai dari Grand Inna Malioboro-Malioboro Mall, Zona 2 dari Malioboro Mall-Mutiara, Zona 3 dari Halte Transjogja 2-Suryatmajan, Zona 4 dari Suryatmajan-Pabringan, dan Zona 5 dari Pabringan-Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

"Maksimal satu zona dibatasi kuotanya 500 orang," kata Heroe.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Buat Stok Darah di PMI Yogyakarta Menurun Drastis

Petugas akan memperoleh informasi mengenai jumlah dan pergerakan pengunjung dari kode QR masing-masing pengunjung.

"Setiap kali berpindah zona, maka pengunjung harus melakukan scan ulang kode QR. Dengan demikian, kami dapat memantau pergerakan jumlah pengunjung di tiap zona. Kalau kuota hampir terpenuhi, petugas di tiap zona akan saling mengingatkan, " jelas Heroe.

Pengetatan ini dilakukan untuk mencegah timbulnya cluster COVID-19 baru di kawasan Malioboro seperti pada liburan long weekend Agustus kemarin. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Polresta Yogyakarta Gelar Operasi Perut di Malioboro

#Yogyakarta #Malioboro #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan