Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sutradara 'Five Nights at Freddy's' Ungkap Tantangan di Balik Produksi Animatronik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 01 November 2023
Sutradara 'Five Nights at Freddy's' Ungkap Tantangan di Balik Produksi Animatronik

Tim produksi menghadirkan kesan kotor dan usang pada robot di 'Five Nights at Freddy's'. (Foto: YouTube/Universal Pictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"Sudahkah kamu melihat mereka?" tanya Vanessa pada Mike, penjaga baru di Freddy Fazbear's Pizza. Seketika sekelompok robot berbentuk hewan pun muncul dan mulai meneror Mike.

Mereka adalah Freddy, Bonnie, Chica, Foxy, dan Golden Freddy. Kelimanya merupakan robot nan berisikan arwah anak kecil yang dibunuh bertahun-tahun silam.

Freddy dkk kini mengincar Abby, adik dari Mike, sebagai target pembunuhan mereka. Kisah horor dan thriller ini merupakan plot dari film Five Nights at Freddy's. Tayangan penuh teror ini diadaptasi dari sebuah video-game berjudul sama.

Mengangkat kisah dalam game menjadi sebuah film animatronik menjadi tantangan tersendiri bagi tim produksi Blumhouse. Hal ini diungkapkan oleh Emma Tammi, sutradara Five Nights at Freddy's, dalam wawancara terbarunya bersama Variety.

Baca juga:

Pecahkan Sejumlah Rekor, 'Five Nights at Freddy's' Rajai Box Office AS

Film ber-genre horor dan thriller ini memiliki total durasi 109 menit. (Foto: YouTube/Universal Pictures)

Tammi bercerita bahwa robot Freddy dan rekan-rekannya itu punya penampilan yang kotor dan usang. Sebab, karakter ini diceritakan berada di dalam restoran pizza terbengkalai nan ditinggalkan pemilik.

"Membuat karakter lapuk di animatronik benar-benar sebuah proses penuh trial dan error. Kami memulainya dengan memberi efek perlahan-lahan supaya hasilnya tidak berlebihan," tutur Tammi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Robert Bennett. Dalam pembuatan film, Bennett duduk sebagai desainer senior Jim Henson Creature Shop, toko yang bekerja sama dengan tim produksi Five Nights at Freddy's.

Menurut Bennett, kunci dari penampilan robot Freddy dkk adalah desainnya yang lawas. Mereka harus bisa membuat seakan robot hewan tersebut benar-benar diproduksi pada era 1980-an. Selain itu, karena diadaptasi dari video-game, Bennett dan seluruh tim desain harus mengusahakan agar penampilan robot tersebut konsisten.

"Bagiku, bagian yang paling seru adalah menyusun tekstur robotnya. Kami menghabiskan banyak waktu untuk memilih jenis benang dan kain seperti apa yang harus digunakan, bagaimana saturasi warnanya, seberapa kotor permukaannya," jelas Bennett.

Baca juga:

'Gadis Kretek' Siap Tayang di Netflix 2 November 2023

Five Nights at Freddy's tayang pada akhir Oktober dan langsung memuncaki Box Office AS. (Foto: Blumhouse)

Selain soal jenis kain, Bennett juga menegaskan bahwa penampilan wajah robot tak kalah pentingnya. Mereka ingin agar setiap komponen robot animatronik ini bisa terlihat sepadan dan cocok. Untuk itu, alih-alih menggunakan kain pelapis, bagian hidung dari Freddy dkk memakai bahan karet.

"Kami terus berpikir, jika ini dibentuk pada tahun 80-an, material seperti apa yang akan mereka gunakan?" ungkapnya lebih jauh.

Meski ini merupakan proses yang panjang dan sulit, tetapi Tammi mengakui bahwa hal ini juga merupakan bagian yang menyenangkan. Mereka belajar banyak dari ketidaksempurnaan animatronik ini dan terus mengembangkannya.

Tim produksi Five Nights at Freddy's pada dasarnya memodifikasi beberapa hal agar penampilan film ini lebih sempurna. Namun, mereka juga tetap berpegang pada versi orisinal video-game tersebut agar tak mengecewakan penggemar. (mcl)

Baca juga:

Film Kelima Kurang Memuaskan, Simak Urutan Seri 'Insidious' Terbaik

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Marcella

K-Pop enthusiast and books enjoyer.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
Film Kungfu Soccer disutradarai Stephen Chow. Proyek ini menandai comeback yang sangat dinantikan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
5 Fakta Kungfu Soccer Yang Akan Tayang di Tanah Air Pada 12 Agustus 2026
ShowBiz
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
Insidious: Out of Further tayang pada 20 Agustus 2026 sebagai prekuel franchise Insidious. Simak sinopsis, daftar pemain, dan fakta menarik film horor terbaru ini.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 01 Agustus 2026
Sinopsis 'Insidious: Out of Further', Prekuel yang Ungkap Awal Teror The Further
ShowBiz
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
Simak daftar lima film horor terbaru yang tayang sepanjang Agustus 2026. Mulai dari Ketok Mejik, Laddaland, Insidious: Out of Further, Harusnya Horror, hingga Paket Santet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Film Horor Terbaru Tayang Agustus 2026, dari 'Ketok Mejik' hingga 'Insidious: Out of Further'
ShowBiz
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo tampil dalam film horor komedi Ketok Mejik. Mengusung kisah pemilik bengkel yang mengandalkan palu sakti peninggalan leluhur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Film 'Ketok Mejik' Satukan Dodit Mulyanto dan Ananta Rispo dalam Misi Menyelamatkan Bengkel
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
'Warga Rusun 609', film horor komedi terbaru dengan deretan pemain populer. Morgan Oey hingga Tanta Ginting siap membawa cerita misteri penuh humor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Rapi Films Siapkan Film Horor Komedi 'Warga Rusun 609', Dibintangi Morgan Oey hingga Tanta Ginting
ShowBiz
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
Jumanji kembali dengan konsep yang benar-benar berbeda. Dalam Open World, bukan lagi manusia yang masuk ke dalam gim, melainkan sebaliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer 'Jumanji: Open World' Rilis, Ketika Avatar Game Keluar ke Dunia Nyata
ShowBiz
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
Ludwig Göransson mengungkap proses kreatif di balik musik The Odyssey karya Christopher Nolan. Ia mengeksplorasi instrumen Yunani kuno seperti lira dan Aulos.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Musik di FIlm 'The Odyssey' Jadi Sorotan, Ludwig Göransson Ungkap Eksperimen Instrumen Yunani Kuno
ShowBiz
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
Trailer perdana Children of Blood and Bone resmi dirilis. Film adaptasi novel Tomi Adeyemi ini menghadirkan Thuso Mbedu, Viola Davis, Idris Elba, Cynthia Erivo, dan dunia fantasi Orïsha.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
ShowBiz
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagi Nolan, membuat orang tertawa bukanlah hal mudah.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Christopher Nolan Ogah Garap Film Komedi Romantis, Disebut Genre Paling Susah
Bagikan