Susi Pudjiastuti Ajak NU Jaga Laut
Menteri Susi di Harlah NU. Foto: MP/Fadhli
Merahputih.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak seluruh elemen ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) ikut berpartisipasi menjaga keberlangsungan laut indonesia.
Susi mengatakan sebagai salah satu negara yang memiliki potensi kelautan yang besar, maka Indonesia berpeluang menjadi negara hebat jika mampu mengeksploitasinya dengan bijak.
"Laut Indonesia harus kita jaga. Presiden sudah menggariskan laut harus menjadi masa depan bangsa karena itulah kita harus menjaga kedaulatannya, keberlanjutannya," kata Susi saat ditemui di acara Harlah NU Ke-95, di Jakarta, Sabtu (7/4).
Untuk itu, sebagai ormas Islam terbesar di tanah air NU mempunyai peran besar untuk ikut menjaga amanah luar biasa tersebut.
"Itu perintah Allah juga, untuk itu kita harus bijak mengekploitasinya. Itu cara benar mensyukuri nikmatnya," ujar dia.
Susi menambahkan, apabila bangsa ini bisa menjaga keberlanjutan laut menurut ajaran agama, Indonesia akan menjadi poros dunia.
"Dan saya tahu stakeholder perikanan kebanyakan adalah anggota NU. Terimakasih kepada NU semoga terus berkibar menjaga kebesarannya untuk mengayomi seluruh bangsa umat, antar agama, indonesia damai indonesia hebat," pungkasnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Gus Ulil: Angkatan Muda NU Pelapor Komika Pandji Bukan Organisasi Resmi PBNU
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Musyawarah Kubro di Lirboyo Didorong Jadi Jalan Islah Pengurus PBNU
Gus Yahya Tolak Hasil Rapat Pleno, Ingatkan Tertib Anggaran Dasar
Rais Aam Tidak Hadir, Rapat Pleno PBNU Kubu Gus Yahya Ditunda
Pleno Syuriyah Tetapkan Zulfa Mustofa Jadi Pejabat Ketum PBNU Gantikan Gus Yahya
Konflik PBNU Akibat Konsesi Tambang, Gus Yahya: Itu Manuver Politik
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Sesepuh NU Lihat Kekeliruan Gus Yahya Serius, Tapi Minta Pleno Tetapkan Pj Ketum PBNU Ditunda