Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Sum 41 Berikan Penghormatan untuk Rage Against the Machine

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 12 Januari 2024
Sum 41 Berikan Penghormatan untuk Rage Against the Machine

Sum 41 siap tampil di Indonesia. (Foto: Dok/Sum 41)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RAGE Against the Machine memberikan kabar duka di awal 2024. Mereka membubarkan diri untuk ketiga kalinya. Kabar itu disampaikan pertama kali oleh sang drummer Brad Wilk melalui akun Instagram-nya, Kamis (4/1).

Dalam unggahan tersebut, Wilk berkata, “Saya tidak ingin mengikat orang atau diri saya sendiri lebih jauh. Jadi meski ada beberapa komunikasi bahwa ini mungkin terjadi di masa depan, saya ingin memberitahukan bahwa RATM (Tim, Zack, Tom, dan aku) tidak akan melakukan tur atau bermain langsung lagi.”

Baca juga:

Number_I Perkenalkan Diri dengan Debut 'GOAT'

View this post on Instagram

A post shared by SUM 41 (@sum41)

Hal itu mematahkan hati para penggemarnya. Tak hanya dari sisi penikmat, tetapi juga musisi-musisi yang mengidolakan band yang terbentuk sejak 1991 itu. Salah satunya ialah Sum 41. Mereka kemudian memberikan penghormatan kepada Rage Against the Machine dengan membawakan lagu Sleep Now In The Fire di Hellfest 2023.

“Karena RATM tidak akan pernah tampil kembali, kami ingin memberi penghormatan kepada salah satu band favorit kami sepanjang masa,” ujar Sum 41 dalam unggahannya di Instagram pada Selasa (9/1).

Baca juga:

Wave to Earth Siap Tampil di Indonesia

View this post on Instagram

A post shared by SUM 41 (@sum41)

Cover band ini dimulai dengan vokalis Deryck Whibley yang memanggil gitaris Dave Baksh untuk memulai lagu, dan memuji riff dari Tom Morello. "Dave, mengapa kamu tidak memainkan salah satu riff gitar terbaik yang pernah ditulis," kata Whibley kepada Baksh.

Sum 41 telah mengumumkan pensiun dari dunia musik, dengan menyatakan bahwa mereka akan bubar setelah merilis album studio kedelapan mereka yang akan datang, Heaven :x: Hell, dan tur dunia yang mendukungnya.

Salah satu yang akan didatangi ialah Indonesia pada 1 Maret. Tur itu juga menjadi salam perpisahan dari Sum 41 bagi para penggemar mereka di Indonesia. Sum 41 menjadi salah satu band dari banyaknya kemunculan pop-punk awal 2000-an, video musik mereka juga tayang secara besar-besaran di saluran televisi musik MTV. Lagu-lagu mereka juga sering digunakan dalam soundtrack film, seperti American Pie 2 (2001) dan Spider-Man (2002). (far)

Baca juga:

Tiara Andini Gabungkan Budaya Jawa dan K-Pop di Single 'Ngeluwihi'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan