Steam Tolak Terbitkan Game yang Dibuat dengan Bantuan AI
Valve tolak karya intelektual buatan AI dalam game. (Foto: Steam)
VALVE telah secara diam-diam melarang game di Steam yang mengandung aset yang dibuat oleh kecerdasan buatan (AI). Seorang pengguna Reddit yang tidak disebutkan namanya mengatakan Valve sebagai pemilik Steam menolak menerima game yang dibuat oleh AI.
Maksud Steam adalah, mereka hanya ingin menerbitkan game dari pengembang yang dapat membuktikan kepemilikan hak atas seni asli atau aset teks yang digunakan untuk melatih algoritme kecerdasan buatan mereka.
"Saya mencoba merilis sebuah game sekitar sebulan yang lalu, dengan beberapa aset yang jelas-jelas dibuat oleh AI. Rencana saya adalah hanya mengirimkan versi permainan yang lebih kasar, dengan 2-3 aset/sprite yang jelas-jelas dihasilkan oleh AI sebagai pengganti sementara, dan untuk memperbaikinya sebelum merilis permainan secara resmi karena saya tidak tahu bahwa Steam memiliki masalah dengan seni yang dihasilkan oleh AI. Saya menerima pesan ini," jelas pengguna Reddit itu yang rupanya juga seorang pengembang game.
Baca juga:
Valve Ubah Aturan Iklan Gim untuk Developer di Steam
"Dalam upaya kami untuk menyetujui sebagian besar judul yang dikirimkan kepada kami, kami tidak dapat menyetujui game jika pengembangnya tidak memiliki semua hak yang diperlukan," sebut Valve.
"Setelah kami meninjau, kami menemukan bahwa terdapat kekayaan intelektual di game tersebut yang tampaknya dimiliki oleh satu atau lebih pihak ketiga. Secara khusus, termasuk aset seni yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan yang diduga menggunakan materi berhak cipta yang dimiliki oleh pihak ketiga," lanjut Valve.
Karena kepemilikan legal dari karya seni yang dihasilkan oleh AI tersebut tidak jelas, Valve tidak dapat merilis game itu karena diyakini mengandung aset yang dihasilkan oleh AI ini, kecuali pengembang dapat secara tegas mengonfirmasi bahwa mereka memiliki hak atas semua properti intelektual yang digunakan dalam kumpulan data yang melatih AI untuk membuat aset dalam game.
Baca juga:
Valve Siapkan Konsol Generasi Penerus Steam Deck
Meskipun telah mencoba melakukan persis seperti yang disarankan oleh Valve dengan menghapus semua konten yang tidak dimiliki haknya, permainan tersebut akhirnya tetap ditolak. Sebagai tanda niat baik, Valve membuat pengecualian dan mengembalikan biaya aplikasi yang digunakan untuk mengirimkan game tersebut.
"Kami menyadari bahwa ini adalah teknologi yang berkembang, dan tujuan kami bukanlah mencegah penggunaannya di Steam. Sebaliknya, kami sedang bekerja untuk mengintegrasikannya ke dalam proses peninjauan yang sudah ada," tegas Valve. (waf)
Baca juga:
Valve Hadirkan Fitur Mirip Quick Resume di Steam Deck
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy