Stabilkan Harga, Kemendag Harap Daging Sapi Impor Segera Masuk
Daging sapi (Foto: instagram.com/ig_aceh)
MerahPutih.com - Pemerintah berharap rencana importasi untuk daging-daging beku diharapkan bisa sesuai jawal karena akan membantu dalam menstabilkan harga daging sapi di pasar, termasuk membantu para pelaku usaha jelang bulan Ramadan dan Idul Fitri ini.
Saat ini potensi sapi siap potong dari 34 provinsi sebanyak 262.737 ekor. Pemerintah berharap pasokan daging sapi pada Maret bisa mencapai antara 5.000 sampai 10.000 ton untuk membuat psikologi pasar bahwa semua daging sapi tersedia dan harganya terkendali.
Baca Juga:
Bulog Dapat Perintah Impor 80 Ribu Ton Daging Kerbau dari India
"Supaya terus memberikan psikologis pasar bahwa barang tersedia dengan baik dan harga bisa kita lakukan stabilisasi, maka kami menyampaikan kepada teman-teman di Ditjen PKH Kementan bahwa kita harus menyiapkan sapi potong yang harus dimobilisasi dari lokal," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra di Jakarta, Senin (29/3).
Data Kemendag, harga daging sapi di wilayah Jabodetabek dan Bandung Raya sedikit menonjol karena mengalami kenaikan, sedangkan harga di daerah-daerah relatif stabil dan aman. Harga daging sapi berkisar Rp100.000 atau Rp105.000.
Berdasarkan neraca ketersediaan daging sapi 2021, Kemendag memperkirakan kebutuhan terhadap daging sapi sekitar 52.156 ton pada Maret, pada April naik sekitar 59.979 ton, sedangkan pada Mei sebanyak 76.769 ton.
Kemendag memproyeksikan sapi-sapi eks bakalan yang kemungkinan masuk melalui Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) bisa mencapai 4.984 ton pada Maret. Kemudian pada April diharapkan dapat masuk 6.491 ton dan pada Mei 8.400 ton.
Sementara itu, pasokan yang berasal dari importir daging direncanakan mencapai 36.754 ton di Maret, pada April sebanyak 13.881 ton dan Mei sebanyak 11.659 ton.
Kemudian, dari penugasan untuk Bulog, Kemendag mendapatkan informasi, pasokan daging sapi akan masuk pada Maret sekitar 2.772 ton, pada April 20.024 ton, dan Mei sebanyak 14.668 ton.
"Untuk (pasokan daging) Mei ini, kita berharap itu akan masuk sebelum Hari Raya Idul Fitri. Kalau sudah lewat Idul Fitri, maka sudah lewat momentumnya," kata Syailendra dikutip Antara. (*)
Baca Juga:
Ini Alasan Penguasaha Makanan Pilih Daging Impor Ketimbang Lokal
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Kemenhub Mulai Periksa Kapal di 98 UPT Demi Keselamatan Mudik 2026
Tradisi Ziarah Kubro di Kota Palembang, Acara Menyambut Ramadan
Pemerintah Tetapkan Harga Sapi Hidup Rp 55.000 Per Kilogram, Melanggar Bakal Ditindak
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
Harga Bawang Putih Melonjak, Kemendag Janji Barang Impor Segera Masuk
Kemendag Klaim Harga MinyaKita Berangsur Turun, Tapi Masih di Atas HET
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026