Sri Sahuli, Tokoh Kemerdekaan dari Banten yang Tidak Dikenal Masyarakatnya

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 16 Agustus 2019
Sri Sahuli, Tokoh Kemerdekaan dari Banten yang Tidak Dikenal Masyarakatnya

Para Pahlawan Nasional Indonesia. Foto: pustaka.org.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

REPUBLIK Indonesia, telah sampai pada usia 74 tahun. Pada usianya kini, masyarakat Banten, terutama di Kota Serang, umumnya minim pengetahuan akan sejarah kemerdekaan di tanahnya sendiri.

Sebagai satu contoh, tidak dikenalnya sosok perempuan bernama Sri Sahuli. Hanya segelintir orang yang mengetahui apa yang dilakukan Sri Sahuli ketika memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, di Kota Serang tanggal 22 Agustus 1945.

Baca juga: Begini Mekanisme Penetapan Gelar Pahlawan Nasional

Sangat sedikit sekali informasi mengenai sosok Sri Sahuli, jangankan dicari di tempat lain, di Kota Serang saja tidak ada. Terkait hal tersebut, sejarawan Bonnie Triyana mengatakan, keadaan itu menjadi tanggung jawab masyarakat dan pemerintah Kota Serang.

"Orang Serang harus tanggung jawab dong," katanya kepada merahputih.com Jum'at (16/8).

Satu-satunya naskah yang berhasil ditemukan oleh merahputih.com, yang menceritakan sosok Sri Sahuli, adalah buku berjudul Dokter Gerilya karya Matia Madjiah. Itupun hanya sedikit menceritakan sepak terjang perempuan perkasa tersebut.

Foto-foto Pahlawan Nasional. (Foto/Google)
Foto-foto Pahlawan Nasional. (Foto/Google)

Belum ada naskah yang menjelaskan kapan dan di mana Sri Sahuli dilahirkan, apa etnisnya, bagaimana penampakan fotonya, dan hal lain yang penting diketahui oleh generasi penerus bangsa Indonesia, terutama warga Kota Serang - Banten.

Dari tulisan Matia Majah menuliskan dalam Dokter Gerilya, bisa disimpulkan Sri Sahuli merupakan anggota Jawatan Kesehatan Tentara di Banten, relawan kesehatan yang memiliki kemampuan dasar seorang tentara, ketika itu dilatih oleh seorang Letnan II Cakradijaya.

Baca juga: Kilas Balik Hubungan Diplomatik Kesultanan Banten dan Inggris

Sri Sahuli adalah pemudi lulusan SMP yang mempunyai seorang teman bernama Jimamba. Dua orang gadis itu mengabaikan keselamatan jiwanya, nekat menurunkan bendera Jepang yang berkibar di Hotel Vos Kota Serang, dan menggantinya dengan sang saka merah putih. Padahal jarak antara Hotel Vos dan markas tentara Jepang (Kempetai) tak lebih dari 100 meter.

"Sri Sahuli membangkitkan semangat para pemudi di selutuh Banten. Sri Sahuli sendiri sering menyamar sebagai gadis desa ketika menyusup ke garis depan (pertempuran)," tulis Matia Madjiah.

Sang saka merah putih baru dikibarkan pada tanggal 22 Agustus 1945, hal tersebut terkait dengan infrastruktur penyebaran informasi ketika itu. Kabar proklamasi kemerdekaan Indonesia, baru sampai ke Banten pada tanggal 20 Agustus 1945. Informasi yang dibawa oleh Pandu Kartawiguna, Ibnu Parna, Abdul Muluk, dan Aziz.

Masjid Agung Banten, peninggalan Kejayaan Kesultanan Banten (Foto/Disbudpar.bantenprov.go.id)
Masjid Agung Banten, peninggalan Kejayaan Kesultanan Banten (Foto/Disbudpar.bantenprov.go.id)

Penerima informasi tersebut adalah KH Ahmad Chotib, KH Sjam'un, Zulkarnain Surya, serta para tokoh pemuda.

Terkait kenyataan bahwa masyarakat Banten khususnya warga Kota Serang yang tidak mengenal tokoh Sri Sahuli, Ketua Masyarakat Sejarah Banten Djimo S Wijono mengatakan, ini menjadi tanggung jawab pihak pemerintah daerah untuk melacak, menggali seluruh informasi tentang sosok tersebut.

Baca juga: Jatuh-Bangun Kenakalan Pemuda Menculik Sukarno-Hatta

"Dan tentu saja tidak berhenti di sana, harus ada kerja-kerja kebudayaan untuk menempelkan nama Sri Sahuli dalam hati dan pikiran orang Banten," ungkapnya kepada merahputih.com.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Sucitra De, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Banten dan sekitarnya.

#Hari Kemerdekaan #Pahlawan Perempuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Keceriaan Warga Jakarta Ikuti Lomba Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Warga mengikuti lomba pecah balon dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Keceriaan Warga Jakarta Ikuti Lomba Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Indonesia
JHL Group Hadirkan 'JHL Festival 2026', Satukan 21 Unit Bisnis dalam Perayaan Budaya dan Semangat Masa Depan
JHL Festival 2026 menyatukan 21 unit bisnis dalam acara perayaan HUT ke-81 RI.
Soffi Amira - Senin, 17 Agustus 2026
JHL Group Hadirkan 'JHL Festival 2026', Satukan 21 Unit Bisnis dalam Perayaan Budaya dan Semangat Masa Depan
Indonesia
Berbagai Acara Saat Perayaan HUT RI di Jakarta, Ada Tarian 1.500 Drone
Rangkaian Pesta Rakyat HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan ditutup dengan pesta kembang api di kawasan Bundaran HI, Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Berbagai Acara Saat Perayaan HUT RI di Jakarta, Ada Tarian 1.500 Drone
Indonesia
Anjlok Penjualan Pernak-Pernik HUT RI
"Paling parah tahun sekarang penjualannya, kalau saat COVID lumayan. Tahun sekarang saja penjualan anjlok," kata pedagang bernama Darsono.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Anjlok Penjualan Pernak-Pernik HUT RI
Fun
10 Prompt AI Gambar HUT ke-81 RI, Bikin Poster Kemerdekaan Lebih Kreatif
Coba 10 prompt AI gambar HUT ke-81 RI untuk membuat poster kemerdekaan dengan tema modern, perjuangan pahlawan, Nusantara, vintage hingga futuristik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
10 Prompt AI Gambar HUT ke-81 RI, Bikin Poster Kemerdekaan Lebih Kreatif
Indonesia
Ganjil Genap Jakarta tak Berlaku 17 Agustus 2026, Simak Aturannya
Ganjil genap saat 17 Agustus 2026 tak berlaku di Jakarta. Lalu, tidak ada cuti bersama pada 18 Agustus 2026.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
Ganjil Genap Jakarta tak Berlaku 17 Agustus 2026, Simak Aturannya
Olahraga
Jangan Lupa! Hari Ini Pendaftaran Merdeka Run 2026 Dibuka, Ini Dia Linknya
Ajang lari bertajuk "Bangun, Bergerak, Merdeka" itu akan digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Peserta akan menempuh jarak 8 kilometer, dari titik start di Istana Merdeka Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Jangan Lupa! Hari Ini Pendaftaran Merdeka Run 2026 Dibuka, Ini Dia Linknya
Indonesia
Rangkaian HUT Ke-81 RI Agustus 2026: Zikir Kebangsaan, Upacara Istana, hingga Merdeka Run
Pemerintah menyiapkan rangkaian panjang perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sepanjang Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Rangkaian HUT Ke-81 RI Agustus 2026: Zikir Kebangsaan, Upacara Istana, hingga Merdeka Run
Indonesia
Begini Rangkaian dan Acara HUT Ke-81 Republik Indonesia Sepanjang Bulan Agustus
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan zikir dan doa kebangsaan yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Sabtu (1/8).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Begini Rangkaian dan Acara HUT Ke-81 Republik Indonesia Sepanjang Bulan Agustus
Indonesia
Sejarah Baru! Logo HUT ke-81 RI Kini Bisa Dipilih Langsung oleh Masyarakat
Masyarakat kini bisa memilih logo HUT ke-81 RI. Ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Sejarah Baru! Logo HUT ke-81 RI Kini Bisa Dipilih Langsung oleh Masyarakat
Bagikan