Merahputih.com - Superkomputer Opta mulai memanaskan tensi para pendukung sepak bola sejagat jelang perhelatan Piala Dunia 2026.
Lewat simulasi algoritma tingkat tinggi, Opta memprediksi timnas Spanyol akan keluar sebagai juara dan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Baca juga:
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Di tengah ketidakpastian kondisi fisik Lamine Yamal akibat cedera hamstring saat membela Barcelona, keyakinan publik terhadap kedalaman taktik Luis de la Fuente justru berada pada titik tertinggi.
Berdasarkan 10.000 simulasi pralaga, tim berjuluk La Roja memimpin peta persaingan mengungguli para mantan juara dunia. Kekuatan merata skuad Matador menjadi alasan utama Opta menempatkan Spanyol pada posisi teratas.
Dominasi Matador dan Peta Kekuatan Kandidat Juara
Lamine Yamal menjadi senjata mematikan setelah mencetak 24 gol dan 17 assist bersama Barcelona musim ini. Kembalinya Rodri selaku jenderal lapangan tengah Manchester City juga menambah kestabilan permainan.
Berdasarkan data statistik Opta, berikut rincian peluang Spanyol dalam Piala Dunia 2026:
-
Juara Turnamen: 16,1 persen (tertinggi di antara seluruh peserta).
-
Lolos Perempat Final: 52,1 persen (satu-satunya tim dengan peluang di atas 50 persen).
-
Menembus Semi Final: 39,0 persen.
-
Mencapai Babak Final: 25,6 persen.
-
Juara Grup H: 75,3 persen (menghadapi Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde).
Ancaman Prancis dan Kegagalan Tragis Tuan Rumah
Prancis membuntuti pada posisi kedua dengan peluang juara 13,0 persen. Turnamen ini sekaligus menandai akhir era pelatih Didier Deschamps setelah 14 tahun memimpin Les Bleus.
Sang kapten baru, Kylian Mbappe, berambisi mengejar rekor 16 gol Piala Dunia milik Miroslav Klose, bermodalkan koleksi 12 gol dari dua edisi terdahulu.
Namun, kejutan besar justru datang dari prediksi nasib buruk para pesaing lain serta tiga negara penyelenggara.
Berikut perbandingan data peluang juara dari para penantang utama:
-
Prancis: 13,0 persen peluang juara (menghadapi grup sulit bersama Norwegia, Senegal, Irak).
-
Inggris: 11,2 persen peluang juara.
-
Argentina: 10,4 persen peluang juara.
-
Negara Juara Baru: Hanya 35,9 persen peluang memunculkan juara perdana sepanjang sejarah.
-
Tuan Rumah (AS, Meksiko, Kanada): Sangat tidak mungkin memenangkan turnamen menurut data simulasi.
Prancis diprediksi lolos fase grup sebesar 60,3 persen, kalah meyakinkan daripada Argentina (73,0 persen) dan Inggris (67,9 persen).
Baca juga:
William Saliba Terancam Absen di Piala Dunia 2026, Cedera Punggung Kambuh usai Final Liga Champions
Kendati demikian, begitu Les Bleus menembus perempat final, peluang melaju ke partai puncak melonjak hingga 21,3 persen.
Setiap tim penantang wajib melewati rintangan raksasa bernama Spanyol demi bisa mengangkat trofi di akhir turnamen.

