Solterra SUV, Mobil Listrik Pertama dari Subaru
Subaru masuki pasar mobil listrik dengan Soltera. (The Verge)
PRODUSEN mobil Subaru akhirnya masuk ke pasar mobil elektrik. Di Tokyo, Jepang, Subaru merilis mobil listrik pertama mereka, Soltera, (11/11). Mobil SUV bertenaga listrik ini akan hadir di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa pada 2022. Mobil ini merupakan hasil crossover yang telah dikembangkan Subaru bersama Toyota dengan EV bZ4x yang akan datang.
Solterra akan hadir dengan varian penggerak roda depan dan semua roda yang menggunakan motor sinkron AC 150 kW atau 201 tenaga kuda. Hal tersebut hanya menggerakkan roda depan atau sepasang motor 80 kW dan satunya akan menggerakkan setiap poros dengan total output 160kW.
BACA JUGA:
Kedua varian tersebut akan menggunakan baterai 71,4 kWh yang terletak di bagian bawah kendaraan. Subaru memperkirakan jarak tempuh yang akan dicapai sekitar 530 km berdasarkan standar WLTC di Jepang. Lalu untuk versi penggerak semua roda, diperkirakan akan memiliki jarak tempuh sekitar 460 km.
Ketika baterai sudah hampir habis, Solterra telah mendukung pengisian cepat DC hingga 150 kW. Namun, Subaru tidak memberikan perkiraan berapa lama waktu yang akan dibutuhkan. Sebagai perbandingan, Toyota mengatakan EV bZ4x akan membutuhkan waktu 30 menit untuk mengisi daya baterai hingga kapasitas 80 persen. Toyota bZ4x akan keluar di 2022 dan akan dibangun di atas platform bersama ini yang disebut oleh Toyota 'e-TNGA' dan Subaru disebut 'e-Subaru'.
Berbeda dengan bZ4x milik Toyota, Subaru Solterra memiliki interior dan setir yang normal. Toyota juga menyertakan steering yoke di SUV listriknya sebagai sebuah opsi. Subaru juga mengatakan bahwa SUV Solterra akan memiliki sistem control X-Mode AWD yang meningkatkan rasa aman di jalan yang kasar.
Selain itu, Fungsi kontrol pegangan baru memungkinkan kendaraan berjalan dengan kecepatan konstan sambil menstabilkan kendaraan bahkan di jalan yang kasar. Kemampuannya itu lebih ditingkatkan.
Ketika diluncurkan tahun depan, Subaru tidak diragukan lagi akan bersaing dengan Rivian untuk basis pelanggan tipe petualangan alam terbuka. Perusahaan belum mengungkapkan harga awal Solterra, tetapi mungkin akan lebih terjangkau daripada SUV Rivian R1S.(frs)
Bagikan
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor