Solo Masuk Daftar 10 Kota dengan Biaya Transportasi Termahal, Dishub Beri Respons
Bus Batik Solo Trans (BST) melayani wisatawan di kawasan Pasar Gede Solo. (Foto: MerahPutih.com/Ismail)
MerahPutih.com - Solo masuk daftar 10 kota dengan biaya transportasi paling mahal di Indonesia.
Hal itu merujuk informasi dari Dirjen Integrasi Transportasi Multimoda Kementerian Perhubungan, Risal Wasal.
Ia mencatat, 10 kota dengan biaya transportasi tertinggi karena berada di kisaran lebih dari 10 persen dari total biaya hidup sehari-hari, yang dikeluarkan oleh masyarakat.
Solo menempati posisi ke-10 dengan biaya rata-rata Rp 712.955 per bulan atau 10,27 persen dari total biaya hidup sehari-hari.
Menanggapi data tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Taufiq Muhammad mengatakan, data tersebut hanya sebatas hitungan rata-rata pengeluaran warga dalam mengakses transportasi.
Baca juga:
DPR RI Ambil Sikap Tegas! Minta Pemerintah Rombak Total Sistem Transportasi yang Gagal
“Kalau angkanya besar, artinya kan masyarakat dalam melakukan aktivitas harian itu tidak menggunakan transportasi publik. Itu yang kita harapkan,” ujar Taufiq, Senin (11/8).
Ia mengatakan, terkait dengan komitmen dan tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan transportasi yang representatif itu yang utama. Sementara di Solo, transportasi umum kota sudah terintegrasi dengan pemerintah provinsi.
“Sebagai gambaran, transportasi di Kota Solo sudah lama terintegrasi dengan Trans Jateng milik Pemprov Jawa Tengah. Sementara untuk pergerakan dalam kota ada Batik Solo Trans dan Angkutan Feeder yang selama ini melayani masyarakat,” papar dia.
Taufiq juga tidak menampik pengurangan subsidi (anggaran program Buy The Service) untuk Batik Solo Trans, yang berpengaruh pada penyesuaian pelayanan sejak awal 2025. Hal itu berdampak pada mahalnya pelayanan pada masyarakat.
Baca juga:
DPR Minta Pemerintah Akomodir Aturan Khusus Transportasi Online di RUU Sistranas
Pada 2025 ini, Pemkot Surakarta hanya mendapatkan bantuan senilai Rp 30 miliar untuk operasional BST, sementara kebutuhan anggaran agar semua layanan (BST-Feeder) bisa melayani seperti beberapa tahun sebelumnya membutuhkan Rp 80 miliar.
“Untuk transportasi dalam kotanya dipastikan sudah baik, PR-nya tingal yang soal aglomerasinya karena nilai APBN untuk BST-nya ini turun. Ya kita memang mengharapkan bantuan dari kabupaten sekitar biar bisa menyesuaikan anggaran untuk itu yang praktiknya tidak terbatas pada wilayah administrasi,” pungkasnya.
Daftar 10 Kota dengan Biaya Transportasi Termahal di Indonesia Versi Kemenhub
1. Depok: Rp 1.802.751 per bulan atau 16,32 persen dari total biaya hidup sehari-hari
2. Bekasi: Rp 1.918.142 per bulan atau 14,02 persen dari total biaya hidup sehari-hari
3 Surabaya: Rp 1.629.219 per bulan atau 13,61 persen dari total biaya hidup sehari-hari
4. Bogor: Rp 1.235.613 per bulan atau 12,54 persen dari total biaya hidup sehari-hari
5. Jayapura: Rp 1.127.798 per bulan atau 12,45 persen.
6. Jakarta: Rp 1.590.544 per bulan atau 11,82 persen dari total biaya hidup sehari-hari
7. Makassar: Rp 1.156.528 per bulan atau 11,52 persen dari total biaya hidup sehari-hari
8. Balikpapan: Rp 981.842 per bulan atau 11,51 persen dari total biaya hidup sehari-hari
9. Banjarmasin: Rp 852.207 per bulan atau 11,09 persen dari total biaya hidup sehari-hari
10. Surakarta: Rp 712.955 per bulan atau 10,27 persen dari total biaya hidup sehari-hari. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Pemprov DKI Mau Bangun Monorel di Ragunan, Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi
Penjualan Tiket KAI saat Nataru 2025/2026 Tembus 4,17 Juta, ini 10 Stasiun Kereta Paling Favorit
Pemkot Solo Hentikan Permanen Operasional BST Koridor 6, tak Dapat Anggaran Pusat
Arus Balik 2025/2026 Nataru 2026 Mulai Terlihat, 42.478 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta
Okupansi Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh di Atas 100 Persen saat Nataru 2026, KAI: Satu Tempat Duduk Bisa Digunakan 2 Orang
Membeludak, Okupansi Penumpang Kereta Jarak Jauh di Atas 100 Persen Selama Nataru 2026
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
KAI Catat 234 Ribu Penumpang Kereta Api Pasca Natal 2025, Mobilitas Masih Tinggi
KAI Beri Diskon 25 Persen Tiket KA Jarak Jauh Selama Libur Nataru 2025/2026, ini Daftarnya
Cuaca Ekstrem Berdampak pada Penumpukan Kendaraan di Pelabuhan Merak