Sobat Ambyar Jangan Lupa 5 Mei 'Hari Patah Hati Nasional'

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 05 Mei 2021
 Sobat Ambyar Jangan Lupa 5 Mei 'Hari Patah Hati Nasional'

Sobat Ambyar Jangan Lupa 5 Mei 'Hari Patah Hati Nasional'. Foto: IG MerahPutih.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANGGAL 5 Mei pantas dinobatkan sebagai hari berduka nasional bagi kalangan patah hati atau yang dikenal dengan sebutan Sobat Ambyar. Julukan yang lekat dengan para penggemar fanatik maestro musik campur sari legendaris Didi Kempot.

Tak terasa sudah satu tahun Didi Kempot meninggal dunia dan menyisakan patah hati yang begitu mendalam bagi banyak orang terutama keluarga dan penggemarnya.

Baca juga:

Jangan Malu Sobat Ambyar, Ternyata Menangis Memiliki Banyak Manfaat!

Kepergian penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart itu pun masih dikenang. Sang istri, Yan Vellia, melalui unggahannya di Instagram membagikan beberapa kenangan dan rasa rindunya akan sang suami.

Didi Kempot
enyanyi campursari Didi Kempot (kanan) menghibur para penonton saat konser di Kelapa Gading, Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

"05 Mei 2020 - 05 mei 2021 kata 'jangan' tidak bisa mencegah takdirmu ya Allah. Setahun kepergian mu .. Dengan namamu, masih banyak yang sayang kami, masih banyak yang mendukung men-support kami .. Dengan namamu pula banyak yang mengaku pendukungmu, tapi tidak mengenal kami. Tapi kami yakin papa melihat kami di surga .. Bahagialah di surga keabadianmu, pahlawan kami .. Doa kami selalu untukmu .. Kami merindumu selalu," tulis Yan Velilla, dilansir Antara, Rabu (5/5).

Para sad boys dan sad girls, julukan para pencinta karya-karya Didi, pun membanjiri unggahan tersebut. Banyak yang mengungkapkan rasa rindu dan mengirimkan doa untuk sang idola. "5 Mei 2020, sejak saat itu sudah tidak ada lagi konser-konser ambyar, cidro, tembang-tembang Jawa lawas. Yang ada hanyalah karya-karyamu yang abadi di hati. Al-Fatihah," tulis salah satu penggemar, @retnopangast.

5 Kutipan Cinta dalam Bahasa Jawa di Film ‘Sobat Ambyar’
Film yang cocok untuk kamu yang sedang patah hati. (Foto: Instagram/@didikempot_official)

Banyak cara untuk mengenang sang legenda. Sebelumnya di malam Grand Final Indonesian Idol pada akhir April lalu, Krisdayanti, Judika, dan Melisa membawakan kembali lagu ikonis Didi Kempot berjudul "Banyu Langit" dengan sentuhan yang modern. Penampilan itu memang sebagai bentuk rindu para musisi tersebut.

Baca Juga:

Rilis di Netflix, Yuk Nostalgia Didi Kempot di Film “Sobat Ambyar”

Di hari ini pun, banyak media massa yang akan memutarkan sederet lagu legendaris Didi Kempot. Seperti yang dibagikan oleh Yan Velilla, pendengar radio dapat mendengarkan tribut spesial setahun wafatnya sang maestro di "Goyang Pagi" TA Radio dari jam 07.30-10.00 WIB.

Ada pula nanti konser mengenang setahun kepergian Didi Kempot yang dihelat secara virtual, ditayangkan di channel YouTube Kompas TV pukul 20.00-22.00 WIB. Ritual mengenang sosok pelantun "Sewu Kutho" itu semakin lengkap dengan menonton tayangan "Sobat Ambyar" yang hadir di Netflix. Pun dengan memutar playlist spesial Didi Kempot di berbagai layanan musik digital.

Didi Kempot
Film tentang Didi Kempot sudah tayang di Netflix 14 Januari 2021. (Foto: Instagram/sobatambyarfilm)

Mengutip dari Spotify, ada pun lima lagu teratas Didi Kempot yang paling sering diputar hingga saat ini. "Cidro" meraih lebih dari 11 juta pemutaran, disusul oleh "Layang Kangen" dan "Sewu Kutho" dengan masing-masing lebih dari 7 dan 6 juta pemutaran. Lalu ada juga "Pamer Bojo" dan "Tatu" yang meraih lebih dari 3 juta pemutaran.

Dionisius Prasetyo alias Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa pagi pukul 07.45 WIB tepat setahun lalu. Pelantun "Pamer Bojo" meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah. Semasa hidupnya, Didi Kempot dikenal dengan lagu-lagu bertemakan patah hati. (*)

#Didi Kempot #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
ShowBiz
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Girl group A2O Lite langsung mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Bagikan