MerahPutih.com - Seorang pelajar meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (10/2) pagi.
Berdasarkan hasil pemantauan kamera CCTV, kecelakaan diduga disebabkan kondisi jalan yang licin dan berlubang serta kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, lantaran perbaikan jalan yang berlubang kembali terbongkat akibat guyuran hujan.
"Walaupun kemudian ketika hujan akan mohon maaf pasti sebagian ada yang terbongkar kembali," kata Pramono di Jakarta, Senin (9/2).
Baca juga:
Pelajar Tewas Akibat Jalan Lubang, Legislator Tegur PU Jangan Lalai
Pramono mengatakan, Dinas Bina Marga DKI telah memperbaiki jalan rusak meski masih musim hujan. Hal itu diminta Pramono untuk mencegah kecelakaan akibat jalan berlubang.
"Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan karena sudah tidak bisa lagi menunggu sampai dengan kemudian hujan berhenti," urainya.
Eks Sekjen PDI Perjuangan ini mengklaim, bahwa banyak jalan yang rusak berlubang ditambal oleh anak buahnya.
"Sehingga kalau dilihat di lapangan sekarang sudah ditangani lubang-lubang yang ada, hampir sebagian besar ditutup," tutupnya
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menanggung seluruh biaya rumah sakit dan pemakaman seorang pelajar yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin pagi.
“Seluruh biaya rumah sakit akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta. Kami juga telah menyiapkan pemakaman di TPU Menteng Pulo,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Jakarta, Senin.
Pramono pun menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Aldi Surya Putra yang diketahui merupakan siswa SMKN 34 Jakarta. (asp).