Siswa dan Guru Sekolah Internasional Dilarang Masuk Sehabis Pulang dari Luar Negeri

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 05 Maret 2020
Siswa dan Guru Sekolah Internasional Dilarang Masuk Sehabis Pulang dari Luar Negeri

Kepala Sekolah SMPN 156 Johar Baru Ujang Supriana mendampingi siswanya untuk mencuci tangan sebagai langkah menjaga kebersihan diri dari virus Corona, Rabu (4/3/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI melalui Tim Tanggap COVID-19 mengimbau kepada guru, siswa, dan wali murid sekolah internasional yang baru pulang dari luar negeri untuk tidak mendatangi lingkungan sekolah selama 14 hari.

Hal itu penting dilakukan untuk menekan merebaknya wabah virus corona di ibu kota.

Baca Juga:

Kondisi Terkini Dua Pasien Positif Corona di RSPI Sulianti Saroso

Ketua Tim Tanggap COVID -19 Catur Laswanto menyarankan agar mereka yang baru tiba di Indonesia khususnya Jakarta untuk berdiam di rumah, hingga kondisi tubuhnya aman dari bahaya corona.

"Untuk sekolah-sekolah terutama sekolah-sekolah asing, sekolah-sekolah kerja sama, kami juga mengimbau agar mereka yang datang dari luar negeri seyogyanya untuk tetap stay (berdiam) dulu di rumah 7-14 hari sampai betul-betul kondisinya dipastikan sehat," katanya.

Kepala Sekolah SMPN 156 Johar Baru Ujang Supriana mendampingi siswanya untuk mencuci tangan sebagai langkah menjaga kebersihan diri dari virus Corona, Rabu (4/3/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)
Kepala Sekolah SMPN 156 Johar Baru Ujang Supriana mendampingi siswanya untuk mencuci tangan sebagai langkah menjaga kebersihan diri dari virus Corona, Rabu (4/3/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)

Catur mengatakan, hingga saat ini, ada sebanyak 2.689 laporan berupa keluhan sakit dari masyarakat di Jakarta. Kata dia, umumnya mereka mengeluhkan sakit seperti batuk, demam, dan flu.

"Yang berikutnya saya sampaikan bahwa Posko Tanggap Covid-19 sampai hari ini telah melayani panggilan telepon sebanyak 2.689 telepon atau Whatsapp sehingga cukup tinggi intensitas kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman di posko," tutur dia.

Baca Juga:

Guru Sekolah Internasional ACG Jakarta Diduga Suspect Corona, Siswa Libur 14 Hari

Seperti diketahui, Sekolah Internasional ACG, Pasar Minggu, Jakarta Selatan terpaksa meliburkan aktivitas sekolah selama 14 hari sejak Selasa (3/3) kemarin. Keputusan tersebut dilakukan lantaran ada salah satu guru di sekolahan tersebut diduga terpapar virus corona.

Lanjut Shawn, bila sebelum 14 hari guru itu sudah dinyatakan negatif virus mematikan itu, keputusan libur ini bisa saja berubah.

"Dengan sangat menyesal kami mengumumkan bahwa Sekolah ACG Jakarta akan ditutup untuk siswa, karyawan, orangtua, dan pengunjung mulai 3 Maret dan dibuka kembali pada 16 Maret," kata Shawn di Jakarta (4/3). (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Tak Bisa Intervensi Sekolah Internasional ACG Diliburkan Terkait Virus Corona

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan