Siswa Berkebutuhan Khusus di DKI Tak Diwajibkan Ikut UNBK

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 25 Maret 2019
Siswa Berkebutuhan Khusus di DKI Tak Diwajibkan Ikut UNBK

Ilustrasi ujian nasional. Foto: net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono menegaskan, pihaknya tidak mewajibkan siswa yang berkebutuhan khusus untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019.

Adapun Sekolah ditingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia mulai Senin 25 hingga 28 Maret 2019 melaksanakan UNBK.

"Yang berkebutuhan khusus misalnya tidak wajib kalau mereka bisa UNBK silahkan, kalaupun tidak ya tidak wajib," ujar Ratiyono saat dihubungi wartawan Senin (25/3).

Ratiyono mengungkapkan, pihaknya mempersilahkan siswa berkebutuhan khusus untuk mengikuti UNBK secara manual dengan menggunakan pensil dan lembar jawaban bukan melalui komputer.

Ilustrasi UNBK

"Siswa berkebutuhan khusus masih menggunakan pensil dan kertas," jelas.

Saat ini, kata Ratiyono, sekolah di DKI mulai dari SMP, SMA dan SMK baik negeri maupun swasta telah menerapkan UNBK.

Adapun jumlah keseluruhan peserta UNBK siswa SMK di DKI pada tahun 2019 mencapai 69. 407 Siswa.

"Jadi untuk tahun ajaran 2018-2019 dinas pendidikan DKI Jakarta melaksanakan ujian nasional berbasis komputer sudah 100 persen untuk negeri dan swasta pada jenjang SMP, madrasah, Tsanawiyah, SMA, Madrasah Aliyah, SMK serta paket B, dan paket C, 100 persen mengikuti UNBK," tutupnya.

Perlu diketahui, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk siswa SMA akan dilaksanakan pada tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019 mendatang. (Asp)

#Ujian Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tok! Ujian TKA SMA Tahun Ini Dimajukan ke Oktober 2026, Daftar Mulai Agustus
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA tahun ajaran 2026/2027.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Tok! Ujian TKA SMA Tahun Ini Dimajukan ke Oktober 2026, Daftar Mulai Agustus
Indonesia
Bocor, Mendikdasmen Hilangkan Kata "Zonasi" dan "Ujian"
Istilah "zonasi" dan "ujian" dipastikan dihilangkan dan akan diganti dengan mekanisme lainnya pada pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 20 Januari 2025
Bocor, Mendikdasmen Hilangkan Kata
Indonesia
DPR Saran Sistem Zonasi PPDB Dihapus, Seleksi Balik Berdasarkan Nilai UN
Komisi X DPR RI meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengkaji sistem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menghapus jalur zonasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 November 2024
DPR Saran Sistem Zonasi PPDB Dihapus, Seleksi Balik Berdasarkan Nilai UN
Indonesia
DPR Harap Wacana Pemberlakuan Kembali UN Tak Cuma Sekadar Ikuti Tren
Wacana digulirkannya kembali UN muncul usai dipecahnya Kemendikbudristek menjadi tiga kementerian
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 Oktober 2024
DPR Harap Wacana Pemberlakuan Kembali UN Tak Cuma Sekadar Ikuti Tren
Bagikan