Sistem Drainase Jakarta Miliki Ambang Batas, La Nina Bikin Khawatir Anies

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2020
Sistem Drainase Jakarta Miliki Ambang Batas, La Nina Bikin Khawatir Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Fenomena La Nina yang menyerang Indonesia membuat kekhawatiran Pemprov DKI. Sebab fenomena ini mengakibatkan curah hujan meningkat singnifikan, tetapi daya tampung yang dimiliki DKI untuk menerima air terbatas.

"Perlu saya sampaikan di sini, sistem drainase kota Jakarta memiliki ambang batas," ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta, Rabu (4/11).

Baca Juga:

Jokowi Perintahkan Cegah Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang Oktober

Drainase yang ada di Jakarta rata-rata memiliki kapasitas maksimal untuk menampung 100 Millimeter (mm) hujan per hari.

"Rata-rata, ada yang 50, ada yang 70, ada yang 120, ada yang 150 mm, tergantung kawasannya. Tapi rata-rata sekitar 100," jelas dia.

Apabila turun hujan dengan curah di bawah 100 mm maka Jakarta aman, tidak ada banjir. Di sisi lain, apabila curah hujan berada di angka di atas 100 mm dipastikan ibu kota terkepung banjir.

Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, melintas di RT11 RW05 yang terendam banjir dengan ketinggian berkisar 50-70 sentimeter, Selasa (22/9). (ANTARA/Andi Firdaus)
Warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, melintas di RT11 RW05 yang terendam banjir dengan ketinggian berkisar 50-70 sentimeter, Selasa (22/9). (ANTARA/Andi Firdaus)

"Seperti pada awal tahun ini di Bulan Januari kita mengalami curah hujan sebesar 377 mm per hari. 3,7 kali lipat dari kapasitas yang dimiliki. Sehingga mau-tidak mau air akan tergenang, terjadilah banjir," jelas Anies.

Anies menegaskan, ada dua indikator keberhasilan penanganan banjir apabila memiliki curah hujan tinggi seperti awal 2020 dan melampaui kapasitas drainase yang ada.

"Satu tidak ada korban, semua warga selamat. Dua, genangan harus surut dalam 6 jam," jelas Anies.

Baca Juga:

Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat

"Seluruh unsur bersiaga di sini. Insya Allah Jakarta bisa terbebas dari banjir. Jika ada curah hujan yg amat lebat, kita bisa surut dalam waktu kurang dari 6 jam," lanjutnya. (Asp)

#Anies Baswedan #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Bagikan