SAAT banyak musisi membuat lagu dengan melibatkan sebuah tim berisikan penulis dan produser, Dayglow sepenuhnya mengkreasikan musik dari dirinya sendiri. Hasilnya ialah sebuah album nan menggambarkan sisi pendewasaan Dayglow. Sepuluh lagu dalam album People In Motion yang ditulis, dimainkan, dan diproduksi sendiri oleh musisi bernama asli Sloan Struble ini merupakan karya yang murni dari keinginannya menjauhi berbagai drama dan konflik, sekaligus momen ia membagikan sesuatu yang bisa dicintai.
“Aku membuat musik karena aku suka melakukannya,” ujar Struble dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com. Penyanyi, penulis lagu, dan produser pop-indie inovatif asal Amerika Serikat, ini mengompilasi lagu-lagu dalam berbagai warna musik di albumnya kali ini. Mulai dari lagu bernuansa funky yang pas untuk berdansa, Second Nature, ke lagu bernuansa dream-pop, Deep End, serta single pertama dari album ini, Then It All Goes Away, Dayglow membagikan musik yang membebaskan untuk para pendengarnya.
BACA JUGA:
Meski demikian, album People In Motion bukanlah sebuah album yang hanya menampilkan sisi penuh keriangan. Ada sisi-sisi terdalam Dayglow lainnya yang semakin terkuak yang merupakan hasil dari proses pendewasaannya.“Aku sangat suka proses merekam dan memproduseri musik,” jelasnya.
Hal tersebut menjadi salah satu makna terdalam di album People In Motion. Baginya, album ini tentang menemukan sesuatu yang kita cintai dan menyanyikan hal tersebut dengan lantang.
Struble mengaku tidak pernah benar-benar memikirkan siapa sebenarnya yang akan mendengarkan Dayglow ketika ia memulai proyek ini dari kamar tidur masa kecilnya empat tahun yang lalu. Ia tidak memikirkan tanggapan seperti apa yang akan ia dapatkan atau dampak musiknya terhadap kehidupan orang lain. Musik merupakan tempat pribadinya, tempat segala sesuatu dapat dirasionalisasikan.
BACA JUGA:
Ketika membagikan album pertamanya, Fuzzybrain, pada malam sebelum meninggalkan rumah untuk tahun pertama kuliahnya, ia seolah mengundang semua orang masuk ke dunia kecilnya. Ketika album tersebut dengan cepat mencapai telinga banyak pencinta musik di luar sana dalam beberapa bulan setelah dirilis pada 2018, menurut Dayglow, sungguh tidak masuk akal baginya saat ia melihat bagaimana suara dan lirik-liriknya dapat membawa kegembiraan bagi para pendengarnya.
Sejak saat itu, Struble telah mengelilingi dunia untuk tampil sebagai Dayglow. Ia telah tampil di Inggris dan Eropa, serta di festival-festival ternama dunia seperti Lollapalooza dan Bonnaroo. Ia juga telah tampil di The Tonight Show with Jimmy Fallon, The Late Show with Stephen Colbert, dan di acara ikonik Austin City Limits di PBS.
Di Indonesia, single pertama dari album People In Motion yaitu Then It All Goes Away dipilih sebagai theme song kompetisi antar-SMA se-Indonesia, Mangkal On Skul: Battle of Putih Abu-Abu, yang diselenggarakan salah satu stasiun radion anak muda Ibu Kota.(dwi)
BACA JUGA: