Singapura Gandeng Saudi Aramco Simpan Minyak Mentah di Jurong Mulai 2027

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Singapura Gandeng Saudi Aramco Simpan Minyak Mentah di Jurong Mulai 2027

Ilustrasi - Distribusi pipa minyak di Timur Tengah. ANTARA/Anadolu/py.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Singapura menjalin kerja sama dengan perusahaan minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, untuk menyimpan minyak mentah di fasilitas bawah tanah Jurong mulai paruh kedua 2027.

Langkah ini ditempuh untuk memperkuat ketahanan energi di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan global.

Rencana tersebut diumumkan Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri Singapura, Tan See Leng, dalam agenda Singapore Energy Lecture 2026 pada Senin (26/10).

Baca juga:

Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43

Tan mengatakan, skema penyimpanan bersama itu diharapkan memperkuat rantai pasok minyak mentah Arab Saudi di Asia Tenggara. Fasilitas tersebut juga dapat menjadi penyangga bagi Singapura apabila terjadi keadaan darurat yang mengganggu pasokan energi.

Pejabat kedua negara tengah berupaya menyelesaikan negosiasi dalam beberapa bulan mendatang sebelum rencana tersebut dijalankan.

Singapura Perkuat Cadangan Energi

Baca juga:

Houthi dan Arab Saudi Memanas, Bahlil Bakal Cari Pasokan Minyak ke Afrika

Kerja sama ini berlangsung ketika lanskap energi global menghadapi tekanan akibat gangguan di Selat Hormuz. Jalur pelayaran strategis tersebut menjadi salah satu titik penting distribusi minyak dunia, sehingga gangguan terhadap aktivitas pelayaran dapat berdampak pada pasokan dan harga energi.

Tan menilai krisis di Selat Hormuz kemungkinan bukan menjadi gangguan terakhir terhadap rantai pasok energi global. Karena itu, Singapura perlu menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi risiko serupa pada masa mendatang.

Baca juga:

Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak

Pemerintah Singapura telah menerapkan sejumlah strategi untuk mengurangi dampak gangguan pasokan terhadap perekonomian. Salah satunya adalah mewajibkan turbin pembangkit listrik berbahan bakar gas atau diesel menggunakan bahan bakar cadangan.

Singapura juga berencana meningkatkan kapasitas gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) hingga 50 persen melalui pengembangan terminal kedua yang ditargetkan beroperasi pada 2030.

#Singapura #Minyak Mentah #Saudi Aramco
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Singapura Gandeng Saudi Aramco Simpan Minyak Mentah di Jurong Mulai 2027
Singapura dan Saudi Aramco berencana menyimpan minyak mentah di fasilitas bawah tanah Jurong mulai paruh kedua 2027 untuk memperkuat ketahanan energi.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Singapura Gandeng Saudi Aramco Simpan Minyak Mentah di Jurong Mulai 2027
Indonesia
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Selain gas pipa, ia menyampaikan Indonesia juga memasok gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) ke Singapura sebanyak sekitar 146 kargo.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Pasokan Gas ke Singapura Dikurangi, Bahlil Sebut Masih Sesuai Kontrak
Dunia
Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Memang terasa ironis menyamakan kabut asap dengan rokok, tetapi mungkin kita harus memandang kabut asap sama berbahayanya dengan rokok.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Mahasiswa Singapura Bikin Situs Pembanding Kabut Asap dengan Jumlah Rokok yang Diisap, Bikin Publik Paham Keparahan Kualitas Udara
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Indonesia
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Singapura akan menggunakan UU Pencemaran Kabut Asap Lintas Batas.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Singapura Lakukan Penyelidikan dan Tindakan Hukum terhadap Penyebab Karhutla di Indonesia
Dunia
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Singapura mulai memberikan subsidi biaya perawatan medis akibat kabut asap.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
Kualitas Udara Memburuk akibat Kabut Asap: Singapura Subsidi Pengobatan, Malaysia Batasi Aktivitas Sekolah
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
ShowBiz
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Charlie Lim akan memperkenalkan album DAYDREAM lewat listening party eksklusif di Jakarta pada 29 Oktober. Simak konsep, kolaborator, dan makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Berita Foto
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Taklukan Singapura dengan Skor 2-0
Selebrasi pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny usai mencetak gol pinalti dalam pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 25 September 2026
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Taklukan Singapura dengan Skor 2-0
Olahraga
Marselino Ferdinan Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Bintang Singapura Ilhan Fandi Kecewa
Laga panas Timnas Indonesia vs Singapura di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 diwarnai rasa kecewa striker Ilhan Fandi akibat absennya Marselino Ferdinan. Cek fakta dan persiapan The Lions di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Marselino Ferdinan Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Bintang Singapura Ilhan Fandi Kecewa
Bagikan