Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menanggapi pernyataan calon gubernur nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyebut Jakarta menjadi pusat peredaran narkoba se-Indonesia, namun pelakunya bebas berkeliaran. Ahok memberikan jawaban sambil menyindir AHY.
"Saya perlu jelaskan Gubernur DKI kalau dikasih pangkat kira-kira Letjen, bintang tiga," kata Ahok pada debat final Pilkada DKI Jakarta, yang dihadiri wartawan merahputih.com Fadhli di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/2).
Sontak jawaban Ahok mendapat tepukan meriah dari para pendukungnya. Untuk diketahui, AHY meninggalkan kesatuan TNI AD untuk ikut dalam kontestasi Gubernur DKI Jakarta. Pangkat terakhirnya adalah Mayor.
"Letjen pun tak bisa menghukum pelanggar nakoba. Untuk itu, kami akan melakukan pendampingan," sambung Ahok.
Ahok menegaskan, komitmennya memberantas peredaran narkoba di Jakarta. Ahok berjanji akan menutup tempat hiburan yang menjadi pusat peredaran narkotika jika terbukti menjadi tempat peredaran narkoba. Selain itu, Ahok bertekad tidak akan memberikan izin kepada pengusaha pemilik tempat hiburan tersebut untuk membuka bisnis serupa di Jakarta.
"Kalau ditemukan, kami akan langsung menutupnya. Dan pengusahanya tidak diizinkan untuk membuka usaha sejenis," kata Ahok tegas.
Sedikit informasi, debat final Pilkada DKI Jakarta mengangkat tema kependudukan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Ibu Kota. Kemudian tema ini terbagi menjadi empat subtema yakni pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, anti-narkotika, dan kebijakan untuk penyandang disabilitas.