MerahPutih.com - Mitchell Lee Baker menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang paling disorot dalam laga melawan Kamboja.
Itu tidak lepas dari performa impresifnya di partai pertama Skuad Garuda di Grup A ASEAN Championship 2026 yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin, 27 Juli malam WIB.
Mitchell Baker dimainkan sejak awal atau sebagai starter. Perannya di lini depan Skuad Garuda cukup baik hingga menghasilakan gol.
Ia mencetak hat-trick di laga tersebut, yang menjadi debut berseragam Merah-Putih. Gol masing-masing dibuat pada menit 6, 15, dan 56.
Baca juga:
Dua gol lainnya dalam kemenangan 5-1 Timnas Indonesia atas Kamboja disumbangkan Sandy Walsh pada menit 24 serta Jens Raven pada menit 87. Adapun gol untuk Kamboja lahir dari bunuh diri Nadeo Argawinata pada menit 48.
Apresiasi untuk Mitchell Baker
Apresiasi dan Pujian pun langsung berdatangan kepadanya. Termasuk dari sang pelatih John Herdman.

Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Pemuda ini baru saja menjalani debut yang seperti impian. Sebuah performa tim yang luar biasa, sekaligus momen yang sangat spesial untuk seorang pemain yang sangat muda. Tiga gol di laga debut internasionalnya, sungguh momen yang sangat spesial,
kata John Herdman.
Ia juga langsung menjadi harapan. Kehadirannya di skuad Timnas Indonesia diharapkan menambah kedalaman lini serang.
"Mudah-mudahan kita punya penebalan striker kan. Memang salah satu kelemahan tim kita, kita tipis dari sisi striker. Selama ini kita bergantung kepada Ole,"
kata Erick Thohir, Ketua Umum PSSI kepada wartawan di Stadion Pakansari,
"Nah hari ini Mitchell saya rasa punya tinggi yang memang diperlukan, 197 sentimeter, dan mobility-nya juga baik tadi kalau kita lihat. Mudah-mudahan jadi penebalan di striker lah," sambung Erick.
Baca juga:
John Herdman Bicara soal Debut Mengesankan Mitchell Baker bersama Timnas Indonesia
Peran dan kualitas Mitchell Baker juga dihargai lewat status Player of The Match.
Profil Mitchell Baker
Mitchell Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006.

Selebrasi Mitchell Baker, yang cetak hat-trick dalam kemenangan 5-1 Timnas Indonesia atas Kamboja. (MP/Didik Setiawan)
Ia resmi mendapatkan kewarganegaraan Indonesia setelah disumpah di Kantor Ditjen AHU Kementerian Hukum, Jakarta, Senin (13/7), atau dua pekan lalu.
Mitchell Baker memiliki garis Indonesia dari sang ibu bernama Maureen Lee Baker. Kakek dan nenek Maureen Lee Baker berasal dari Yogyakarta dan Semarang.
Sang kakek Han Koen Li, lahir di Yogyakarta, sementara sang nenek Li Nio The Lie, lahir di Semarang
Perjalanan sepak bola Mitchell Baker dimulai saat dia bergabung dengan Hong Kong Football Club pada usia 10 tahun.
Baca juga:
Ungkapan Mitchell Baker Usai Cetak Hat-trick dalam Kemenangan 5-1 Timnas Indonesia atas Kamboja
Mitchell mengasah kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar di sana selama tiga tahun, sebelum melanjutkan pembinaan di Australia bersama Northcote City dan Melbourne Victory.
Setelah itu, Baker mengembangkan karier di Amerika Serikat bersama Black Rock FC di usia 15 tahun dan kemudian membela tim Georgetown University sambil menempuh pendidikan.
View this post on Instagram
Pada awal 2026, namanya dipilih Colorado Rapids melalui MLS SuperDraft dan saat ini menurut catatan Transfermarkt, Mitchell Baker bergabung dengan Vermont Green FC.
Data Profil Mitchell Lee Baker
Nama lengkap: Mitchell Lee Baker
Tanggal lahir: 11 Desember 2006
Tempat lahir: Melbourne, Australia
Usia: 19 tahun
Kewarganegaraan: Indonesia
Tinggi badan: 1,96 meter
Posisi: Penyerang tengah (centre-forward)

