Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Olimpiade Paris 2024

Sifan Hassan akan Ikut 3 Nomor Lari di Olimpiade Paris 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 01 Agustus 2024
Sifan Hassan akan Ikut 3 Nomor Lari di Olimpiade Paris 2024

Atlet Belanda Sifan Hassan akan ikut tiga nomor lari di Olimpiade Paris 2024. (Foto: Instagram/@sifanhassan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Atlet Belanda, Sifan Hassan, berencana untuk mencapai prestasi bersejarah di Olimpiade Paris 2024 dengan mengikuti tiga balapan jarak jauh.

Atlet 31 tahun ini akan memulai kampanye di Paris dengan lari 5.000 m putri pada 2 Agustus 2024, kemudian dilanjutkan dengan lari 10.000 m putri pada 9 Agustus 2024. Kurang dari 48 jam kemudian, Hassan akan mencoba maraton wanita pada 11 Agustus 2024.

Pelari Belanda kelahiran Ethiopia tersebut mencuri perhatian dunia dengan mencoba lari 1.500 m, 5.000 m, dan 10.000 m putri di Tokyo. Saar itu, ia meraih emas di nomor 5.000 m dan 10.000 m. Lalu, perunggu pada nomor 1.500 m.

Prestasi ini membuatnya menjadi satu-satunya atlet yang pernah meraih medali dalam ketiga nomor tersebut di Olimpiade yang sama, lapor Olympics, Rabu (31/7).

Baca juga:

Atlet Korea Utara-Korea Selatan Selfie di Podium Olimpiade Paris 2024

Sifan Hassan jadi satu-satunya atlet yang meraih medali di tiga nomor lari
Sifan Hassan jadi satu-satunya atlet yang meraih medali di tiga nomor lari. Foto: Olympics/Getty Images

Awalnya, Hassan terdaftar untuk berkompetisi di tiga nomor yang sama di Paris 2024 serta maraton. Namun, ia memutuskan untuk menghapus lari 1.500 m putri dari programnya.

Pada 2023, Hassan memenangkan debut maraton London dan maraton Chicago dengan waktu tercepat kedua yang pernah ada untuk maraton wanita.

Sejak 2020, ia telah memegang rekor dunia untuk lari satu jam dan pernah memegang rekor dunia untuk lari satu mil di lintasan hingga Faith Kipyegon dari Kenya, yang melampauinya pada Juli 2023.

Kipyegon, yang mempertahankan medali emasnya di nomor lari 1.500 m di Tokyo, akan berupaya meraih emas ketiganya di nomor ini di Paris setelah mundurnya Hassan.

Baca juga:

Atlet Rugby Sevens Britania Raya Diduga Kirim Pesan Rasis di WhatsApp

Paris akan menandai debut maraton Hassan di Olimpiade. Ia akan menghadapi pesaing berat, seperti Tigst Assefa dari Ethiopia, yang memecahkan rekor dunia di maraton Berlin 2023, dan Peres Jepchirchir dari Kenya, yang akan mempertahankan emasnya dari Tokyo.

Melihat tantangan berat dan agenda padat, Hassan tetap optimistis menghadapi tantangan di Paris. Hassan mengatakan: "Kadang-kadang itu bagus ketika saya gugup... Saya melakukannya dengan lebih baik. Mungkin hasilnya akan indah." (waf)

#Olimpiade Paris 2024 #Lari #Olahraga #Atlet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Olahraga
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
NOC Indonesia meninjau kesiapan Asian Games 2026 di Jepang. Atlet Indonesia dipastikan bakal mendapat dukungan maksimal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Bagikan