Sidang Tahun MPR Bakal Diisi Ucapan Selamat ke Prabowo-Gibran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juli 2024
Sidang Tahun MPR Bakal Diisi Ucapan Selamat ke Prabowo-Gibran

Gedung MPR-DPR. (Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Format Sidang Tahunan MPR Tahun 2024 diselenggarakan bersamaan dengan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2024 pada tanggal 16 Agustus sebagaimana dilakukan pada tahun sebelumnya.

Melalui Sidang Tahunan MPR ini rakyat bisa mendengar dan mengetahui apa saja yang sudah dijalankan berbagai lembaga negara dan juga lembaga kepresidenan selama setahun terakhir demi mewujudkan transparansi dan akuntabilitas sekaligus mendewasakan demokrasi.

"Sekaligus bisa dijadikan ajang bagi lembaga negara dan kepresidenan untuk unjuk prestasi kepada rakyat," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (29/7).



Pada sidang itu, bakal disampaikan pidato yang membahas berbagai hal, yaitu mengenai pentingnya memaknai HUT ke-79 Republik Indonesia secara filosofis, yuridis, dan penekanan pada fungsi Empat Pilar, serta apresiasi terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres KH Ma’ruf Amin periode 2019-2024.

Baca juga:

Gedung Kura-kura Bersolek Jelang Sidang Tahunan MPR

Selain itu, pidato itu juga bakal berisi ucapan selamat kepada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih hasil Pemilu tahun 2024, sekaligus harapan terhadap pemerintahan yang akan datang dan program unggulan pemerintahan periode 2024-2029.

Bamsoet menegaskan, pidatonya juga akan menyoroti peran Indonesia dalam menjaga stabilitas nasional melalui gagasan Pokok-Pokok Haluan Negara, serta perwujudan pelaksanaan wewenang dan tugas MPR melalui kegiatan Silaturahmi Kebangsaan kepada para tokoh bangsa.

"Sekaligus pandangan terhadap berbagai isu aktual regional dan global," katanya.

Ia berharap format Sidang Tahunan MPR 2024 yang digelar bersamaan dengan lembaga lainnya itu menjadi yang terakhir kali diterapkan. Di periode mendatang, sidang tahunan itu perlu digelar terpisah sebagaimana format sebelum pandemi COVID-19.

Baca juga:

Pemprov DKI Ingatkan Masyarakat Bahaya Korupsi dan Bullying

"Sesuai ketentuan Tata Tertib, kedepannya Sidang Tahunan MPR bisa fokus mendengarkan laporan tahunan kinerja lembaga Kepresidenan, MPR, DPR, DPD, BPK, MA, MK, dan KY, sebagaimana pernah dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2004," kata Bambang. (*)

#MPR RI #Sidang Tahunan MPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Perkuat Kolaborasi Nasional Dukung Transformasi Sistem Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghadiri pembukaan forum nasional di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 30 Oktober 2026
Perkuat Kolaborasi Nasional Dukung Transformasi Sistem Kesehatan
Indonesia
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Antrean panjang kendaraan yang ia saksikan secara langsung menunjukkan masyarakat tengah menghadapi kesulitan mendapatkan BBM.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
MPR Desak Pemerintah dan Pertamina Percepat Penanganan Antrean BBM di Bali
Indonesia
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Ia mengaku melihat kondisi itu setelah menghadiri kegiatan Bali Climate Week.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Saksikan Langsung Antrean di SPBU, Wakil Ketua MPR Suarakan Keprihatinan Kelangkaan Bensin di Bali
Indonesia
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Tantangan serius terlebih karhutla berlangsung di tengah musim kemarau panjang yang membuat sumber air semakin sulit ditemukan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Karhutla Mulai Masuk Kawasan Konservasi, Jadi Tantangan Serius
Berita
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Demo Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, digelar di sekitar DPR/MPR. Simak lokasi demo dan ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan.
ImanK - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Indonesia
Komeng Puji Pidato Prabowo, Soroti Ketahanan Pangan dan Program MBG
Dia menilai ketersediaan stok pangan dalam negeri menjadi hal penting bagi Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Komeng Puji Pidato Prabowo, Soroti Ketahanan Pangan dan Program MBG
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Anak SD sudah Belajar Bahasa Rusia, Prancis, dan Mandarin, Biar Gampang Dapat Kerja
Prabowo beralasan bahasa asing harus diajarkan sejak dini karena anak-anak lebih mudah menyerap pelajaran.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Presiden Prabowo Minta Anak SD sudah Belajar Bahasa Rusia, Prancis, dan Mandarin, Biar Gampang Dapat Kerja
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Sepanjang semester I 2026, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh 5,45 persen (yoy)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dalam 13 Tahun, Mengapa Prabowo Patok Target Luar Biasa di 2027?
Indonesia
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Prabowo mengungkap Indonesia masih kekurangan 84.781 dokter umum dan 55.712 dokter spesialis. Kebutuhan tenaga medis tersebar di ratusan kabupaten/kota.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Bongkar Masalah Dokter di Indonesia: Puluhan Ribu Tenaga Medis Masih Dibutuhkan
Indonesia
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah BUMN dipangkas menjadi maksimal 300 perusahaan hingga 31 Desember 2026. Efisiensi disebut mencapai Rp 50 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi Maksimal 300 Perusahaan pada Akhir 2026
Bagikan