Siapa 'Pihak Asing' Dibalik Laporan Pencucian Uang 177 Triliun oleh SBY di Bail-out Century?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 15 September 2018
Siapa 'Pihak Asing' Dibalik Laporan Pencucian Uang 177 Triliun oleh SBY di Bail-out Century?

Presiden Jokowi dan SBY di Istana (Biro Pers Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Partai Demokrat menduga ada keterlibatan pihak asing yang menunggangi laporan Asia Sentinel terkait dugaan pencucian uang oleh pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebesar 177 triliun dalam kasus bail-out Bank Century.

"Ingat pemilu Amerika dimana Trumph dituduh melihatkan pihak asing, maka inipun kami duga ada upaya dari kelompok tertentu untuk merusak SBY demi turunnya elektabilitas Prabowo," kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada MerahPutih.com, Sabtu (15/9).

Laporan Asia Sentinel yang ditulis sang pendiri yaitu John Berthelsen berjudul “Indonesia’s Vast Criminal Conspiracy" terbit 11 September 2018 dan mengulas hasil investigasi kasus bail-out Bank Century dengan tebal laporan 488 halaman.

Dalam laporannya, John mennulis pemerintah SBY melakukan konspirasi kriminal terbesar dengan mencuri dana USD 12 miliar dari pembayar pajak dan mencucinya melalui bank-bank internasional. Kasus itu disebut melibatkan 30 pejabat dan sejumlah lembaga keuangan internasional.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Partai Demokrat/Facebook

Ferdinand menduga, laporan itu sengaja ditujukan hanya untuk membuat situasi kacau jelang tahun Pilpres lalu publik termakan oleh isu yang dilaporkannya. "tujuannya bukan pemberitaan tapi propaganda opini," ucap Ferdinand.

"Terlebih sekarang berita itu di hapus setelah kami bereaksi," tuturnya.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan bahwa laporan itu berdasarkan opini pribadi dan mengambil berita dari materi gugatan yang sama sekali tidak menyebut SBY ataupun Partai Demokrat.

Hinca mengatakan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kasus Century telah menunjukan tidak ada aliran dana ke Partai Demokrat ataupun SBY. Begitu pula hasil Panitia Khusus Hak Angket Bank Century di DPR serta proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dalam seluruh dokumen yang dihasilkan lembaga tersebut tidak ditemukan satupun fakta soal aliran dana ke Demokrat serta SBY mencuci uang sebesar USD 12 miliar,” kata Hinca dalam keterangan tertulis, jumat (15/9). (asp)

#SBY #Kasus Bank Century
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Rilis Novel Perdana 'Diana Memang Manja'
Proses penulisan novel ini berlangsung di tengah berbagai kesibukan dan perjalanan SBY ke sejumlah negara.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Dari Istana ke Dunia Sastra, SBY Rilis Novel Perdana 'Diana Memang Manja'
Indonesia
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
SBY mengatakan hingga akhir Agustus 2026 dirinya masih berada di Rochester untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Mayo Clinic sebagai tindak lanjut setelah menjalani operasi prostat pada 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
Indonesia
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
SBY mengingatkan kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan tersebar merata kepada seluruh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
Indonesia
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
SBY tetap melukis Bengawan Solo meski hujan deras di Solo. Ia menyebut hujan sebagai berkah saat melukis bersama mahasiswa ISI Surakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
Indonesia
Halalbihalal Para Mantan di Istana, Pertemuan Tertutup Prabowo dengan SBY dan Jokowi
Pertemuan Prabowo dengan SBY dan Jokowi saat acara halalbihalal Idul Fitri di Istana berlangsung tertutup.
Wisnu Cipto - Sabtu, 21 Maret 2026
Halalbihalal Para Mantan di Istana, Pertemuan Tertutup Prabowo dengan SBY dan Jokowi
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Terima Jokowi dan SBY di Istana Hari Ini, Megawati Sudah Duluan
Mensesneg Prasetyo belum dapat memastikan kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam agenda hari ini.
Wisnu Cipto - Sabtu, 21 Maret 2026
Prabowo Dijadwalkan Terima Jokowi dan SBY di Istana Hari Ini, Megawati Sudah Duluan
Berita Foto
Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Pemakaman Wapres ke-6 Try Sutrisno di TMP Kalibata Jakarta
Prosesi pemakaman Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 Maret 2026
Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Pemakaman Wapres ke-6 Try Sutrisno di TMP Kalibata Jakarta
Indonesia
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia mesti memiliki posisi moral dan politik yang kuat sebagai negara nonblok dan pengusung perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Bagikan