Shelter Penuh, Pemkot Yogyakarta Ubah Balai Diklat Jadi Ruang Isolasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 Juni 2021
Shelter Penuh, Pemkot Yogyakarta Ubah Balai Diklat Jadi Ruang Isolasi

Layanan RS COVID-19. (Foto: RSHS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta mengubah Balai Diklat pemerintah sebagai tempat isolasi bagi pasien COVID-19. Ruang isolasi darurat ini akan dikhususkan untuk pasien dengan gejala ringan.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, pihaknya sudah mendapat persetujuan untuk memakai Balai Diklat salah satu kementerian.

Baca Juga:

Pemprov DKI Siapkan Vaksinasi COVID-19 Bagi WNA, Ini Kriterianya

"Tempat isolasi tambahan disiapkan untuk mendukung fasilitas karantina utama yang disediakan di Rumah Susun Sewa Tegalrejo, selter yang bisa menampung 84 pasien dan saat ini sudah digunakan oleh 60 pasien," kata Heroe di Yogyakarta, Senin (28/06).

Selain itu, sejumlah Balai Rukun Warga (RW) dan Rukun Kampung (RK) juga sudah siap dimanfaatkan sebagai selter bagi warga setempat yang tempat karantina.

"Kami juga sudah meminta camat untuk kembali memanfaatkan rumah dinas apabila tidak ditempati," katanya.

Ia mengatakan, penderita COVID-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan sebaiknya dirujuk ke selter isolasi apabila tidak memungkinkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah.

Selain mempersiapkan tambahan fasilitas pelayanan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta juga mempersiapkan penambahan tenaga medis dan peralatan pendukung penanganan pasien.

"Kami sudah meminta izin untuk bisa mengajak tenaga kesehatan yang sedang menjalani pendidikan dan latihan untuk menambah kekuatan tenaga medis yang melayani pasien," kata Heroe.

Satuan Tugas berkoordinasi dengan sejumlah kampus kedokteran dan keperawatan untuk menambah tenaga pendukung penanganan pasien COVID-19.

Tempat tidur untuk perawatan pasien di sejumlah rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Kota Yogyakarta mulai penuh. Keterisian tempat tidur pasien di ruangan unit perawatan intensif (ICU) sudah mencapai 97 persen, ruangan non-ICU sekitar 92 persen, dan ruangan Instalasi Gawat Darurat sekitar 87 persen.

Tim BPBD DIY mendirikan tenda sebagai ruang isolasi darurat di RSUP SARDJITO. (Foto: TRC BPBD DIY)
Tim BPBD DIY mendirikan tenda sebagai ruang isolasi darurat di RSUP SARDJITO. (Foto: TRC BPBD DIY)

"Tujuh rumah sakit rujukan COVID-19 di Yogyakarta juga sudah diminta untuk menambah kapasitas kamar. Harapannya bisa dipenuhi," kata Heroe.

Pada Senin (28/7), ada tambahan 112 kasus COVID-19, 49 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh atau selesai isolasi, dan satu pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Kota Yogyakarta.

Jumlah total kasus aktif COVID-19 di Yogyakarta tercatat 1.830 kasus dengan jumlah pasien yang masih menjalani isolasi 1.826 orang dan pasien yang masih menjalani rawat inap di rumah sakit empat orang. (Teresa Ika/ Yogyakarta)

Baca Juga:

Wagub DKI: Vaksinasi di Jakarta Tembus 6 Juta Dosis

#COVID-19 #Kasus Covid #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan