Shaggydog Ajak Ndarboy Genk Sajikan ‘Di Sayidan’ Versi Keroncong

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 31 Maret 2021
Shaggydog Ajak Ndarboy Genk Sajikan ‘Di Sayidan’ Versi Keroncong

Shaggydog rombak 'Di Sayidan' jadi versi keroncong. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA 21 Februari 2021 Shaggydog merombak ulang lagu hit Di Sayidan dengan aransemen yang lebih modern. Beragam komentar muncul, baik dari pendengar lama maupun baru tentang perubahan komposisi musik yang sangat dipengaruhi kemajuan musikalitas band ini.

Ternyata, interpretasi lagu hit ini tidak berhenti di situ saja. Sebelumnya, beberapa lagu Shaggydog sempat dibuatkan versi remix oleh musisi lain, misalnya Libertaria yang me-remix Ambilkan Gelas ala dangdut elektonik atau lagu Rock Da Mic yang sekalian dibuat EP Rock Da Remix dengan beberapa produser musik dan DJ di antaranya sir Ari Wvlv, Alex D.P.M.B dan KMKZ (duo-nya Gerald sebelum Weird Genius).

Baca juga:

Satu Tahun Pandemi, Ketika Pelaku Industri Musik Indonesia Harus Bertahan

Setelah perdebatan internal yang cukup sengit antar personel, Shaggydog sepakat untuk membuat versi lain Di Sayidan beraliran keroncong. Terpilihnya jenis musik ini tentu bukan tanpa sebab, karena salah satu personel, Lilik Sugiyarto (keyboard), juga aktif di Orkes Keroncong (OK) Puspa Jelita.

“Dulu grup ini didirikan oleh bapak saya, tahunnya lupa karena sudah ada sebelum saya lahir. Setelah bapak meninggal terus saya lanjutkan untuk mimpin,” ucap Lilik dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih pada Selasa (30/3).

Artwork single 'Di Sayidan' versi keroncong. (Foto: istimewa)
Artwork single 'Di Sayidan' versi keroncong. (Foto: istimewa)

Pada versi aransemen ulang ini, Lilik Sugiyarto menggabungkan beberapa variasi modern dari keroncong, mulai dari gaya Solo sampai Jakarta. Dengan tambahan variasi Cello yang meniru gaya kendang, irama gitar yang tenang, juga flute yang saling mengisi dengan biola, serta kombinasi cak dan cuk yang beriringan, membuat versi terbaru Di Sayidan sangat kental dengan unsur budaya Indonesia.

“Hampir semua gaya keroncong terwakilkan di lagu ini, bahkan ada unsur etnis Langgam Jawa,” tambah Lilik.

Tidak hanya terjadi perubahan pada aransemen musik saja, Shaggydog juga menggandeng penyanyi asal Bantul, Ndarboy Genk, untuk memperkuat langgam Jawa di versi keroncong ini.

Lagu Di Sayidan versi keroncong ini akan tersedia melalui digital stores mulai 9 April 2021. Pada lagu versi regular dan keroncong ini, nantinya juga akan dirilis secara fisik dalam bentuk kaset double single. (far)

Baca juga:

Aska Rocket Rokers Berkisah Tentang Kenangan di Saparua

#Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Dunia
Peminat Konser BTS Membeludak, Presiden Meksiko Surati Presiden Korea Selatan Minta Jadwal Tambah Konser
Ada 1 juta anak muda ingin membeli tiket, tetapi tiket yang tersedia hanya 150.000.
Dwi Astarini - 1 jam, 25 menit lalu
Peminat Konser BTS Membeludak, Presiden Meksiko Surati Presiden Korea Selatan Minta Jadwal Tambah Konser
ShowBiz
Tiket Tur Dunia ARIRANG BTS Terjual Cepat, sudah Sold Out untuk Pertunjukan Amerika Utara dan Eropa
BigHit Music mengatakan tiket untuk 41 konser di kedua wilayah tersebut ludes dalam waktu singkat setelah mulai dijual pada Sabtu (24/1).
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Tiket Tur Dunia ARIRANG BTS Terjual Cepat, sudah Sold Out untuk Pertunjukan Amerika Utara dan Eropa
ShowBiz
Krisna Trias dan Satine Zaneta Rayakan Perbedaan lewat Single 'Harmoni'
Krisna Trias berkolaborasi dengan Satine Zaneta dalam single “Harmoni”, balada bernuansa 70-an yang merayakan perbedaan, toleransi, dan penerimaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Krisna Trias dan Satine Zaneta Rayakan Perbedaan lewat Single 'Harmoni'
ShowBiz
Harry Styles Comeback dengan Single 'Aperture', Kisah Membuka Hati untuk Cinta Baru
Harry Styles resmi comeback dengan merilis single terbaru berjudul 'Aperture'. Mengisahkan keberanian membuka hati pada cinta baru meski dibayangi keraguan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Harry Styles Comeback dengan Single 'Aperture', Kisah Membuka Hati untuk Cinta Baru
ShowBiz
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
Liriknya menyentuh dan merefleksikan realitas yang akrab bagi banyak keluarga.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
Melalui lirik yang sederhana tapi penuh makna, lagu ini menegaskan keyakinan Tuhan senantiasa memiliki jalan untuk memulihkan kehidupan umat-Nya yang percaya.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
ShowBiz
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
Vokalis Element Band, Lucky Widja, meninggal dunia. Berikut perjalanan karier dan karya-karya ikonisnya bersama Element.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
ShowBiz
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
SonicFlo, band anyar beranggotakan Coki Bollemeyer, Boyi Tondo, dan Daffa Bagaskara, resmi debut lewat single 'Rayu Membiru'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
ShowBiz
Virgoun Rilis 'Tak Setara', Lagu tentang Hubungan yang Kehilangan Keseimbangan
Virgoun menandai comeback ke industri musik lewat single pop balada 'Tak Setara' yang mengisahkan hubungan tak berimbang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Virgoun Rilis 'Tak Setara', Lagu tentang Hubungan yang Kehilangan Keseimbangan
Bagikan