Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Aska Rocket Rokers Berkisah Tentang Kenangan di Saparua

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 31 Maret 2021
Aska Rocket Rokers Berkisah Tentang Kenangan di Saparua

Aska Rocket Rokers menceritakan tentang (foto: instagram @askarokers)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu tempat ikonik di Bandung, Saparua, merupakan saksi sejarah pergerakan musik rock dan metal. Tempat ikonik tersebut sudah tak asing lagi bagi Aska, personel band Rocket Rokers.

Vokalis sekaligus Gitaris Rocket Rokers tersebut sudah mengenal Saparua sejak lama, tak terkecuali tentang grup Bimbo yang pertama kali tampil di Saparua.

Baca Juga:

Jelajahi Spektrum Indie, San Holo Rilis Lagu 'It Hurts!'

"Kebetulan ibu saya itu, pertama kali, salah satu formasi awal Bimbo sebelum Iin Parlina, yang bantuin suara ceweknya ibu saya," kata Aska dalam konferensi pers, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Aska sangat bangga ketika bisa tampil menghibur banyak pencinta musik di Saparua (foto: instagram/@askarokers)

Aska berkisah, pada tahun 90-an, dia mulai memperhatikan adanya banyak orang yang datang ke Saparua, sebagai ganti mendatangi tempat hiburan lain seperti Bioskop.

Kemudian, Aska mulai datang menjadi penonton di pertengahan tahun 90-an. Tujuan Aska ke sana yakni untuk menikmati musik di akhir pekan, hingga akhirnya dia menjadi penampil di akhir tahun 90-an.

Aska mengaku sangat bangga, ketika bisa merasakan bagaimana jadi penonton yang sangat dekat dengan idolanya di panggung, hingga akhirnya dia bisa tampil menghibur banyak pencinta musik di Saparua.

Baca Juga:

Difki Khalif Kisahkan Pengalaman Cintanya di Lagu 'Ilusi Setelah Kau Pergi'

Bicara soal Saparua, baru-baru ini dikabarkan kisah tentang Saparua dan pergerakan musik rock serta metal sejak tahun 70-an hingga akhir 90-an, akan disajikan dalam film dokumenter berjudul Gelora Magnumentary: Saparua.

Saparua dan pergerakan musik rock serta metal sejak tahun 70-an hingga akhir 90-an, akan disajikan dalam film dokumenter berjudul 'Gelora Magnumentary: Saparua' (foto: instagram/@askarokers)

Film tersebut disutradarai oleh Gitaris Teenage Death Star, Alvin Yunata. Rencananya film tersebut akan tayang pada Juni 2021.

Nantinya, film dokumenter tersebut, akan menghadirkan sejumlah pelaku sejarah pergerakan musik Bandung. Seperti Sam Bimbo, Vokalis Seringai Arian13, manager Burgerkill dadan Ketu, Gitaris Burgerkill Eben, Vokalis Pure Saturday Suar, dan dosen, penulis, sekaligus pengamat budaya pop, Indhar Resmadi sebagai narasumber.

Sementara itu, Film tersebut dihadirkan untuk mengapresiasi sejarah rock-metal di Indonesia. Program tersebut didasarkan pada proyek Membakar Batas, yang diprakarsai oleh Cerahati sejak tahun 2011.

Adapun tujuan dari proyek itu adalah untuk menangkap semua tonggak besar dalam sejarah rock dan metal scene. (ryn)

Baca Juga:

Trie Utami dan Tompi Hadirkan Lagu Kolaborasi 'Kamu'

#Rocket Rokers #Band Indonesia #Musik Rock #Musik Metal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
KRTM menghadirkan 'Pada Akhirnya' sebagai karya yang mengajak pendengar merenungkan makna di balik ambisi dan pencapaian.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
ShowBiz
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Terinspirasi oleh sosok Neneng Rosdiyana, figur yang dianggap merepresentasikan cara hidup yang sederhana dan berada di luar arus utama kapitalisme.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
ShowBiz
WRONGLIFE Debut Lewat EP 'False Majority', Suarakan Kritik Sosial dan Isu Lingkungan
Lewat 'False Majority', mereka menyoroti bagaimana kebijakan yang lahir dari segelintir pihak kerap membawa dampak luas bagi kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
WRONGLIFE Debut Lewat EP 'False Majority', Suarakan Kritik Sosial dan Isu Lingkungan
ShowBiz
Limp Bizkit Gelar Konser Perdana di Malaysia, Jadi Satu-Satunya Show di Asia pada 2026
Konser di Kuala Lumpur diperkirakan akan menarik ribuan penggemar dari berbagai negara di kawasan, termasuk Indonesia, Singapura, Thailand, hingga Filipina.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Limp Bizkit Gelar Konser Perdana di Malaysia, Jadi Satu-Satunya Show di Asia pada 2026
ShowBiz
Aksi Eleventwlfth Panaskan Localfest Hari Kedua, Killing Me Inside RE:UNION Bikin Nostalgia!
Hari kedua Localfest 2026 dibuka Eleventwlfth di Panggung Abang. Killing Me Inside RE:UNION hadirkan nostalgia ribuan penonton di GBK.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
Aksi Eleventwlfth Panaskan Localfest Hari Kedua, Killing Me Inside RE:UNION Bikin Nostalgia!
ShowBiz
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
Rocket Rockers memperkenalkan 'Yang', lagu terbaru bernuansa reflektif dan religius yang mengajak pendengar tetap tegar menghadapi masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Versi Baru 'Ampar Ampar Pisang' dengan Nuansa Punk Rock yang Reflektif
Selama ini, Ampar Ampar Pisang identik sebagai lagu rakyat bernuansa ringan dan ceria yang dekat dengan dunia anak-anak.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Versi Baru 'Ampar Ampar Pisang' dengan Nuansa Punk Rock yang Reflektif
ShowBiz
Anthrax Umumkan Album Baru ‘Cursum Perficio’, Hadirkan Single Brutal 'It’s For The Kids'
Anthrax resmi mengumumkan album studio ke-12 bertajuk Cursum Perficio dan merilis single baru 'It’s For The Kids' dengan nuansa thrash metal agresif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Anthrax Umumkan Album Baru ‘Cursum Perficio’, Hadirkan Single Brutal 'It’s For The Kids'
Fun
Rocker Andresa Main Gitar, Drum, dan Vokal Sekaligus di Mini Album Nothing But R’N’R 
Andresa hadir dengan proyek One Man Band, memainkan gitar, drum, dan vokal sekaligus.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
Rocker Andresa Main Gitar, Drum, dan Vokal Sekaligus di Mini Album Nothing But R’N’R 
ShowBiz
Album 'Jahanam' Jadi Penanda Era Baru bagi Black Horses
Lewat Jahanam, Black Horses mencoba mengeksplorasi pendekatan musikal yang lebih luas
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Album 'Jahanam' Jadi Penanda Era Baru bagi Black Horses
Bagikan