Merasa Lelah di Siang Hari, Gejala Insomnia yang tak Disadari

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 30 November 2018
Merasa Lelah di Siang Hari, Gejala Insomnia yang tak Disadari

Insomnia bisa memunculkan berbagai gejala. (foto: pixabay/engin_akyurt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU mungkin mengenal insomnia sebagai kondisi sulit tidur. Ya, insomnia memang merupakan gangguan yang bikin seseorang sulit tidur. Banyak orang yang memiliki kondisi ini, namun tidak menyadarinya. Padahal, insomnia bisa menjadi gejala dari suatu penyakit yang akan menurunkan kualitas hidup seseorang jika tidak segera diatasi.

Masalah susah tidur dikatakan sebagai insomnia apabila terjadi paling tidak tiga hari dalam seminggu, baik selang-seling atau berturut-turut. Sulit tidur akibat insomnia juga ditandai dengan sulit untuk memulai tidur hingga menghabiskan waktu berjam-jam, beberapa kali terbangun di malam hari, atau bangun lebih awal dan tidak dapat melanjutkan tidur kembali.

Namun, mengutip laman University of Sydney, Dr Chris Gordon, seorang peneliti dari Jurusan Keperawatan di University of Sydney menjelaskan bahwa insomnia tidak hanya memunculkan satu gejala. Selain susah tidur, insomnia sering juga diikuti gejala lainnya. Berikut gejala yang mengikuti insomnia.

1. Merasa lelah di siang hari

sleepy man
Ngantuk di siang hari bisa amat berbahaya. (foto: sleepsavvy)

Tidak cukup istirahat di malam hari akibat insomnia bisa menyebabkan tubuh kamu sangat lelah untuk beraktivitas di siang hari. Selain itu, kamu jadi sulit berpikir jenih, mengambil keputusan dengan baik, dan mudah sekali marah atau kesal.

Gejala tersebut dapat menyebabkan kamu kurang produktif dan hasil kerja tidak maksimal serta risiko kecelakaan jadi lebih tinggi.

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan