Anggapan Salah, Makanan dan Minuman Ini Ternyata Tidak Sehat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 02 Oktober 2017
Anggapan Salah, Makanan dan Minuman Ini Ternyata Tidak Sehat

Makanan yang selama ini dikira sehat ternyata tidak (grocery4less)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI tubuh yang sehat menjadi impian semua orang. Olahraga secara teratur pun dilakukan. Selain itu, alternatif lainnya yang dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat.

Namun, bagi kita orang awam sebenarnya sulit untuk mendapatkan info yang benar terkait masalah kesehatan. Mengutip The List, alih-alih membuat sehat, makanan-makanan dan minuman ini justru tidak menyehatkan.

1. Soda diet

(fitday)

Bagi orang yang sedang diet, meminum soda diet menjadi asumsi sebagai solusi. Sayangnya hal ini justru sebaliknya. menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Yale Journal of Biology and Medicine (YJBM), pemanis buatan dalam soda diet bisa menjadi masalah.

Secara intuitif, orang memilih pemanis buatan non-kalori pada soda diet dibandingkan pemanis murni. Faktanya, menurut analisis meta penelitian yang dipublikasikan di Canadian Medical Association Journal, konsumsi pemanis buatan dikaitkan dengan peningkatan indikator kesehatan seperti lingkar pinggang, obesitas, hipertensi, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular.

2. Minuman energi (minuman olahraga)

(metro)

Bagi Anda yang sering berolahraga pasti tidak asing dengan minuman energi atau juga bisa disebut minuman olahraga. Daripada meminum air putih, orang cenderung lebih memilih minuman ini agar lebih bisa mengatasi dehidrasi. Nyatanya, ini juga menjadi asumsi yang salah.

Minuman ini sering diperkaya dengan tambahan nutrisi sebagai pemberian manfaat kesehatan. Namun, kandungan gula dan potensi efek samping dari beberapa zat aditif lebih besar daripada manfaat potensial yang diberikan bahan tersebut, terutama di kalangan kaum muda. Sebaiknya tetap konsumsi air mineral saat berolahraga.

3. Soy protein (kedelai)

(livestrong)

Beberapa tahun belakangan kedelai menjadi topik yang hangat diperbincangakn. Ada yang beranggapan kedelai itu sehat ada pula yang tidak. Sebenarnya ini semua tergantung dengan jenis kedelai yang dikonsumsi. Di antara jenis kedelai yaitu, kedelai fermentasi, kedelai utuh, isolat dan lainnya.

Kedelai utuh (seperti tahu) dan kedelai yang difermentasi (miso), umumnya diyakini sehat. Sementara isolat protein kedelai tidak menyehatkan. Ahli gizi klinis Sara Vance mengatakan kepada Refinery29 bahwa satu kelemahan dari konsumsi kedelai yang berat adalah kekurangan mineral yang mungkin terjadi.

4. Bar nutrisi

(fitday)

Anda yang sedang rajin ke gym akan sering mengonsumsi makanan in lantaran mengandung kalori rendah. Selain itu, dengan bentuknya yang kecil, bar nutrisi katanya mengandung banyak multivitamin. Ahli diet Dawn Jackson yang juga juru bicara American Dietetic Association mengatakan pada WebMD bahwa beberapa bar memiliki gula dan lemak jenuh sebanyak permen.

Selain itu, penting juga Anda mengetahui akan sangat tidak bagus jika mengonsumsi bar nutrisi sebagai pengganti jenis makanan lain. Seperti Anda hanya mengonsumsi makanan ini di waktu kapanpun. Pada kenyataannya tidak ada pada satu makanan yang bisa memberi Anda beragam vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda. Artinya Anda tetap harus mengonsumsi beragam jenis makanan.

Sahabat MerahPutih. itulah beberapa informasi tentang makanan yang dikira menyehatkan namun kenyataannya tidak yang dibuat MerahPutih.com. Semoga aktikel ini bermanfaat. (*)

Baca juga artikel kesehatan lainnya Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Di Musim Hujan Dengan Makanan Ini

#Tips & Trik #Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan