Serang Orang Dewasa, Jumlah Probable Hepatitis Akut di Jakarta Jadi 21 Kasus
Ruang isolasi khusus yang disiapkan RSI Banjarnegara untuk penanganan kasus hepatitis akut. ANTARA/HO-RSI Banjarnegara
MerahPutih.com - Penyakit hepatitis akut yang ada di Jakarta ternyata tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa. Jumlah kasus probable hepatitis akut di ibu kota hingga Rabu (12/5), mencapai 21 kasus.
Dengan rincian, 14 kasus menyerang anak usia di bawah 16 tahun dan 7 lainnya terjadi pada orang dengan usia lebih dari 16 tahun. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia.
Baca Juga:
DKI Buka Opsi Setop Sekolah Tatap Muka, Sikapi Kasus Hepatitis Misterius
"Yang harus diketahui, ternyata hepatitis akut ini tidak hanya untuk anak-anak, bahkan juga orang dewasa," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (12/5).
Pencegahan agar semakin tidak meluasnya penyakit ini, mantan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini meminta seluruh masyarakat DKI lebih disiplin lagi menjalankan protokol kesehatan.
"Kita semua harus hati-hati, tetap laksanakan protokol kesehatan sekalipun pandemi (COVID-19) sudsh berkurang, tetap laksanakan prokes," ujarnya.
Riza mengingatkan para orang tua untuk menjaga dan mengawasi aktivitas anaknya. Pasalnya, tiga kasus meninggal dunia terjadi pada anak-anak.
"Kami minta, khususnya anak-anak yang mudah terjangkit untuk ditunda dulu bermain di tempat-tempat umum, seperti kolam renang bersama," tuturnya.
Terpenting untuk menghindari penyebaran penyakit hepatitis akut misterius ini, warga diminta untuk tidak menggunakan benda-benda secara bersama.
"Tempat-tempat atau benda-benda yang digunakan bersama juga tolong dihindari, termasuk masak," katanya.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenekes) dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan penyakit hepatitis akut tidak berpeluang menjadi pandemi sebab sebaran kasus secara global bergerak lambat.
"Tidak berpeluang pandemi jika melihat perkembangan jumlah kasus dan sampai saat ini hanya enam negara yang melaporkan hepatitis akut dengan jumlah kasus lebih dari enam pasien," katanya.
Ia mengatakan, seluruh kasus tersebut bersifat "probable" hepatitis akut misterius. Tercatat, total kasus probable hepatitis akut secara global berjumlah 348 dengan 70 kasus tambahan yang masih dalam penyelidikan. (Asp)
Baca Juga:
Komisi E DPRD DKI Bakal Panggil Dinkes Terkait Hepatitis Akut
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Gubernur Pramono Pastikan Tidak Ada Ampun Bagi Pencuri Kabel PJU Cilincing
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Ganda Putra Malaysia Nur Izzuddin/Goh Sze Fei Raih Juara Indonesia Masters 2026
Ganda Putri Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan Juara Indonesia Masters 2026
Ganda Campuran Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei Juara Indonesia Masters 2026
Tunggal Putra Indonesia Farhan Alwi Raih Gelar Juara Indonesia Masters 2026
Kemenkes Perluas Program Cek Kesehatan Gratis 2026, Penanganan Medis Kini Ikut Gratis
1 Tahun Berjalan, 55% Rakyat Indonesia Belum Tahu Ada Program Cek Kesehatan Gratis
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Koridor 3 Kalideres Masih Banjir: Rute Utama TransJakarta Dialihkan, JAK 50 Tidak Beroperasi