Fashion

Sepatu Ramah Lingkungan dari Louis Vuitton

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 27 Juli 2021
Sepatu Ramah Lingkungan dari Louis Vuitton

Dibanderol mulai dari harga Rp 15 juta. (Foto: CHRONO HOLDING)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JENAMA terkenal asal Prancis Louis Vuitton meluncurkan Charlie, sneakers unisex yang dibuat menggunakan 90 persen bahan daur ulang dan ramah lingkungan. Sneaker hype ini cocok dijadikan koleksi buat kamu para penggemar Louis Vuitton dan warna putih.

“Charlie adalah hasil kolaborasi antara divisi pemasaran, divisi lingkungan, lokasi produksi kami di Italia. Ini memungkinkan kamu untuk menguji dan mencari bahan baku yang ramah lingkungan,” kata kepala bidan keberlanjutan global LV Christelle Capdupuy, mengutip WWD.

Untuk bagian sol, sneakers Charlie ini terbuat dari sekitar 94 persen karet daur ulang. Sementara bagian atas sepatu terdiri dari bahan sintetis halus dan berbutir, diproduksi dari poliester daur ulang, lapisan biopolioli, dan plastik berbahan dasar jagung.

Bagian belakang, lidah sepatu, dan logo LV dibuat dengan nilon regenerasi Econyl yang dibuat dari limbah nilon seperti jaring ikan, sisa kain, dan plastik industri.

Baca juga:

Wow! Louis Vuitton akan Rilis Koleksi Pensil Warna Seharga Rp 12,5 Juta

Sepatu Ramah Lingkungan dari Louis Vuitton
Cocok untuk para pecinta sneaker. (Foto: Louis Vuitton)


“Kami dapat memproduksi sepatu dengan dampak lingkungan rendah dan bahan baku yang memenuhi persyaratan kualitas, daya tahan, dan kenyamanan,” kata Cadupuy.

Meskipun penawan produk LV dengan konsep berkelanjutan masih kecil, upaya ini akan terus berkembang sejalan dengan komitmen dalam rencana pengembangan Our comitted journey pada September 2020.

Capdupuy mengatakan 52 persen bahan baku LV memiliki sumber yang bertanggung jawab pada akhir 2020. Bahan baku tersebut di antaranya 78 persen kulit berasal dari penyamakan kulit bersertifikat Leather Working Group dan 67 persen kapas bersertifikat.

Kotak kemasan juga terbuat dari 100 persen karton daur ulang yang dapat digunakan sebagai tas belanja. Bagian tali pegangannya terbuat dari serat Tencel yang merupakan sumber kayu terbarukan.

Baca juga:

Sneakers Hypebeast dari Nike x Louis Vuitton Air Force 1

Sepatu Ramah Lingkungan dari Louis Vuitton
Sepatu yang nyaman dan kuat meskipun berbasis tanaman dari Reebok. (Foto: footwearnews)

Jika kamu berminat, sneaker Charlie ini tersedia dalam ukuran US tiga hingga 13 dengan harga USD 1.080 atau sekitar Rp 15 juta untuk versi low-top, dan USD 1.130 atau sekitar Rp 16 juta untuk versi high-top.

Di sisi lain, Reebok juga pernah merilis sepatu yang berbasis pada tanaman atau plant-based. Sepatu running ini dibuat dari pohon eukaliptus, biji jarak, bloom algae dan pohon karet.

Reebok Forever Floatride Grow dibanderol dengan harga retail USD 120 atau sekitar Rp1,7 juta yang dapat dibeli pada laman resmi Reebok Amerika dan retail tertentu. (and)

Baca juga:

Layangan Eksklusif Louis Vuitton, Harganya Selangit

#Fashion #Sneakers #Louis Vuitton #Sepatu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Converse Dikecam, Bikin Iklan Mirip Ku Klux Klan
Converse mengakui bahwa mereka telah melakukan kesalahan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
 Converse Dikecam, Bikin Iklan Mirip Ku Klux Klan
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Adidas mengakui materi promosi yang digunakan tim lokal telah menimbulkan kekhawatiran di tengah publik.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Adidas Minta Maaf karena Pekerjakan Mantan Tentara Israel dalam Kampanye Iklan
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Bagikan