MerahPutih.com - Pemecah rekor dunia maraton, Sabastian Sawe, patut berbahagia karena telah menciptakan sejarah dengan sepatu super barunya seharga 450 poundsterling (Rp 10,5 juta).
Atlet Kenya 31 tahun ini menorehkan prestasi baru di cabang atletik saat ia melintasi garis finis di London Marathon 2026 dengan catatan waktu yang luar biasa, yaitu 1:59:30.
Sementara di posisi kedua, pelari asal Ethiopia, Yomif Kejelcha yang melakukan debutnya di jarak ini, juga mencatatkan waktu di bawah dua jam, yaitu 1:59:41.
Selanjutnya, pelari asal Uganda, Jacob Kiplimo, finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 2:00:28.
Artinya, tiga pelari telah melampaui rekor dunia sebelumnya, yaitu 2:00:35 yang dicetak oleh mendiang pelari Kenya, Kelvin Kiptum, di Chicago Marathon 2023.
Baca juga:
Sejarah Tercipta! Sabastian Sawe Pecahkan Rekor Dunia Maraton di Bawah 2 Jam
Sepatu Sabastian Sawe Jadi Sorotan usai Pecahkan Rekor Dunia Maraton
Sawe diperkirakan akan mendapatkan lebih dari 1 juta dolar AS (Rp 17,2 miliar) dalam bentuk bonus kontrak setelah prestasinya yang bersejarah itu.
Dua pelari pertama sama-sama mengenakan Adidas Adizero Adios Pro Evo 3 untuk pertama kalinya. Sepatu tersebut memiliki busa super cepat dan pelat karbon.
Sepatu yang telah merevolusi dunia lari itu, memiliki berat kurang dari 100 gram. Sebuah artikel di Wall Street Journal menyamakan beratnya "lebih ringan daripada anak kucing yang baru lahir."
Lalu, sepatu itu sudah bisa dibeli mulai bulan depan, sehingga para pelari amatir dapat merasakan sendiri manfaatnya di jalan.
Baca juga:
Strategi Berhasil, Rizki Juniansyah Raih Medali Emas sekaligus Cetak 2 Rekor Dunia di SEA Games 2025
Pengaruh sepatu yang lebih ringan pada jarak yang lebih jauh bisa sangat besar. Sawe membuktikannya dengan dampak yang luar biasa di lintasan yang datar.
Persaingan di antara semua produsen, baik itu Nike, Adidas, atau Puma, menciptakan sepatu lari yang lebih ringan. Kemudian, teknologinya terus berkembang dari waktu ke waktu.
Sabastian Sawe Bahagia Pecahkan Rekor Dunia di London Marathon 2026
Sawe, yang menulis catatan waktunya di sepatu putihnya itu mengatakan: “Saya merasa baik. Sangat bahagia. Ini adalah hari yang akan selalu dikenang."
“Kami memulai balapan dengan baik. Menjelang garis finis, saya merasa kuat. Saya ingat rekan juara saya memimpin dengan sangat kompetitif. Saya pikir dialah yang banyak membantu. Akhirnya mencapai garis finis, saya melihat waktunya, dan saya sangat gembira melihat saya mencetak rekor dunia," ujarnya.
“Saya pikir hari ini menunjukkan banyak hal kepada saya, ini pertama kalinya bagi semua orang, dan saya sangat bahagia. Saya sudah siap. Datang ke London untuk kedua kalinya sangat penting bagi saya dan itulah mengapa saya mempersiapkan diri dengan baik."
Ia juga menyebutkan, bahwa apa yang sudah ia lakukan selama empat bulan terakhir, telah membuahkan hasil yang sangat baik. Ia juga berterima kasih kepada para penonton yang mendukungnya.
Baca juga:
Pelari Pemula Jangan Fomo, Wajib Paham Ini Sebelum Ikut Maraton
“Akhirnya, apa yang telah saya lakukan selama empat bulan, hari ini membuahkan hasil yang baik. Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada para penonton yang telah menyemangati kami. Saya rasa mereka sangat membantu, karena jika bukan karena mereka, Anda tidak akan merasa begitu dicintai," kata Sawe.
“Saya rasa mereka sangat membantu karena sorakan mereka membuat Anda merasa sangat bahagia, kuat, dan bersemangat. Itulah mengapa saya dapat mengatakan bahwa apa yang saya raih hari ini bukan hanya untuk saya sendiri, tetapi untuk kita semua di London.” (sof)