Seorang WNI Masih Hilang Setelah Gempa Magnitudo 7,8 di Turki

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 11 Februari 2023
Seorang WNI Masih Hilang Setelah Gempa Magnitudo 7,8 di Turki

Warga negara Indonesia di Kahramanmaras, Turki, yang selamat dari gempa berkumpul di kamp evakuasi. (ANTARA/HO-KBRI Ankara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gempa bumi besar Magnitudo 7,8 di Turki tenggara tak hanya merenggut puluhan ribu jiwa, tapi juga masih banyak korban hilang terutama terjebak dalam reruntuhan bangunan.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara masih mencari satu WNI yang hilang kontak setelah gempa bumi yang terjadi Senin (6/2) itu.

Tim KBRI sebelumnya telah mengevakuasi 123 WNI ke Ankara. Seorang ibu dan dua anak yang sempat hilang kontak serta satu WNI pekerja terapis spa juga sudah berhasil ditemukan, sementara satu WNI yang tinggal di Dyarbakir belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.

Baca Juga:

Turki Kewalahan Selamatkan Korban Gempa dari Reruntuhan Bangunan

“Semula pada saat kejadian ada lima WNI yang hilang kontak. Seorang ibu dan dua anaknya sudah bisa kami hubungi, kemudian satu pekerja terapis spa juga sudah bisa dikontak. Hingga saat ini masih ada satu lagi pekerja kita yang belum dapat dihubungi," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, Kamis (10/2), seperti dikutip Antara.

KBRI telah mengirimkan tim evakuasi kedua untuk melanjutkan pencarian ke lokasi-lokasi gempa di enam titik, yakni Dyarbakir, Sanliurfa, Kahramanmara?, Malatya, Gaziantep dan Hatay guna memastikan tidak ada WNI yang tertinggal dan tidak tertolong.

Baca Juga:

2.500 Orang Mengungsi Setelah Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Jayapura

Dia menuturkan bahwa proses evakuasi tidak mudah karena kondisi dan cuaca yang dingin dan disertai badai salju.

“Akses jalan menuju ke lokasi juga padat dengan berbagai macam kendaraan termasuk alat-alat berat,” ujar dia.

Selain melakukan pencarian, tim evakuasi juga akan mengantarkan 179 paket bantuan logistik bagi WNI yang tersebar di wilayah gempa yang memilih tetap tinggal, tetapi membutuhkan bantuan logistik.

Bantuan tersebut meliputi bahan makanan, selimut, jaket musim dingin dan baju hangat untuk bayi. (*)

Baca Juga:

Ribuan Orang Siap Adopsi Bayi Aya, Penyintas Gempa Turki-Suriah

#Turki #WNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenlu Pasikan Belum Ada Info WNI Jadi Korban Tabrakan Kereta di Spanyol
KBRI Madrid juga menyatakan akan terus memantau perkembangan informasi dari otoritas setempat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Kemenlu Pasikan Belum Ada Info WNI Jadi Korban Tabrakan Kereta di Spanyol
Indonesia
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Gelombang demo pelajar di Paris berujung kerusuhan. Kemlu dan KBRI Paris imbau WNI waspada, hindari kerumunan, dan rilis nomor hotline darurat!
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Kerusuhan Demo Prancis Kian Membara, WNI Diimbau Ekstra Waspada!
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Olahraga
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Prediksi Turki vs Italia di UEFA Nations League 29 September 2026 pukul 01.45 WIB. Simak kondisi tim, susunan pemain, dan prediksi skor.
ImanK - Minggu, 27 September 2026
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Indonesia
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Jubir Kemlu terima pesan WhatsApp dari WNI yang diduga gabung militer Rusia. Pesan dititipkan untuk Menlu Sugiono, investigasi perekrutan ilegal terus digali.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Berawal dari penegasan status kewarganegaraan, ini akan menjadi pintu bagi anak-anak kita untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Bagikan