Teknologi

Sensor Parkir yang Masih Perlu Pembenahan

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 06 Agustus 2019
Sensor Parkir yang Masih Perlu Pembenahan

Sensor parkir yang berada di bagian atas lot parkir. (Foto circontrol)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GEDUNG atau tempat parkir pada zaman ini sudah memiliki teknologi yang memudahkan pengemudi mencari tempat parkir. Biasanya ruas-ruas parkir terdapat sensor yang memberikan sinyal pada lampu yang ada pada bagian depan lot parkir. Alat sensor yang hadir dengan dua warna, merah berarti terisi kendaraan dan hijau ruang parkir tersedia.

Sayangnya sensor ini masih perlu pembenahan meskipun sebenarnya sudah sangat membantu pengemudi untuk menemukan tempat parkir.Berikut ini merahputih merangkum beberapa alasan terkait gangguan alat sensor pada lot parkir.

Baca Juga: Yuk, Pakai Bahasa Indonesia untuk Istilah Teknologi Ini


1. Sumber daya manusia sebagai pemelihara alat

sensor
Kendala kekerapan mobil keluar-masuk membingungkan sensor. (Foto: Pexels/JULIO NERY)

Setiap area terpasang alat pendeteksi parkir kendaraan beroda empat. Sensor parkir memberitahukan kepada pengendara area mana saja yang terisi dan kosong. Pemakaian sensor diterapkan untuk mempermudah proses pencarian lahan parkir sehingga hemat waktu tanpa harus berputar memeriksa satu per satu belokkan.

Sayangnya, beberapa alat sensor tak bekerja dengan baik. Hal ini dikarenakan proses pergantian atau keluar masuknya kendaraan mobil ke ruang parkir berkali-kali. Selain itu juga, rendahnya sumber daya manusia atas pengawasan pihak manajemen bangunan. Diperlukan kerja tanggapan dalam memantau situasi bangunan setiap saat.

2. Mobil kecil tak terbaca

sensor
Ukuran mobil memengaruhi proses pendeteksian alat sensor (Foto Indonesia.Alibaba)


Alat sensor ruang parkir mobil ini memiliki keterbatasan mendeteksi objek. Sensor ultrasonik ini hanya menjangkau 1 hingga 3.5 meter dengan area baca minimal 30 derajat. Kemudian deteksi waktu keluaran 2 detik. Maka dari itu, mobil yang berukurannya lebih kecil atau pendek dari ketentuan alat sensor akan sulit terdeteksi sehingga lampu ruang parkir tetap menyala berwarna hijau yang menandakan tersedia.


Baca Juga: Sony Ikut Dalam Persaingan Teknologi Ponsel Pintar Lipat

3. Gangguan sensor ultrasonik

sensor
Sensor parkir bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara. (Foto Pexels/Pixabay)


Sensor ultrasonik berfungsi sebagai proses mengubah besaran bunyi menjadi listrik dan sebaliknya. Sensor ini bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara di atas 20.000 Hz yang menandakan eksistensi atau jarak objek dengan frekuensi tertentu seperti yang dilansir dari belajarelektronik.net.

Kebanyakan permasalahan yang terjadi pada sensor ultrasonik dikarenakan pergerakan gelombang suara yang terlalu cepat ke dan dari sasaran. Tak jarang, gelombang suara yang dihasilkan tidak mencapai batas minimal ketentuan sensor sehingga sulit terdeteksi. Selain itu, sensor ultrasonik juga dipengaruhi suhu ruangan. Kalau terlalu berangin akan mengganggu proses penangkapan gelombang suara. (dys)

Baca Juga: Facebook Sedang Kembangkan Teknologi Ketik Gunakan Gelombang Otak

#Mobil #Sensor
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Olahraga
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Russell sempat memimpin balapan setelah start, tetapi Antonelli terus memberikan tekanan. Ketegangan memuncak pada lap ke-24 ketika keduanya bersenggolan ringan di chicane terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Indonesia
Sembilan Sensor Tsunami Maluku Utara dan Sulawesi Utara Berfungsi Normal Usai Gempa Mgnitudo 7,6
Peringatan dini kedua menyusul delapan menit kemudian untuk memperbarui status ancaman
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 April 2026
Sembilan Sensor Tsunami Maluku Utara dan Sulawesi Utara Berfungsi Normal Usai Gempa Mgnitudo 7,6
Indonesia
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Alih-alih melirik produk luar negeri, Said mempertanyakan alasan perusahaan pelat merah tersebut tidak menggandeng produsen otomotif dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Indonesia
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pick Up dari India Ditunda, Tunggu Prabowo Pulang dari AS
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta rencana impor pick up dari India ditunda. Pembahasan itu bisa dibicarakan usai Prabowo pulang dari AS.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pick Up dari India Ditunda, Tunggu Prabowo Pulang dari AS
Indonesia
Pagar Rumah Jusuf Kalla Ditabrak Mobil, Pengemudi Diduga Mengantuk
Pagar rumah Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla, ditabrak oleh sebuah mobil pada Rabu (18/2) pagi.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
Pagar Rumah Jusuf Kalla Ditabrak Mobil, Pengemudi Diduga Mengantuk
Lifestyle
Mazda Tancap Gas di IIMS 2026, Perkenalkan The New CX-60 Sport
Mazda memperkenalkan The New CX-60 Sport di IIMS 2026. Mobil tersebut tampil dengan gaya yang lebih sporty.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Mazda Tancap Gas di IIMS 2026, Perkenalkan The New CX-60 Sport
Lifestyle
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
Bagi LEPAS, ketangguhan bukan tentang menantang kondisi ekstrem, melainkan tentang menghadirkan rasa tenang
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Berita
Mobil Hadirkan Formula Pelumas Baru yang Mendukung Mesin Konvensional dan Hybrid
Mobil menghadirkan Mobil Super All-In-One Protection dengan spesifikasi API SQ dan GF-7A, mendukung efisiensi bahan bakar dan mesin hybrid.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
Mobil Hadirkan Formula Pelumas Baru yang Mendukung Mesin Konvensional dan Hybrid
Indonesia
Pria ODGJ Ngamuk, 3 Mobil di Showroom Kartasura Jadi Korban
Mobil yang dirusak pelaku adalah jenis Nissan Serena, Toyota Avanza, dan Mazda 3, dengan kerusakan pada bagian kaca depan.
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Pria ODGJ Ngamuk, 3 Mobil di Showroom Kartasura Jadi Korban
Bagikan