Semarak Anak-Anak Jalanan Kibarkan Merah Putih di Kolong Jembatan

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 17 Agustus 2017
Semarak Anak-Anak Jalanan Kibarkan Merah Putih di Kolong Jembatan

Sejumlah warga mengikuti lomba panjat pinang di Jakarta, Kamis (17/8) (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kemeriahan dan Keramaian peringatan HUT Ke-72 RI tidak saja berlangsung di Istana atau lapangan upacara. Hampir seluruh pelosok tanah air hari ini bersuka cita merayakan kemerdekaan. Tak terkecuali di kolong jembatan.

Di ibu kota negara Jakarta, semarak 17 Agustus bukan monopoli Istana Merdeka atau sejumlah pusat keramaian lainnya, tapi lihatlah pemandangan di kolong jembatan, kawasan Jakarta Utara.

Ratusan anak penghuni kolong jembatan, merayakan HUT Ke-72 RI dengan menggelar upacara bendera dan rangkaian hiburan. Anak-anak itu meski datang dari tempat kumuh tapi semangat dan rasa cinta mereka terhadap NKRI tak pernah pudar. Mereka tetap bergembira meski negara terasa tak adil terhadap mereka sebab sudah 72 tahun merdeka, hidup anak-anak kolong jembatan masih berkubang derita.

Upacara bendera di kolong jembatan digelar Yayasan Bina Matahari Bangsa (YBMB). Sekitar 200 peserta, terdiri atas anak-anak Jakarta Utara dan para pegiat hak anak.

Peringatan yang dilaksanakan di ruko Mitra Bahari 2, Penjaringan Jakarta Utara tersebut dimulai dengan upacara bendera, janji anak jalanan dan pentas seni oleh mereka. salah satunya adalah pentas musik kaleng rombeng, yakni musik perkusi dengan menggunakan barang-barang bekas.

Ketua Umum YBMB Tian Bahtiar menegaskan bahwa peringatan HUT RI ini untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air.

"Kemerdekaan adalah hak seluruh warga termasuk anak-anak yang tinggal di kolong jembatan atau pinggir rel kereta api," katanya.

Anak-anak tersebut umumnya tidak memiliki dokumen kependudukan sehingga tidak mendapat fasilitas Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Atas kondisi itulah YBMB bersama sejumlah komunitas pegiat hak anak menyelenggarakan fasilitas pendidikan dan kesehatan sendiri. YBMB yang didirikan sejak 5 tahun lalu, kini membina sekitar 100 anak, sebagian dari mereka tinggal di panti YBMB karena tidak mempunyai orang tua dan tempat tinggal.

Upacara pengibaran bendera di kolong jembatan juga diikuti anak-anak dari sejumlah rumah singgah dan komunitas perlindungan anak antara lain, Sanggar Anak Harapan Plumpang, Umbrella Mangga Dua, Dreamworks dan Beautifull mind fullnes.

Selain pentas seni, acara juga diisi edukasi bahaya narkoba dan penyuluhan hak anak dari Polsek dan Kelurahan Penjaringan.

Apa arti kemerdekaan jika anak-anak pemilik masa depan bangsa merayakannya di kolong jembatan dan lokasinya tepat didepan pelupuk mata penguasa, Jakarta.(*)

#Anak Jalanan #Upacara HUT RI Unik #HUT RI Ke-72 #Dampak Kemiskinan #Bendera Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Realisasi program bedah rumah memperhatikan aspek pemerataan di seluruh wilayah Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Indonesia
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
BPS dan Bank Dunia menggunakan sumber data yang sama, yakni Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Namun, cara pengukuran kemiskinan yang digunakan berbeda karena memiliki tujuan yang berbeda.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
Sultana Najwa dan Aliah Sakira Pimpin Prosesi Sakral Pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka
Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya menyebut persiapan upacara HUT ke-81 RI telah mencapai 99 persen
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Sultana Najwa dan Aliah Sakira Pimpin Prosesi Sakral Pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka
Berita Foto
Iring-iringan Kirab Bendera Pusaka Hadirkan Semarak HUT ke-81 RI di Monas Jakarta
Iring-iringan Kirab Bendera Pusaka melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (17/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 17 Agustus 2026
Iring-iringan Kirab Bendera Pusaka Hadirkan Semarak HUT ke-81 RI di Monas Jakarta
Berita Foto
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Musiman Mulai Menjamur
Pedagang musiman menjajakan bendera merah putih kepada pembeli di Trotoar Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 10 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Musiman Mulai Menjamur
Indonesia
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Aksi pria membawa bayi mencuri kosmetik di minimarket Mercu Buana, Jakarta Barat, berakhir damai. Polisi sebut barang murah, kasus tak dilanjutkan karena faktor ekonomi pelaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Indonesia
Masyarakat Rentan Miskin Bertambah, Cak Imin Minta Warga Bersabar
"Akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentan miskin. Sabar, kita akan terus bekerja keras."
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 April 2026
Masyarakat Rentan Miskin Bertambah, Cak Imin Minta Warga Bersabar
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Indonesia
BPS Laporkan Jumlah Penduduk Miskin dan Ketimpangan Turun Tipis di 2025
Jumlah penduduk miskin pada September 2025 sebesar 23,36 juta orang, menurun 0,49 juta orang terhadap Maret 2025 dan menurun 0,70 juta orang terhadap September 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
 BPS Laporkan Jumlah Penduduk Miskin dan Ketimpangan Turun Tipis di 2025
Bagikan