Seluruh Titik Banjir di Bekasi Diklaim Sudah Surut, Kecuali di Bumi Nasio Indah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 21 Februari 2021
Seluruh Titik Banjir di Bekasi Diklaim Sudah Surut, Kecuali di Bumi Nasio Indah

Banjir merendam komplek Bumi Nasio Indah, Jati Asih, Bekasi, Minggu (2/4) pagi. (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi memastikan, 124 lokasi banjir yang merendam wilayah permukiman warga pada Sabtu (20/2), kini telah surut.

“Dari total yang terdata ada 125 titik genangan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Agus Harpa kepada wartawan, Minggu (21/2).

Baca Juga:

Hujan Diprediksi Guyur Wilayah DKI Jakarta Sepanjang Hari

Hanya saja, di Perumahan Bumi Nasio Indah masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 cm. Dia mengatakan, ratusan titik banjir tersebut tersebar di 12 kecamatan se-Kota Bekasi.

“Dari 12 kecamatan itu, semua kecamatan terdapat genangan. Hanya saja titik genangan terbanyak terdapat di Kecamatan Pondokgede, ada 43 lokasi,” tuturnya.

Lalu, Kecamatan Pondokmelati terdapat dua lokasi banjir yakni di Perumahan Puri Gading dan Perumahan Pondok Artha. Sedikitnya, 25.133 keluarga atau 100.532 jiwa terdampak banjir di Kota Bekasi.

Sedangkan, warga yang mengungsi di kantor logistik dan peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jatiasih mencapai 127 jiwa warga Perumahan Pondokgede Permai (PGP), pengungsi di Musala Jama’atul Khair sebanyak 79 orang yang merupakan warga Kampung Lebak, Bekasi Utara.

Dan pengungsi di Masjid Al Amin Taman Cikunir Indah sebanyak 44 orang yang merupakan warga Jatibening. “Personel BPBD Kota Bekasi masih bersiaga di beberapa titik lokasi yang mengalami banjir kemarin,” pungkasnya.

Warga melintasi banjir di perumahan Pondok Hijau Permai, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/2/2021). Menurut warga, banjir setinggi 20 cm hingga 1 meter tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat, sebanyak 1.756 keluarga terdampak banjir akibat hujan deras di daerah itu sejak Jumat (19/2) dini hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln mengatakan, selain hujan dengan intensitas tinggi, banjir juga diakibatkan meluapnya daerah aliran sungai serta efek pembangunan.

"Sebagian ada juga yang diakibatkan drainase yang buruk sehingga air tidak mengalir dan tidak menampung debit air," katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Henri mengatakan, pemerintah daerah bersama pihak terkait telah melakukan penanganan terhadap seribuan keluarga yang terdampak banjir tersebut.

"Kami lakukan evakuasi, pertolongan, serta bantuan logistik dibantu Polres, Kodim, Basarnas, PMI, Destana, dunia usaha, relawan, serta perangkat daerah lainnya," ujarnya.

Henri menyebut 1.756 keluarga terdampak banjir hari ini berasal dari 20 desa dan kelurahan di delapan kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

"Sebagian sudah mulai surut, hujan juga telah reda. Total ada 27 titik banjir dengan ketinggian air bervariasi di delapan kecamatan hingga siang ini," katanya.

Baca Juga:

28 Warga Pejaten Timur Dievakuasi Akibat Banjir

Delapan kecamatan itu, kata Henri, di antaranya Kecamatan Cibitung dengan ketinggian 60 sampai 100 sentimeter, Tambun Selatan setinggi 50 sampai 100 sentimeter, Setu 50 sampai 70 sentimeter, dan Kecamatan Cikarang Selatan dengan ketinggian 30 sampai 40 sentimeter.

Kemudian Kecamatan Cikarang Pusat 40 sampai 80 sentimeter, Cibarusah 80 sampai 100 sentimeter, Cikarang Utara 40 sampai 120 sentimeter, serta Kecamatan Serang Baru setinggi 30 sampai 60 sentimeter. (Knu)

#Banjir #Bekasi #Kota Bekasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Kasus dugaan kekerasan seksual meledak di pesantren Bekasi. Lebih dari 10 anak menjadi korban berulang sejak 2023.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Skandal Kekerasan Seksual Pesantren Bekasi Terbongkar! Sedikitnya 10 Anak Jadi Korban Sejak 2023
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Bagikan