Selamat Ultah Utha Likumahuwa, Tiga Fakta Unik Pelantun 'Sesaat Kau Hadir'

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 01 Agustus 2022
Selamat Ultah Utha Likumahuwa, Tiga Fakta Unik Pelantun 'Sesaat Kau Hadir'

Sepanjang perjalanannya dalam bermusik, Utha telah menelurkan 11 album. (Facebook/Legend Music)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GENERASI Z kini begitu lincah menyanyikan lagu bertajuk "Tersiksa Lagi" dan "Sesaat Kau Hadir" nan dipopulerkan Utha Likumahuwa. Mereka mendengarkan, menyanyikan, kemudian membawakan ulang lagu tersebut untuk digunakan pada pelbagai aktivitas kegiatan di platform Tiktok.

Kedua lagu tersebut tengah populer kembali di kalangan anak muda sekarang meski telah dirilis sejak era 80-an. Bahkan, pada akhir 2020, Warner Music Indonesia merilis total empat remix dari lagu tersebut nan diberi nuansa disko, pop 80’an, lo fi, hingga funk.

Tepat hari ini, 67 tahun silam, pelantun dua tembang tersebut lahir di Ambon, Maluku, pada 1 Agustus 1955. Dialah Doa Putra Ebal Johan Likumahuwa atau dikenal dengan Utha Likumahuwa.

Sepanjang perjalanannya dalam bermusik, Utha telah menelurkan 11 album. Perannya sebagai musisi tak hanya bertaji di dalam negeri, namun turut mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Pada 1989 Utha didapuk sebagai penampil terbaik di ASEAN Pop Song Festival, dan tembang "Sesaat Kau hadir" pun terpilih menjadi lagu terbaik pertama di festival tersebut. Tak hanya itu, lagu tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Tagalog dan dinyanyikan ulang penyanyi Filipina, Gino Padilla.

Berbagai prestasi telah diraih Utha Likumahuwa dalam karier bermusiknya, merahputih.com telah merangkum tiga fakta unik tentang sosok Utha Likumahuwa. Berikut faktanya:

Baca juga:

Musisi Legendaris Yockie Suryoprayogo Meninggal Dunia


1. Debut Bermusik Sebagai Pemain Drum


Sebelum menemukan jalannya dalam bernyanyi, Utha nan juga merupakan adik musisi Benny Likumahuwa hijrah ke Bandung untuk bermusik.

Di sana, ia kemudian membentuk band rok bernama Big Brother. “Band itu dinamakan Big Brother karena para personelnya memilki abang yang lebih dulu menjadi pemusik atau band,” ungkap Utha kepada Denny Sakrie, dikutip dari dennysakrie63blog.

Dalam band ini, Utha tak langsung memilih posisi vokalis, melainkan instrumen gebuk drum sebagai debutnya dalam dunia musik.


2. Memiliki Mic Andalan Setiap Rekaman


Setelah Utha Likumahuwa menelurkan debut album Nada & Apresiasi (1982), secara kebetulan komposer Addie MS ditawari proyek untuk album selanjutnya yang bertajuk Aku Pasti Datang (1985).

Addie nan kala itu baru saja pulang dari kursus singkat recording engineering di Ohio, Amerika Serikat, tak berpikir lama untuk menerima tawaran tersebut.

Addie bahkan tak mau ada teknisi lain dalam penggarapan album tersebut. Ia pun mulai bereksperimen dengan meminta Utha bernyanyi di hadapan delapan mikrofon dari berbagai merek di studio. Setelah mencobanya satu persatu, Addie sontak menemukan mikrofon paling tepat untuk karakter suara Utha.

Baca juga:

Inilah Daftar Penyanyi Dangdut Pria Legendaris di Indonesia

“Lu lebih keren suaranya kalau pakai mikrofon ini,” ujar Addie menjelaskan kepada Utha dikutip dalam buku Addie MS karangan Evariny Andriana terbit 2019 silam.

“Mikrofon apa tuh?” Utha bertanya penasaran. Ternyata, dari delapan mikrofon, Addie memilih mikrofon merek Shure SM58. Addie menilai karakter vokal milik Utha lebih cocok dengan mikrofon tersebut.

Naluri Addie pun terbukti, pilihannya tak salah karena album Aku Pasti Datang meledak di pasaran. Sejak momen tersebut, Utha Likumahuwa selalu menggunakan mikrofon pilihan Addie setiap kali melakukan rekaman.

3. Sesaat Kau Hadir Bahasa Tagalog



Setelah menjadi penampil terbaik kedua dalam ASEAN Pop Song Festival 1989 di Manila. Lagu "Sesaat Kau Hadir" pun menjadi begitu populer, bahkan di kalangan generasi saat ini. Namun, terdapat fakta unik tentang lagu tersebut di masa keemasan Utha.

"Sesaat Kau Hadir" mendapat kehormatan untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Tagalog dan dinyanyikan ulang penyanyi Filipina Gino Padilla pada 1991 dan kembali dipopulerkan Ronnie Liang pada 2007 silam. Lagu itu berganti judul menjadi "Gusto Kita". (far)

Baca juga:

Mengenang Perjalanan Karir Penyanyi Utha Likumahuwa

#Musik #Utha Likumahuwa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
Dari sisi lirik, Drown menggambarkan pergulatan batin seseorang yang merasa terimpit oleh tekanan, rasa putus asa, dan beratnya ekspektasi dalam menjalani kehidupan.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Lirik 'Drown', Kisah Pergulatan Batin dalam Lagu Bring Me The Horizon
ShowBiz
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
Melalui liriknya, 'Ginarise Gusti' menghadirkan kisah yang sarat emosi tentang duka akibat kehilangan sosok yang begitu dicintai.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
'Ginarise Gusti', Ungkapan Rindu Gilga Sahid untuk Sosok Ibu yang Telah Tiada
ShowBiz
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
Steve Lacy merilis single 'is it cool? (feat. SZA)' sebagai bagian dari album Oh yeah? yang dijadwalkan meluncur pada 17 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Steve Lacy Resmi Rilis 'is it cool?' Bersama SZA, Kolaborasi yang Dinanti Penggemar R&B
ShowBiz
Setelah Hampir Dua Tahun, Beyoncé Akhirnya Kembali dengan Lagu Baru 'Morning Dew (Donk)'
Beyoncé kembali merilis single solo terbaru 'Morning Dew (Donk)' bertepatan dengan Fourth of July sekaligus membuka hitung mundur menuju perilisan ulang karya terbarunya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Setelah Hampir Dua Tahun, Beyoncé Akhirnya Kembali dengan Lagu Baru 'Morning Dew (Donk)'
ShowBiz
MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya
Band alternative rock asal Bekasi, MANIPOL, merilis EP perdana Maximize the Minimum yang berisi enam lagu dan mengangkat semangat berkarya di tengah keterbatasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
MANIPOL Rilis EP Perdana 'Maximize the Minimum', Bukti Keterbatasan Tak Menghalangi Berkarya
ShowBiz
Sule Rilis Single 'Cewek Komalan', Satir Fenomena TikTok Live dan Saweran Virtual
Sule merilis single 'Cewek Komalan' yang mengangkat fenomena TikTok Live, saweran virtual, dan hubungan semu di media sosial dengan sentuhan humor dan satire.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Sule Rilis Single 'Cewek Komalan', Satir Fenomena TikTok Live dan Saweran Virtual
ShowBiz
Bara Nugara Rilis Single Dangdut 'Terbuai Asmara', Angkat Kisah Cinta yang Berbalas
Bara Nugara merilis single dangdut terbaru 'Terbuai Asmara' di bawah label Akar Musik. Lagu ini mengangkat kisah manis tentang cinta yang akhirnya berbalas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Bara Nugara Rilis Single Dangdut 'Terbuai Asmara', Angkat Kisah Cinta yang Berbalas
ShowBiz
Agna Rilis 'Diluar Hal Biasa', Lagu tentang Cinta yang Perlahan Memudar
Alih-alih menghadirkan luapan perasaan yang dramatis, ia memilih membangun suasana tenang yang justru menyimpan luka mendalam.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Agna Rilis 'Diluar Hal Biasa', Lagu tentang Cinta yang Perlahan Memudar
ShowBiz
Bumbum Resmi Hengkang dari Sukses Lancar Rejeki per 5 Juli 2026
Sebagai drummer, ia memiliki peran penting dalam membangun karakter musik band, baik saat proses kreatif di studio maupun ketika tampil di atas panggung.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Bumbum Resmi Hengkang dari Sukses Lancar Rejeki per 5 Juli 2026
ShowBiz
beabadoobee Rilis 'Sun Has Set', Curahkan Emosi yang tak Pernah Terucap
Lagu ini lahir dari kumpulan catatan harian yang berisi berbagai perasaan dan pikiran, yang menurut Bea, sulit ia ungkapkan secara langsung kepada orang lain.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
beabadoobee Rilis 'Sun Has Set', Curahkan Emosi yang tak Pernah Terucap
Bagikan