Selamat Jalan Bung John Tobing, Lirik Darah Juang Lagu Wajib Reformasi 1998 Tetap Abadi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Selamat Jalan Bung John Tobing, Lirik Darah Juang Lagu Wajib Reformasi 1998 Tetap Abadi

John Tobing alias Johnsony Maharsak Lumban Tobing, pencipta lagu 'Darah Juang' meninggal dunia (Foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar duka datang dari dunia musik dan aktivisme Indonesia. Johnsony Maharsak Lumban Tobing, atau lebih dikenal sebagai John Tobing, pencipta lagu ikonik “Darah Juang”, meninggal dunia pada Rabu (25/2) petang kemarin

Mantan aktivis 1998 kelahiran Binjai 1 Desember 1966 itu mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM Yogyakarta setelah sempat menjalani perawatan intensif, pukul 20.45 WIB.

Kepergian John Tobing meninggalkan kesedihan mendalam, terutama bagi kalangan aktivis lintas generasi. Bahkan, lagu “Darah Juang” telah menjadi lagu wajib dalam aksi-aksi demonstrasi mahasiswa sejak era reformasi 1998 hingga kini.

Baca juga:

Peringati 27 Tahun Reformasi, Aktivis 98 Pamerkan Tengkorak Korban Kekejaman Orba

Warisan Abadi Lagu Perjuangan

“Darah Juang” bukan sekadar karya musik, melainkan simbol perlawanan dan solidaritas mahasiswa dalam menuntut perubahan. Lagu ini pertama kali populer saat demonstrasi mahasiswa menuntut turunnya Presiden Soeharto pada Mei 1998.

Sejak era reformasi, “Darah Juang” terus bergema di berbagai aksi mahasiswa. Generasi 2000-an hingga mahasiswa masa kini masih menjadikan lagu itu sebagai pengobar semangat. Lagu ini menjadi salah satu simbol paling kuat dalam sejarah gerakan sosial Indonesia. Berikut lirik lengkapnya:

Lirik Lagu Darah Juang - John Tobing

Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah kami subur tuan

Di negeri permai ini
Berjuta rakyat bersimbah rugah
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami mengabdi

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami mengabdi
Padamu kami berjanji

Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah kami subur tuan
Di negeri permai ini
Berjuta rakyat bersimbah rugah
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami mengabdi
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami mengabdi
Padamu kami berjanji

Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah kami subur tuan
Di negeri permai ini
Berjuta rakyat bersimbah rugah
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami mengabdi

Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Padamu kami mengabdi
Padamu kami berjanji

(*)

#Johnsony Maharsak Lumban Tobing #Lirik Lagu #Reformasi 1998
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

ShowBiz
Olivia Rodrigo Rilis 'stupid song', Curahan Hati tentang Cinta yang Terlalu Besar
'stupid song' mengangkat kisah tentang perasaan cinta yang begitu kuat dan menguasai seseorang hingga sulit dijelaskan secara logis.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Olivia Rodrigo Rilis 'stupid song', Curahan Hati tentang Cinta yang Terlalu Besar
ShowBiz
Makna Lagu 'Jadi Udara' Dee Lestari, Tentang Menemukan Cinta yang Menenangkan
Melalui lagu ini, Dee menggambarkan bagaimana cinta mampu menjadi tempat berlabuh setelah sekian lama dilanda pertanyaan.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Makna Lagu 'Jadi Udara' Dee Lestari, Tentang Menemukan Cinta yang Menenangkan
ShowBiz
Makna Lagu 'Hoe Phase' dari Drake yang Ramai Dibicarakan
Penyanyi dan rapper asal Kanada ini memperkenalkan tiga proyek sekaligus, yakni 'Iceman', 'Habibti', dan 'Maid of Honour'.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Makna Lagu 'Hoe Phase' dari Drake yang Ramai Dibicarakan
ShowBiz
Toton Caribo Rayakan para Pejuang Hidup lewat 'CEO (Menyala Queen)'
Jadi penghormatan kepada mereka yang terus berjuang menjalani kehidupan, tetap bekerja keras, dan tidak menyerah meski harus menghadapi berbagai rintangan dan tekanan sehari-hari.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Toton Caribo Rayakan para Pejuang Hidup lewat 'CEO (Menyala Queen)'
ShowBiz
Lirik Penuh Kerinduan, ini Makna Lagu Terbaru BTS 'Come Over'
'Come Over' mengangkat kisah kerinduan yang masih tersisa setelah sebuah hubungan mengalami keretakan.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Lirik Penuh Kerinduan, ini Makna Lagu Terbaru BTS 'Come Over'
Lifestyle
Makna Lagu "Questions" Maisie Peters yang Viral di Media Sosial
Belakangan, Maisie kembali menjadi perbincangan berkat salah satu lagu dalam album terbarunya, Florescence yang dirilis pada 2026
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Makna Lagu
ShowBiz
Noah Kahan Tuai Sorotan Lewat Album Baru The Great Divide, Lagu 'Orbiter' Viral di TikTok
Noah Kahan merilis album keempat 'The Great Divide' April 2026. Salah satu lagunya, 'Orbiter', mencuri perhatian dan viral di TikTok meski bukan single utama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Noah Kahan Tuai Sorotan Lewat Album Baru The Great Divide, Lagu 'Orbiter' Viral di TikTok
ShowBiz
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Bersatu di 'ICONIC BY MISTAKE', Angkat Sisi Gelap Popularitas Digital
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE berkolaborasi di 'ICONIC BY MISTAKE'. Angkat fenomena viral akibat kritik dan peran algoritma media sosial di era digital.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Bersatu di 'ICONIC BY MISTAKE', Angkat Sisi Gelap Popularitas Digital
ShowBiz
FELIZZ Comeback di 2026 lewat Single ‘Cat Me If You Can’, Kolaborasi dengan LEGO LYKN
Girl group T-Pop FELIZZ comeback melalui single terbaru Cat Me If You Can. Lagu ini menghadirkan konsep lebih matang dan kolaborasi spesial bersama LEGO LYKN.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
FELIZZ Comeback di 2026 lewat Single ‘Cat Me If You Can’, Kolaborasi dengan LEGO LYKN
ShowBiz
Mengupas Makna Lagu 'Tak Perlu Ada Senja', Kolaborasi Suara Kayu dan Fiersa Besari
Simak makna lagu Tak Perlu Ada Senja dari Suara Kayu dan Fiersa Besari. Lagu ini mengangkat kisah cinta sederhana yang tetap relevan dan menyentuh hingga sekarang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Mengupas Makna Lagu 'Tak Perlu Ada Senja', Kolaborasi Suara Kayu dan Fiersa Besari
Bagikan