Sekolah di Surabaya Dilarang Jualan Seragam
PTM. (Foto: Humas Kota Bandung)
MerahPutih.com - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memerintahkan setiap sekolah jenjang SD maupun SMP untuk tidak memaksakan siswa membeli seragam sekolah dari koperasi sekolah.
"Kami dari dinas pendidikan sudah mengingatkan kepada kepala sekolah untuk tidak memaksakan, tidak mewajibkan siswa atau wali murid membeli seragam baru," ujar Supomo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya saat ada dikonfirmasi, Jumat (3/9).
Baca Juga:
PTM di Kota Cirebon Direncanakan Mulai Pekan Depan, Ini Syaratnya
Ia menegaskan, justru jika siswa memiliki seragam sebelumnya, itu pun bisa tetap digunakan untuk tahun ajaran baru.
"Bisa memakai baju yang sudah ada. Atau mungkin gunakan baju punya kakaknya atau saudaranya yang masih bisa dan layak dipakai, pada prinsipnya seperti itu," ujarnya.
Supomo mengaku, telah menggelar pertemuan terkait penggunaan seragam tersebut. Selain itu, pihaknya juga menutup penjualan seragam di koperasi sekolah.
.
"Alhamdulillah sudah kita datangi warga yang mengeluh. Lalu untuk sekolah-sekolah, khususnya negeri, kita tutup penjualan seragam-seragam itu, jadi kita larang mereka menjual karena menimbulkan masalah," tutur Supomo.
Bagi orang tua dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), agar tak perlu khawatir terkait seragam anaknya. Sebab, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan peralatan sekolah seperti seragam dan lainnya.
"Oleh sebab itu bapak ibu wali murid untuk tidak bingung sebab pemkot sudah siapkan itu. Karena yang dipakai itu anggarannya pemerintah, maka mekanismenya saat ini masih dalam proses," katanya. (Andika Eldon / Jawa Timur)
Baca Juga:
Bersiap Gelar PTM, Pemkot Yogyakarta Kebut Vaksinasi COVID-19 Pelajar
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Angin Kencang Terjang Cilincing, 51 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Upacara Bendera di Sekolah Wajib Dilakukan Setiap Hari Senin, Kini Ada Ikrar Pelajar Indonesia
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Gedung Sekolah Hancur Diterjang Bencana, DPR Semprot Pemerintah: Jangan Biarkan Anak-anak Putus Sekolah
Permendikdasmen Sekolah Aman Terbit, DPR Dorong Pendidikan Lebih Humanis
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Layanan Rumah Sakit Daerah Aceh Tamiang Mulai Berjalan Normal
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026