MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta memberi pembelaan ihwal pembangunan sumur resapan yang dikritik sebagai proyek bodoh dalam penanganan masalah banjir di ibu kota.
Menurut Sekertaris Daerah (Sekda) DKI, Marullah Matali, drainase vertikal justru berpengaruh dalam menanggulangi bencana banjir yang kerap merepotkan warga tiap tahunnya.
Baca Juga
Sumur Resapan di ITC Cempaka Mas Dibuat Pihak Ketiga Pakai Dana PEN
"Sebenarnya efektif, efektif di beberapa tempat sudah jalan, efektif sekali," ucap Marullah saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/11).
Mantan Wali Kota Jakarta Selatan ini juga menegaskan, pihaknya akan mengebut proyek sumur resapan yang tengah dibangun, sehingga dapat mengatasi persoalan banjir.
"Kita juga lihat ada beberapa yang masih dalam taraf pembangunan yang belum selesai, kita selesaikan," paparnya.
Lebih lanjut, Marullah menuturkan, dalam menangani masalah banjir, pihaknya tidak hanya mengandalkan program sumur resapan tersebut.
"Ada juga pembersihan saluran air, pengerukan sungai dan seterusnya," tandas Marullah.
Sebelumnya, Politkus Ferdinand Hutahaean mengkritik pembuatan sumur resapan di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Ia menyebut pembuatan drainase vertikal di ibu kota sebagai proyek tanpa akal. Menurutnya, pembuatan resapan di DKI ini tanpa akal karena dibangun di atas trotoar.
“Padahal proyek trotoar dulu sudah menghabiskan anggaran banyak, sekarang dihancurin lagi untuk bikin sumur resapan yang posisinya lebih tinggi dari permukaan jalan,” cuit Ferdinand dalam akun Twitter miliknya, Minggu (7/11). (Asp)
Baca Juga
Pemprov DKI Yakin 22 Ribu Titik Sumur Resapan Rampung Sesuai Jadwal