Sekar Hadirkan Pameran Fotografi Bagas ‘Unshackle’ di Malang, Apresiasi Sosok di Balik Skena Musik

Sekar Hadirkan Pameran Fotografi Bagas ‘Unshackle’ di Malang, Apresiasi Sosok di Balik Skena Musik

Sekar gelar pameran foto. (foto: dok/sekar records)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekar menghadirkan pameran fotografi perdana Bagas ‘Unshackle’ di Wong Ndeso Omah Cangkruk, Malang, pada Minggu (25/10).

Pameran ini menjadi ruang untuk merayakan perjalanan skena musik melalui dokumentasi visual sekaligus mengapresiasi para fotografer yang turut membentuk identitas sebuah band melalui karya mereka.

Lewat karya-karya Bagas ‘Unshackle’, Sekar mengajak pengunjung melihat perjalanan musik dari sudut pandang berbeda. Bukan hanya musisi yang tampil di atas panggung, tetapi juga para sosok di balik layar yang merekam momen, menyimpan kenangan, dan mendokumentasikan perkembangan sebuah skena.

Fotografi Menjadi Bagian dari Identitas Skena Musik

Perjalanan sebuah band tidak hanya dibangun melalui musik dan penampilan di atas panggung. Ada banyak pihak yang turut berkontribusi, termasuk fotografer yang mengabadikan berbagai momen penting, mulai dari pertunjukan langsung hingga potongan perjalanan yang tidak selalu terlihat oleh publik.

Bagi Sekar, karya fotografi memiliki peran lebih luas daripada sekadar dokumentasi. Foto dapat menjadi bagian dari identitas visual sebuah band, merekam perubahan perjalanan mereka, serta menyimpan cerita tentang orang-orang dan pengalaman yang membentuknya.

Melalui pameran ini, pengunjung diajak menelusuri kembali berbagai momen yang tertangkap melalui lensa Bagas ‘Unshackle’. Setiap karya menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana dokumentasi visual turut menjaga ingatan dan cerita dalam sebuah komunitas musik.

Baca juga:

Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi

Membawa Dokumentasi Musik dari Layar ke Ruang Pameran

Di tengah perkembangan media sosial yang membuat foto musik mudah diakses melalui ponsel, pameran ini menawarkan pengalaman berbeda dengan menghadirkan karya fotografi ke ruang fisik.

Pengunjung tidak hanya dapat melihat kembali dokumentasi yang sebelumnya tersebar di berbagai platform digital, tetapi juga menikmati karya-karya tersebut dalam konteks pameran dan menelusuri cerita di baliknya.

Pendekatan ini sekaligus membuka ruang bagi publik untuk melihat fotografi musik sebagai bagian dari perjalanan artistik dan budaya sebuah skena, bukan sekadar pelengkap aktivitas band atau pertunjukan.

Mengapresiasi Mereka yang Bekerja di Balik Layar

Salah satu pesan yang diangkat Sekar melalui pameran ini adalah pentingnya memberikan apresiasi kepada orang-orang yang kerap berada di luar pusat perhatian.

Ketika sebuah band semakin dikenal dan sorotan publik semakin besar, kontribusi pihak-pihak yang mendokumentasikan perjalanan mereka berpotensi luput dari perhatian. Padahal, karya para fotografer turut menjaga rekam jejak visual yang kelak menjadi bagian dari ingatan kolektif sebuah skena.

Sekar ingin menegaskan bahwa perkembangan skena musik melibatkan banyak pihak, bukan hanya musisi dan penyelenggara pertunjukan. Fotografer, komunitas, serta individu yang bekerja di balik layar sama-sama berperan dalam menciptakan ruang bagi musik untuk berkembang dan meninggalkan jejak.

Baca juga:

Lewat Fotografi dan Karya Visual, Seniman Sumatra Kritik Karhutla

Melalui pameran fotografi perdana Bagas ‘Unshackle’, Sekar mengajak para pelaku dan penikmat musik untuk kembali merayakan perjalanan, hubungan, serta kenangan yang membentuk komunitas mereka.

Inisiatif ini menjadi pengingat bahwa di balik perjalanan musisi yang mendapat sorotan, ada sosok-sosok yang membantu mengabadikan setiap langkahnya. Meski tidak selalu berada di depan panggung, kontribusi mereka ikut menjaga cerita skena musik agar tetap hidup dari waktu ke waktu. (Far)

#Fotografi #Pameran Foto #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Sekar Hadirkan Pameran Fotografi Bagas ‘Unshackle’ di Malang, Apresiasi Sosok di Balik Skena Musik
Sekar menghadirkan pameran fotografi perdana Bagas ‘Unshackle’ di Malang untuk mengapresiasi fotografer dan merayakan perjalanan skena musik.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam lalu
Sekar Hadirkan Pameran Fotografi Bagas ‘Unshackle’ di Malang, Apresiasi Sosok di Balik Skena Musik
ShowBiz
Fabio Asher Ubah Gaya Musik, Single 'APA? APA? APA?' Bicara Soal Kepastian Cinta
Fabio Asher merilis single APA? APA? APA? pada 23 Oktober 2026. Mengusung urban pop upbeat, lagu ini mengangkat keresahan hubungan tanpa status.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 9 menit lalu
Fabio Asher Ubah Gaya Musik, Single 'APA? APA? APA?' Bicara Soal Kepastian Cinta
ShowBiz
THIRTEEN Hadirkan Kembali Album 'Aksi', Rayakan dengan Lyric Video 'Datang & Saksikan'
THIRTEEN menghadirkan kembali album Aksi (2019) di platform streaming digital dan merilis lyric video 'Datang & Saksikan' featuring Raben.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 37 menit lalu
THIRTEEN Hadirkan Kembali Album 'Aksi', Rayakan dengan Lyric Video 'Datang & Saksikan'
ShowBiz
Lila Drew Rilis 'Til You're Not Around', Kisah Jatuh Cinta Kembali di New York
Lila Drew merilis 'Til You're Not Around', single ketiga dari album Sailor yang terinspirasi pengalaman jatuh cinta kembali dan kehidupan di New York.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 8 menit lalu
Lila Drew Rilis 'Til You're Not Around', Kisah Jatuh Cinta Kembali di New York
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Angkat Tema Kebebasan dan Keteguhan Sikap Lewat Single 'Tarantino'
Lisa BLACKPINK merilis “Tarantino” pada 23 Oktober 2026. Single dalam mini album PRESS PLAY ini mengangkat tema kepercayaan diri, dominasi, dan kebebasan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Angkat Tema Kebebasan dan Keteguhan Sikap Lewat Single 'Tarantino'
ShowBiz
Maseta Rilis EP 'SAYANG', Rangkum Kisah Jatuh Cinta dan Kehilangan dalam Enam Lagu
Maseta merilis EP ketiga SAYANG melalui Sun Eater. Berisi enam lagu, rilisan ini mengeksplorasi cinta, patah hati, kehilangan, dan kolaborasi dengan Vika Randia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Maseta Rilis EP 'SAYANG', Rangkum Kisah Jatuh Cinta dan Kehilangan dalam Enam Lagu
ShowBiz
NCT DREAM Hadirkan Kehangatan MV 'The Sun', Refleksi Perjalanan Satu Dekade Menuju Album Baru
NCT DREAM merilis MV 'The Sun' sebagai bagian dari rangkaian album DREAM AFTER DREAM. Lagu ini merefleksikan perjalanan satu dekade dan arti kebersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
NCT DREAM Hadirkan Kehangatan MV 'The Sun', Refleksi Perjalanan Satu Dekade Menuju Album Baru
ShowBiz
Turnstile Gelar Konser Gratis di Washington Monument, Galang Dana untuk Palestina
Turnstile menggelar konser gratis di Washington Monument. Sekitar 60.000 orang hadir untuk mendukung penggalangan dana bagi Palestina, Sudan, dan Lebanon.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Turnstile Gelar Konser Gratis di Washington Monument, Galang Dana untuk Palestina
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Give It To Me' SISTAR, Kisah Patah Hati dan Keraguan untuk Dicintai
Makna lagu 'Give It To Me' SISTAR mengangkat kisah patah hati, ketakutan akan kesendirian, dan keraguan diri setelah kehilangan cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Makna Lirik Lagu 'Give It To Me' SISTAR, Kisah Patah Hati dan Keraguan untuk Dicintai
ShowBiz
DRIVE Rilis Ulang 'Katakanlah', Gandeng Mazaiya dengan Aransemen Piano dan Strigs
DRIVE merilis ulang lagu 'Katakanlah' yang dirilis pada 2010 dengan aransemen piano, trio string, dan kolaborasi bersama musisi muda Mazaiya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
DRIVE Rilis Ulang 'Katakanlah', Gandeng Mazaiya dengan Aransemen Piano dan Strigs
Bagikan