Sejumlah Faktor Ganjar Lebih Disukai Pemilih Perempuan Dibanding Capres Lain
Ganjar Pranowo. ANTARA/HO-WMN
MerahPutih.com - Bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo bisa meraup suara besar kalangan pemilih perempuan.
Peneliti Charta Politika Indonesia Ardha Ranadireksa mengungkapkan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan Ganjar Pranowo disukai kalangan pemilih perempuan.
Menurut dia, salah satu faktor penyumbang tingginya elektabilitas ialah kinerja Ganjar di bidang pemberdayaan perempuan saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.
Baca Juga:
Ganjar Bicara Peluang Duet dengan Prabowo
"Dari sisi program kerja Ganjar sebagai Gubernur Jateng, program pemberdayaan perempuan Jateng juga sempat mendapat apresiasi dari Kemen PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) pada tahun 2019," kata Ardha di Jakarta, Rabu (20/9), seperti dikutip Antara.
Ardha juga menjelaskan bahwa tingginya elektabilitas Ganjar di kalangan pemilih perempuan disebabkan sosok Ganjar sendiri.
Menurut dia, di depan publik, Ganjar sering menampilkan diri sebagai sosok pria yang menjadikan keluarga sebagai prioritas utama (family man), misalnya banyak menampilkan istrinya dalam beberapa kesempatan sosialisasi secara langsung ataupun di media sosial.
"Bahkan, dalam beberapa acara terakhir, Ganjar kerap membawa Alam, anaknya. Hal ini setidaknya memberikan persepsi kepada masyarakat bahwa Ganjar merupakan sosok family man," ujarnya.
Baca Juga:
Ganjar Soal Cawapres: Masih Digodok
Ardha menjelaskan bahwa Prabowo Subianto dan Anies Baswedan relatif lebih jarang menampilkan kebersamaan dengan keluarga dan pasangan di ruang publik.
Oleh karena itu, menurut dia, publik menganggap kedua pesaing Ganjar itu kurang punya perhatian terhadap isu keluarga dan perempuan.
Hingga 2021, selama empat kali berturut-turut Kemen PPPA menobatkan Jawa Tengah sebagai provinsi terbaik kesetaraan gender melalui Anugrah Parahita Ekapraya. Jateng dianggap berprestasi dalam pembangunan sektor perempuan dan anak, khususnya melalui strategi pengarusutamaan gender.
Selama memimpin Jateng, Ganjar memang tercatat menelurkan sejumlah program yang mendukung kesetaraan gender, di antaranya menginisiasi Sekolah Cerdas Perempuan Masa Kini atau Serat Kartini, menggelar pelatihan-pelatihan bagi perempuan rentan yang tersebar di 130 titik di 35 kabupaten/kota, serta mengembangkan sektor perekonomian bagi perempuan.
Hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) Agustus lalu mengungkap mayoritas para pemilih perempuan yang berdomisili di Jawa Timur lebih memilih sosok Ganjar Pranowo sebagai presiden idaman mereka.
Ganjar mengantongi elektabilitas sebesar 41,3 persen, Prabowo Subianto dengan 34,2 persen, dan Anies Baswedan yang tingkat keterpilihannya sebesar 16,7 persen.
Pada tingkat nasional, hasil serupa direkam survei Litbang Kompas yang dirilis pada bulan Mei 2023. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 20,8 persen, diikuti Prabowo dengan raihan 19 persen, dan Anies dengan elektabilitas 15 persen. (*)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi dan Megawati Pilih Tokoh NU untuk Wakil Ganjar
Bagikan
Berita Terkait
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Prabowo: Terus Terang Aja Loh, Saya Tuh Nggak Dendam Sama Anies
Kenang Sosok Kwik Kian Gie sebagai Guru sekaligus Sahabat, Ganjar Pranowo: Ekonom Kritis dan Penuh Idealisme
Anies Punya Cucu Pertama, Ingin Dipanggil ‘Bang’ tapi Dilarang sang Istri
Kesetiaan Ganjar Pranowo Hadiri Sidang Dugaan Suap Sekjen PDIP, Panggil Hasto Pak Doktor
Pramono Absen di Pengarahan Kepala Daerah, Ganjar: Akan Hadir di Hari Lain
Ganjar Titip Pesan ke Sekjen PDIP: Yang Penting Sehat dan Semangat
Hadir di Sidang Hasto, Ini Kata Ganjar Pranowo
Ganjar Ungkap Banyak Kader yang Ingin Megawati Jadi Ketum PDIP Lagi
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring