Sejarah Singkat Penyebab Popcorn Jadi 'Temannya' Nonton di Bioskop

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 20 Januari 2020
Sejarah Singkat Penyebab Popcorn Jadi 'Temannya' Nonton di Bioskop

Popcorn pernah tidak populer di bioskop (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA yang kurang kalau belum menyantap popcorn di bioskop. Ya, camilan yang satu ini pasti selalu kamu temui di bioskop. Bahkan, sebelum masuk studio, aroma wangi mentega khas Popcorn sudah menguar di udara.

Mau yang rasa manis atau asin, popcorn siap menemanimu menikmati film. Tapi pernah terpikir tidak, kenapa popcorn bisa menjadi makanan wajib di bioskop? Padahal tadinya tidak begitu loh.

Baca juga:

Jagung Titi, Popcorn-nya Flores yang tak Boleh Terlewatkan

Merangkum dari berbagai sumber, dahulu, popcorn sering dijadikan kudapan malam pada akhir 1800-an. Kemudian, pada 1885, seorang pengusaha asal Chicago, Charles Cretors, membuat mesin popcorn bertenaga uap komersil pertama di dunia.

Kehadiran mesin ini justru tidak membuat popcorn populer. Apalagi untuk dibawa ke bioskop. Soalnya, pihak bioskop melarang pengunjung untuk membawa minuman dan makanan yang sifatnya berisik ketika dimakan agar tidak mengganggu konsenstrasi penonton lain. Popcorn malah laku di pasar malam atau festival.

Mesin popcorn bertenaga uap (Foto: hiveminer)

Namun, pada 1927, teknologi untuk perfilman semakin berkembang, yakni hadir dengan format audio visual. Bioskop juga memperluas target penontonnya yang tidak hanya terbatas pada kaum elit saja. Popcorn pun mulai diterima oleh pihak bioskop pada masa ‘great depression’. Pada saat itu, Amerika Serikat mengalami krisis ekonomi yang berimbas terhadap masyarakat.

Baca juga:

5 Camilan yang Bikin Nonton di Bioskop Makin Seru

Di masa itu, Masyarakat kesulitan mencari hiburan untuk mengalihkan perhatian krisis ekonomi. Para penjual popcorn memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berjualan di depan bioskop. Lakunya popcorn membuat pihak bioskop melirik dan berpikir bahwa ini bisa dijadiakn win-win solution bagi kedua belah pihak.

Semenjak itu, popcorn digandeng pihak bioskop untuk dijadikan camilan bagi para penonton bioskop. Masyarakat di sana menganggap bioskop dan popcorn sebagai hiburan yang murah untuk mengalihkan isu yang sedang berlangsung.

Popcorn menjadi pemasukan besar bagi pihak bioskop (Foto: Pixabay/Jill Wellington)

Bagi para pemilik bioskop, setiap pembelian tiket dan popcorn merupakan pemasukan yang besar dan menguntungkan. Terlebih saat krisis ekonomi sedang berlangsung. Pada masa itu, popcorn juga ikut populer di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menariknya, popcorn juga populer saat Perang Dunia ke II. Tepatnya ketika Filipina mulai berhenti sebagai eksportir gula ke Amerika Serikat. Camilan ini mampu mengalahkan permen dan soda yang mengandung gula saat itu.

Mereka kewalahan karena masyarakat semakin menyukai popcorn. Namun, popularitas bioskop dan popcorn tidak selalu mulus. Di era 1960-an, kemunculan televisi membuat orang semakin jarang untuk datang ke bioskop. (And)

Baca juga:

Berencana Maraton Film? 5 Camilan ini Cocok untuk Menemanimu Nonton

#Bioskop #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Jennifer Lawrence Bakal Bintangi Film Sci-Fi 'The Flood', Dijadwalkan Tayang 2028
Jennifer Lawrence akan membintangi film sci-fi terbaru, The Flood. Film tersebut dijadwalkan tayang Agustus 2028.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Jennifer Lawrence Bakal Bintangi Film Sci-Fi 'The Flood', Dijadwalkan Tayang 2028
ShowBiz
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Spider-Man: Brand New Day akan merilis cuplikan baru. Kabarnya, Claire Temple bakal muncul di cuplikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Lifestyle
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
Film-film ini bisa menjadi pilihan tontonan untuk memperluas perspektif dan melihat bagaimana peristiwa tersebut memengaruhi kehidupan banyak orang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
ShowBiz
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
Hulk dikabarkan bakal muncul di Avengers: Doomsday. Russo bersaudara akhirnya buka suara soal kemunculan hero tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
ShowBiz
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Film Game of Thrones: Aegon's Conquest bakal tayang 1 Juni 2029. Film ini mengisahkan penaklukan Westeros oleh Raja Aegon I Targaryen.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Indonesia
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Sebanyak tujuh pahlawan revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Kisahnya pun diangkat ke dalam film.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Film G30S PKI memiliki durasi yang sangat panjang, yaitu 4 jam 31 menit. Namun, ada alasan di balik panjangnya durasi tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
ShowBiz
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
Lindsay Lohan kembali ke genre komedi romantis lewat film Netflix “Return to You” dan reuni dengan sutradara Mark Waters.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Bagikan